Ice cream pasti menjadi makanan favorit siapa saja, terutama anak-anak. Tetapi, makanan ini diam-diam menimbulkan banyak problem bagi sebagian penikmatnya. Misalnya, ada orang yang jadi sakit kepala saat merasakan sensasi dingin dari ice cream. Ada juga yang tenggorokan jadi perih setelah makan ice cream. Atau, masih ingat ketika ibu Anda melarang Anda makan ice cream dan mengatakan, "Jangan makan es dulu ya, kamu kan lagi batuk?"
Benarkah ice cream adalah penyebab itu semua? Apa saja fenomena yang ditimbulkan oleh ice cream?
Sakit kepala dan tenggorokan perih
Sebuah edisi Harvard Women's Health Watch tahun 2009 pernah menjelaskan bahwa suhu dingin menyebabkan tekanan darah mengerut, dan cepat membesar kembali. Reseptor nyeri di dekatnya lalu akan memicu saraf trigeminal sebagai sinyal rasa sakit. Salah satu cara untuk memulihkan rasa sakit itu adalah dengan melengkungkan lidah, lalu menekannya di langit-langit mulut. Atau, makan saja perlahan-lahan.
Bila Anda jadi terbatuk-batuk setelah makan ice cream (atau minuman dingin lainnya), kemungkinan hal ini disebabkan oleh perubahan suhu yang ditimbulkan. Akibatnya, saluran pernafasan jadi teriritasi. Kemungkinan lainnya, karena produk olahan susu biasanya mempengaruhi air lius, dan hal ini bisa menyebabkan lendir yang kental, yang bisa mengiritasi bagian belakang tenggorokan. Saat itulah Anda merasa ingin batuk.
Namun, kebalikan dari apa yang Anda kira, menurut para dokter anak ice cream ternyata bisa mengurangi nyeri pada tenggorokan. Namun perlu diketahui lebih dulu, apakah radang tenggorokan tersebut disebabkan oleh infeksi virus, atau infeksi bakteri? Jika penyebabnya infeksi virus, rasa nyeri itu akan hilang dengan sendirinya. Sedangkan bila infeksi bakteri penyebabnya, Anda butuh antibiotik untuk menyembuhkannya.
Nah, menurut Russell Steele, MD, profesor dan wakil ketua Department of Pediatrics di Louisiana State University School of Medicine, New Orleans, bila yang Anda alami adalah radang akibat infeksi virus, ice cream bekerja lebih baik daripada makanan apa pun untuk meredakan nyeri tersebut.
Seringkali, radang tenggorokan terjadi karena sistem kekebalan Anda sedang terganggu. Pada saat seperti ini, Anda perlu makan makanan yang baru dimasak, makanan bergizi yang akan memberikan Anda kekuatan untuk memerangi infeksi tersebut. Anda juga perlu menghindari makanan yang bisa mengiritasi tenggorokan, seperti cokelat atau permen (saat ditelan). Begitu juga makanan yang asam seperti jus lemon, jus cranberry, atau acar timun. Kadang-kadang, makanan pedas juga berguna, berkat kandungan capcaisin-nya. Namun, efeknya pada setiap orang berbeda. Anda bisa saja kurang cocok dengan makanan pedas.
Makanan yang disarankan adalah yang lunak, seperti sup ayam, dan tentunya ice cream tadi. Lucinda Halstead, MD, asisten profesor di Department of Otolaryngology and Communicative Sciences di Medical University of South Carolina in Charleston, menyarankan untuk mendiamkan dulu ice cream dalam suhu ruangan beberapa menit sebelum menyajikannya.
"Apa pun yang terlalu dingin, bisa tidak nyaman ketika ditelan," katanya. Kecuali, bila Anda atau si kecil bisa mentoleransi rasa dingin tersebut.
Sumber : Shine- kesehatan.kompas.com
Lihat juga:
Dim Sum
Tampilkan postingan dengan label ice cream. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label ice cream. Tampilkan semua postingan
Kamis, 02 Desember 2010
Selasa, 30 November 2010
Lima Ice cream Terlezat di Amerika
Siapa yang tidak suka penganan yang satu ini? Hampir seluruh orang di dunia menyukai Ice cream. Rasanya yang beraneka ragam, kelembutan teksturnya serta dinginnya yang memikat lidah. Berikut ada beberapa ice cream yang dinyatakan sebagai ice cream terlezat di Amerika, seperti dikutip dari Forbes.
*Graeter's, Cincinnati, Ohio
Oprah Winfrey dan Sarah Jessica Parker memfavoritkan ice cream yang dijual di sini. Ice cream - nya dibuat sebanyak 2 galon dalam sekali proses pendinginan lalu diputar dalam tangki, coklat cair kemudian dituang untuk menghasilkan coklat chip beku raksasa yang akan membuat Anda ketagihan begitu Anda mencobanya.
* Ciao Bella Gelato, New York
Yang menarik di sini adalah Anda bisa memperoleh gelato lezat pada sebuah toko mungil di kota besar seperti New York. Rasa jahe, jeruk sitrun, limau dengan taburan kracker dan hazelnut biscotti. Ciao Bella juga menawarkan sorbet aneka rasa seperti soft chocolate chunk gelato dan pineapple tangerine rum.
* Margie's Candies, Chicago
Setengah berupa toko permen, setengah lagi toko ice cream, Margie's Candies beroperasi sejak 1921. Cicipilah rasa produknya dan Anda akan mengerti mengapa orang memfavoritkannya sejak 80 tahun silam! Selain es dan permen, tempat ini juga menjual milkshakes, rootbeer floats, dan ice cream sundae jumbo.
* Capogiro Gelato, Philadelphia
Kemurnian dan kekuatan rasa yang menjadikan ice cream - nya memiliki daya saing. Tempat ini resmi buka Desember 2002 lalu. Hasil kebun sendiri menjadi pilihan utama sebagai bahan dasar pembuat esnya. Selain rasa klasik, inovasi rasa baru mereka juga tak kalah bersaing seperti Rosemary Honey Goat's Milk, Mascarpone and Fig, dan Honey Cumin Gelato.
* Glacier Ice Cream, Boulder, Colo
Tempat ini selalu memiliki inovasi rasa baru hampir dalam tiap bulannya. Selain ice cream, ada gelato, sorbet, sundae, smoothies dan milkshakes sebagai alternatif di tempat ini. Rasa es yang paling digemari adalah coffee caramel crunch, Death by Chocolate, pralines dengan krim. (forbes/meg)
Sumber : kapanlagi.com
Lihat juga :
Hanamasa
Sour Sally
*Graeter's, Cincinnati, Ohio
Oprah Winfrey dan Sarah Jessica Parker memfavoritkan ice cream yang dijual di sini. Ice cream - nya dibuat sebanyak 2 galon dalam sekali proses pendinginan lalu diputar dalam tangki, coklat cair kemudian dituang untuk menghasilkan coklat chip beku raksasa yang akan membuat Anda ketagihan begitu Anda mencobanya.
* Ciao Bella Gelato, New York
Yang menarik di sini adalah Anda bisa memperoleh gelato lezat pada sebuah toko mungil di kota besar seperti New York. Rasa jahe, jeruk sitrun, limau dengan taburan kracker dan hazelnut biscotti. Ciao Bella juga menawarkan sorbet aneka rasa seperti soft chocolate chunk gelato dan pineapple tangerine rum.
* Margie's Candies, Chicago
Setengah berupa toko permen, setengah lagi toko ice cream, Margie's Candies beroperasi sejak 1921. Cicipilah rasa produknya dan Anda akan mengerti mengapa orang memfavoritkannya sejak 80 tahun silam! Selain es dan permen, tempat ini juga menjual milkshakes, rootbeer floats, dan ice cream sundae jumbo.
* Capogiro Gelato, Philadelphia
Kemurnian dan kekuatan rasa yang menjadikan ice cream - nya memiliki daya saing. Tempat ini resmi buka Desember 2002 lalu. Hasil kebun sendiri menjadi pilihan utama sebagai bahan dasar pembuat esnya. Selain rasa klasik, inovasi rasa baru mereka juga tak kalah bersaing seperti Rosemary Honey Goat's Milk, Mascarpone and Fig, dan Honey Cumin Gelato.
* Glacier Ice Cream, Boulder, Colo
Tempat ini selalu memiliki inovasi rasa baru hampir dalam tiap bulannya. Selain ice cream, ada gelato, sorbet, sundae, smoothies dan milkshakes sebagai alternatif di tempat ini. Rasa es yang paling digemari adalah coffee caramel crunch, Death by Chocolate, pralines dengan krim. (forbes/meg)
Sumber : kapanlagi.com
Lihat juga :
Hanamasa
Sour Sally
Senin, 29 November 2010
Kisah Ice cream
Sudah pernah makan Ice cream ? Pasti sebagian besar sudah pernah kan ya ? Tetapi tahukah anda asal mula ice cream yang lezat itu ? Ice cream sudah dimulai sejak 3.000 tahun lalu. Para kaisar China adalah orang-orang pertama yang beruntung mencicipi ice cream salju. Koki mereka mengambil salju dan es dari pegunungan. Mencampurnya dengan buah-buahan, anggur, dan madu. Kemudian menghidangkannya sebagai makanan ringan untuk para kaisar. Ada pula cerita yang mengatakan bahwa bangsa Italia yang menciptakan ice cream. Tahun 62 Masehi, dikisahkan Kaisar Nero mengirimkan budak-budaknya ke pegunungan untuk membawa salju dan es. Koki-koki Nero juga mencampur es dan salju tersebut dengan buah-buahan dan madu.
Untuk resep ice cream, ada juga beberapa kisah yang mewakilinya :
1. Tahun 1295, Marco Polo, kembali dari China. Dia membawa resep baru tentang cara membuat ice cream salju. Dalam resepnya tertulis cara mencampur susu yak ke dalam salju. Sejak saat itu orang-orang kaya di Italia mulai menikmati susu beku.
2. Tahun 1533, Catherine de Medici dari Florence, Italia menjadi Ratu Perancis. Salah satu yang dibawanya ke Perancis adalah resep membuat susu beku. Tidak lama kemudian, semua koki di Perancis membuat makanan ringan itu. Salah satu koki Perancis membuka toko untuk menjualnya. Dia koki pertama yang menambahkan berbagai rasa seperti coklat dan stroberi ke dalam susu beku.
3. Ketika Charles I dari Inggris mengunjungi Perancis tahun 1600 an, dia disuguhi susu beku. Saking sukanya, Charles I meminta koki Perancis menjual resep susu beku padanya. Sejak resep ada di tangan raja Inggris, semua orang-orang kaya di situ pun mulai menikmati hidangan penutup yang enak itu.
4. Tahun 1700, Gubernur Bladen dari Maryland, asal Inggris, menghidangkan ice cream kepada para tamunya. Tujuh puluh enam tahun kemudian, toko ice cream pertama di Amerika Serikat dibuka. Lokasinya di Kota New York.
Wow, menarik juga petualangan ice cream sampai menjadi lebih lezat dan terkenal ya. Saya bukan penggemar berat ice cream, tetapi saya cukup menikmati ice cream yang memiliki rasa coklat dan kepingan – kepingan coklat di dalamnya, itulah ice cream favorit saya. Bagaimana dengan anda ?
Sumber : www.kidnesia.com - Joanna-citrawanita.com
Lihat juga:
Hanamasa
Sour Sally
Untuk resep ice cream, ada juga beberapa kisah yang mewakilinya :
1. Tahun 1295, Marco Polo, kembali dari China. Dia membawa resep baru tentang cara membuat ice cream salju. Dalam resepnya tertulis cara mencampur susu yak ke dalam salju. Sejak saat itu orang-orang kaya di Italia mulai menikmati susu beku.
2. Tahun 1533, Catherine de Medici dari Florence, Italia menjadi Ratu Perancis. Salah satu yang dibawanya ke Perancis adalah resep membuat susu beku. Tidak lama kemudian, semua koki di Perancis membuat makanan ringan itu. Salah satu koki Perancis membuka toko untuk menjualnya. Dia koki pertama yang menambahkan berbagai rasa seperti coklat dan stroberi ke dalam susu beku.
3. Ketika Charles I dari Inggris mengunjungi Perancis tahun 1600 an, dia disuguhi susu beku. Saking sukanya, Charles I meminta koki Perancis menjual resep susu beku padanya. Sejak resep ada di tangan raja Inggris, semua orang-orang kaya di situ pun mulai menikmati hidangan penutup yang enak itu.
4. Tahun 1700, Gubernur Bladen dari Maryland, asal Inggris, menghidangkan ice cream kepada para tamunya. Tujuh puluh enam tahun kemudian, toko ice cream pertama di Amerika Serikat dibuka. Lokasinya di Kota New York.
Wow, menarik juga petualangan ice cream sampai menjadi lebih lezat dan terkenal ya. Saya bukan penggemar berat ice cream, tetapi saya cukup menikmati ice cream yang memiliki rasa coklat dan kepingan – kepingan coklat di dalamnya, itulah ice cream favorit saya. Bagaimana dengan anda ?
Sumber : www.kidnesia.com - Joanna-citrawanita.com
Lihat juga:
Hanamasa
Sour Sally
Minggu, 28 November 2010
Ice cream with Antioxidants
Ice cream - To inhibit the growth of wrinkles, a variety of ways do many women. Starting from using expensive creams, botox injections to plastic surgery. But, what if just by eating ice cream, the appearance of wrinkles can be delayed and the skin becomes more lustrous.
A study is being developed to create Ice cream rich in antioxidants that can prevent aging and make skin more beautiful. As quoted from Styelist.com, the study conducted by global companies, Unilever is working with Ampere Life Sciences, a biotechnology company.
They would conduct research over the past five years, developing anti-aging products, which focus on the antioxidant material. The plan, the study will develop products that contain antioxidants include several categories.
Antioxidants are a 'prima donna' world of beauty. Not only create more beautiful skin and slow the growth of wrinkles but also as an anti-cancer substances. Before the Ice cream is created, you can get antioxidants from a variety of fruits and green vegetables.
Source: Petti Lopez, Mutia Nugraheni - KosmoVivanews
See also:
Sour Sally
Hanamasa
A study is being developed to create Ice cream rich in antioxidants that can prevent aging and make skin more beautiful. As quoted from Styelist.com, the study conducted by global companies, Unilever is working with Ampere Life Sciences, a biotechnology company.
They would conduct research over the past five years, developing anti-aging products, which focus on the antioxidant material. The plan, the study will develop products that contain antioxidants include several categories.
Antioxidants are a 'prima donna' world of beauty. Not only create more beautiful skin and slow the growth of wrinkles but also as an anti-cancer substances. Before the Ice cream is created, you can get antioxidants from a variety of fruits and green vegetables.
Source: Petti Lopez, Mutia Nugraheni - KosmoVivanews
See also:
Sour Sally
Hanamasa
Kamis, 25 November 2010
Delicious Fried Ice cream
Delicious fried Ice cream - known as the city of Bogor city culinary tour. No wonder that many restaurants are popping up to offer a different menu with an evocative sense of taste. One of them is on the road Shop Nu Teteh Pandavas Raya no.1 A, North Bogor District.
Restaurant that stood on 20 February 2005 offers another mainstay of the menu, fried ice cream. The price is quite affordable Rp8.000 per serving. "Ice cream is most interested visitors. Usually the meal is always ordered fried Ice cream, "said owner Nu Teteh Cafes, Rina Agustina.
According to him, can spend one week in five gallons of Ice cream per week, or 80 pieces in one day. Interested in the ice because Ice cream is still rare and cooking can be said is the only place in Bogor that sells unique menu. "Yes, besides that, also because it's unique and different," he said.
According to Rina, fried Ice cream is very interested visitors, especially young people, such as middle and high school students that every day can be found at the diner. Visitors also come from the employees around as well as consumers from Greater Jakarta.
Mom who likes to read the book also adds, if he deliberately offers a menu of fried Ice cream because Rina look for areas of Bogor in particular there is no menu. "Yes, quite a large community anemo turned towards this food," added Rice. (FDY)
Source: radar-bogor.co.id
See also:
Hanamasa
Sushi
Restaurant that stood on 20 February 2005 offers another mainstay of the menu, fried ice cream. The price is quite affordable Rp8.000 per serving. "Ice cream is most interested visitors. Usually the meal is always ordered fried Ice cream, "said owner Nu Teteh Cafes, Rina Agustina.
According to him, can spend one week in five gallons of Ice cream per week, or 80 pieces in one day. Interested in the ice because Ice cream is still rare and cooking can be said is the only place in Bogor that sells unique menu. "Yes, besides that, also because it's unique and different," he said.
According to Rina, fried Ice cream is very interested visitors, especially young people, such as middle and high school students that every day can be found at the diner. Visitors also come from the employees around as well as consumers from Greater Jakarta.
Mom who likes to read the book also adds, if he deliberately offers a menu of fried Ice cream because Rina look for areas of Bogor in particular there is no menu. "Yes, quite a large community anemo turned towards this food," added Rice. (FDY)
Source: radar-bogor.co.id
See also:
Hanamasa
Sushi
Rabu, 24 November 2010
Marissa Nasution Like Ice cream
Presenter Marissa Nasution (24), really like Ice cream. Start small to adult tastes now it has not changed. "I really like Ice cream," he said when met at the Dragon Fly, Gatot Subroto, yesterday (11/11).
Due to the Ice cream is her favorite, Marissa was chosen as the brand ambassador one of Wall's products. When asked who first gave him Ice cream, a former boyfriend Daniel Mananta replied the mother. "Mama who like to love and live like it. It seemed when I eat ice cream, melting instantly bad mood, "he continued.
Because of that habit, she always has a supply of ice cream at home. If you're tired of working or want to relax, he could enjoy ice cream without having to buy at the mall. Often eating ice cream did not make women who are doing business these shoes fear of fat. "I do not fear. When talking about fat issues, live sport, "he said.
Although almost every day to eat dairy menu, Marissa always find its own preoccupations in each Ice cream. "Believe it can not, I always feel the sensation at first bite Ice cream. If it were so, the time will add more happy happy. If you're sad too suddenly become happy, "he said.
It was proved when he was fighting with her boyfriend, Rafael. Resentment in the hearts of lost it immediately after eating his favorite. Similarly, when the Insert presenter was annoyed with her boyfriend. If it is brought ice cream, he's so easily persuaded. "Anyway, so nice deh when eating ice cream. Luggage so happy to continue, "he said.
Source: jan/c10/ayi/jpn - hariansumutpos.com
See also:
Wine
Soto
Due to the Ice cream is her favorite, Marissa was chosen as the brand ambassador one of Wall's products. When asked who first gave him Ice cream, a former boyfriend Daniel Mananta replied the mother. "Mama who like to love and live like it. It seemed when I eat ice cream, melting instantly bad mood, "he continued.
Because of that habit, she always has a supply of ice cream at home. If you're tired of working or want to relax, he could enjoy ice cream without having to buy at the mall. Often eating ice cream did not make women who are doing business these shoes fear of fat. "I do not fear. When talking about fat issues, live sport, "he said.
Although almost every day to eat dairy menu, Marissa always find its own preoccupations in each Ice cream. "Believe it can not, I always feel the sensation at first bite Ice cream. If it were so, the time will add more happy happy. If you're sad too suddenly become happy, "he said.
It was proved when he was fighting with her boyfriend, Rafael. Resentment in the hearts of lost it immediately after eating his favorite. Similarly, when the Insert presenter was annoyed with her boyfriend. If it is brought ice cream, he's so easily persuaded. "Anyway, so nice deh when eating ice cream. Luggage so happy to continue, "he said.
Source: jan/c10/ayi/jpn - hariansumutpos.com
See also:
Wine
Soto
Senin, 22 November 2010
Ice cream Santapan Anjing
Ice cream ternyata tak hanya menjadi makanan favorit manusia. Di Inggris, Ice cream juga bisa menjadi santapan anjing. Bahkan, di London ada kendaraan khusus yang digunakan untuk menjual Ice cream khusus anjing.
Ice cream khusus anjing dijual oleh Gerai K-99. Di tempat ini, ada dua jenis Ice cream yang ditawarkan. Pertama dog eat hog world atau Ice cream dengan campuran ikan dan daging ayam. Di atasnya, ada hiasan biskuit tulang. Sedangkan yang kedua disebut canine cookie crunch. Isinya campuran Ice cream berbagai rasa dengan pemanis biksuit tulang. Jadi, menu Ice cream yang dijual memang tak sembarangan.
Sang pemilik mengaku, menu tersebut sengaja dikembangkan ahli gizi untuk pertumbuhan anjing. Kedua Ice cream dijual sekitar Rp 13.500. Nantinya, hasil penjualan Ice cream akan disumbangkan ke yayasan amal yang mempekerjakan anjing.
Sumber : ULF - Liputan 6.com
Lihat juga :
Sour Sally
Hanamasa
Ice cream khusus anjing dijual oleh Gerai K-99. Di tempat ini, ada dua jenis Ice cream yang ditawarkan. Pertama dog eat hog world atau Ice cream dengan campuran ikan dan daging ayam. Di atasnya, ada hiasan biskuit tulang. Sedangkan yang kedua disebut canine cookie crunch. Isinya campuran Ice cream berbagai rasa dengan pemanis biksuit tulang. Jadi, menu Ice cream yang dijual memang tak sembarangan.
Sang pemilik mengaku, menu tersebut sengaja dikembangkan ahli gizi untuk pertumbuhan anjing. Kedua Ice cream dijual sekitar Rp 13.500. Nantinya, hasil penjualan Ice cream akan disumbangkan ke yayasan amal yang mempekerjakan anjing.
Sumber : ULF - Liputan 6.com
Lihat juga :
Sour Sally
Hanamasa
Minggu, 21 November 2010
Type of Ice cream in Bandung
Although the afternoon and evening rain Bandung often, so the spirit of the sun shining on the city of Bandung in the morning and afternoon. Hot, hot, dry and hot. Upon hearing these words must direct our thoughts turned to something cool, fresh and relieve thirst. Ice cream! One name that will hint and would fit satisfying taste.
As a culinary paradise, Bandung also has places that sell ice cream is excellent and should be sampled. Let's find out a little review of some places that sell ice cream below.
1. Ice cream past
Nostalgia, classic and nuanced "old school" aka the past. These things are the main attraction of Ice cream shops this. Most people come because of the sensation of nostalgia seemed to be a time machine that brings us to travel into the past. Ice cream flavor - it was classic, made from original recipes taste and mainland European ancestors have handed down, make these places famous. Visit PT. Pain in Tamblong Road, Source Cuisine and Braga Permai in Jalan Braga, Milan Cafe located at Jalan Student Warriors, and I Scream For Ice Cream at Jl. Hariangbanga (near Jl. Taman Sari). Invite also papa-mama-oma and opa for reunited to the heyday here first. Vintage style was fine so additional attributes Ice cream culinary tour of this old school.
2. Ice cream breakthrough
In contrast to the previous ice-cream, Ice cream that was served was an innovation with creative ideas that have never thought about before. One of the places that serve ice cream strange and unique that can only be found at Flower City is Sub7ero Frozen, which is located on Jl. Middle Saturn, complex Margahayu Permai Bandung. The unusual flavors, like cheddar cheese is salty and spicy black pepper, a mainstay of successful ice cream business spread by word of mouth is. One other unique creations is the fried ice cream. It sounds strange because his name is so contradictory. However, these snacks are actually a presentation Ice cream clamped between fried bread. Crispy and refreshes, plus a sprinkling of nuts and chocolate sauce that makes it more kick. Visit Tomato Cafe on Jl. Ir. H. Djuanda near Terminal Dago to mengulik special flavor of this fried ice cream.
3. Traditional Ice Cream
Ice Cream Indonesian special, and rather typical of Bandung. One example of this traditional ice cream is ice lolly (or there is also a call for making ice shake rocked in the wagon). Candles are popular ice can be purchased at Jl. Cimandiri and Jl. Lengkong Large. No less delicious flavor with a modern ice cream, along with cheap prices and the memories embedded will encourage fans to hunt down every corner of the city of Bandung.
Source: bandungreview.com
See also:
Sour Sally
Burger King
As a culinary paradise, Bandung also has places that sell ice cream is excellent and should be sampled. Let's find out a little review of some places that sell ice cream below.
1. Ice cream past
Nostalgia, classic and nuanced "old school" aka the past. These things are the main attraction of Ice cream shops this. Most people come because of the sensation of nostalgia seemed to be a time machine that brings us to travel into the past. Ice cream flavor - it was classic, made from original recipes taste and mainland European ancestors have handed down, make these places famous. Visit PT. Pain in Tamblong Road, Source Cuisine and Braga Permai in Jalan Braga, Milan Cafe located at Jalan Student Warriors, and I Scream For Ice Cream at Jl. Hariangbanga (near Jl. Taman Sari). Invite also papa-mama-oma and opa for reunited to the heyday here first. Vintage style was fine so additional attributes Ice cream culinary tour of this old school.
2. Ice cream breakthrough
In contrast to the previous ice-cream, Ice cream that was served was an innovation with creative ideas that have never thought about before. One of the places that serve ice cream strange and unique that can only be found at Flower City is Sub7ero Frozen, which is located on Jl. Middle Saturn, complex Margahayu Permai Bandung. The unusual flavors, like cheddar cheese is salty and spicy black pepper, a mainstay of successful ice cream business spread by word of mouth is. One other unique creations is the fried ice cream. It sounds strange because his name is so contradictory. However, these snacks are actually a presentation Ice cream clamped between fried bread. Crispy and refreshes, plus a sprinkling of nuts and chocolate sauce that makes it more kick. Visit Tomato Cafe on Jl. Ir. H. Djuanda near Terminal Dago to mengulik special flavor of this fried ice cream.
3. Traditional Ice Cream
Ice Cream Indonesian special, and rather typical of Bandung. One example of this traditional ice cream is ice lolly (or there is also a call for making ice shake rocked in the wagon). Candles are popular ice can be purchased at Jl. Cimandiri and Jl. Lengkong Large. No less delicious flavor with a modern ice cream, along with cheap prices and the memories embedded will encourage fans to hunt down every corner of the city of Bandung.
Source: bandungreview.com
See also:
Sour Sally
Burger King
Senin, 15 November 2010
Resep Cake Isi Ice cream
Gak sengaja nemuin resep unik ini, Cake isi Ice cream hemmm... kayaknya enak nih. Abisnya saya suka banget ma Ice cream. Yawda saya ambil aja resepnya dari kompas buat referensi, kali aja besok-besok mo bikin. Dari tampilannya sih uenak banget tuh, apalagi makannya pas siang-siang gini. Mo tau cara bikinnya??
Bahan Cake:
4 btr telur
150 gr gula pasir
125 gr tepung self raising flour
3 sdm cokelat bubuk
50 gr margarin cair
1 ltr Ice cream vanili
Saus Cokelat:
100 gr dark cooking chocolate
1 sdm mentega
4 sdm krim kental
Cara membuat:
Kocok telur dan gula sampai putih dan mengembang. Masukkan campuran tepung terigu dan cokelat sambil diayak sampai rata. Terakhir, masukkan margarin cair, aduk rata.
Tuang adonan ke dalam loyang berlubang di tengah dan berdiameter 24 cm yang sudah diolesi margarin dan ditaburi tepung terigu. Ratakan.
*Panggang dalam oven panas bersuhu 180 derajat Celsius selama 30 menit sampai matang. Sisihkan hingga dingin.
*Keluarkan cake dari loyang, potong melintang setinggi 1,5 cm dari bagian bawah. Angkat cake, keruk bagian tengahnya sedalam 1 cm hingga membentuk lubang. Sisihkan.
* Keluarkan Ice cream dari freezer, kocok sebentar hingga agak meleleh. Letakkan di atas cake, tutup dengan sisa cake. Bungkus dengan plastik.
* Simpan dalam freezer selama 2 jam. Keluarkan.
* Potong-potong cake, sajikan bersama saus cokelat. (azk4.com)
Lihat juga :
Sate
Sushi
Bahan Cake:
4 btr telur
150 gr gula pasir
125 gr tepung self raising flour
3 sdm cokelat bubuk
50 gr margarin cair
1 ltr Ice cream vanili
Saus Cokelat:
100 gr dark cooking chocolate
1 sdm mentega
4 sdm krim kental
Cara membuat:
Kocok telur dan gula sampai putih dan mengembang. Masukkan campuran tepung terigu dan cokelat sambil diayak sampai rata. Terakhir, masukkan margarin cair, aduk rata.
Tuang adonan ke dalam loyang berlubang di tengah dan berdiameter 24 cm yang sudah diolesi margarin dan ditaburi tepung terigu. Ratakan.
*Panggang dalam oven panas bersuhu 180 derajat Celsius selama 30 menit sampai matang. Sisihkan hingga dingin.
*Keluarkan cake dari loyang, potong melintang setinggi 1,5 cm dari bagian bawah. Angkat cake, keruk bagian tengahnya sedalam 1 cm hingga membentuk lubang. Sisihkan.
* Keluarkan Ice cream dari freezer, kocok sebentar hingga agak meleleh. Letakkan di atas cake, tutup dengan sisa cake. Bungkus dengan plastik.
* Simpan dalam freezer selama 2 jam. Keluarkan.
* Potong-potong cake, sajikan bersama saus cokelat. (azk4.com)
Lihat juga :
Sate
Sushi
Minggu, 14 November 2010
Soto Mencos H. Sarnadi
Jangan mengaku penggila Soto kalau belum mencicipi soto yang satu ini. Kuah yang berwarna kuning kecokelatan sedikit kental dengan isian dengkul dan kaki sapi yang empuk gurih kenyil-kenyil. Taburan emping, kerupuk aci, irisan daun bawang dan bawang goreng membuat rasanya makin dahsyat! Bersiap-siaplah mengusap butiran keringat yang berlelehan!
Mendung yang menggelayuti Jakarta sejak pagi semakin menguatkan niat saya untuk 'nyoto' siang ini. Hmm..bayangan Soto kaki sapi yang sudah terkenal di daerah Paseban pun terlintas di benak saya. Dengan segera saya meluncur ke kawasan Paseban, Percetakan Negara, Jakarta Pusat.
Setibanya di sana ternyata warung sederhana milik H. Sarnadi ini sudah disesaki pengunjung. Untung saja masih tersisa satu tempat lagi untuk saya. Warung Soto Mencos H. Sarnadi ini memang sudah terkenal sejak lama, kurang lebih sudah 40 tahun. Tak heran jika warung ini tak pernah sepi pengunjung meskipun buka hingga pukul 8 malam.
Tumpukan dengkul dan urat kaki sapi yang sudah direbus dan dipotong-potong berada di sebuah lemari kaca. Warnanya kekuningan karena pada saat merebus sudah dicampur dengan bumbu rempah selama kurang lebih 6 jam. Sehingga bumbu sudah meresap dengan baik kedalam dagingnya.
Umumnya Soto Betawi memakai daging dan jeroan sapi (babat, paru, iso dan limpa) tetapi Soto yang satu ini justru mengandalkan dengkul, urat kaki sapi sebagai isiannya. Tentu saja bagian yang kenyil-kinyil, alot dan tak ada daging sama sekali ini perlu perlakuan khusus saat mengolahnya. Warung soto Mencos ini membuktikan bahwa yang sepelepun bisa jadi sedap tak terkira!
Soto disajikan dalam mangkuk sedang bersama dengan sepiring nasi putih hangat bertabur bawang goreng yang royal membuat saya semakin tak sabar untuk segera menyantapnya, sluurrp! Sambal cabai rawit dan acar mentimun wortel dalam stoples kaca plus irisan jeruk limau disediakan sebagai condiment yang bebas diambil sepuasnya.
Warna kuning kecokelatan sangat mendominasi warna kuah Soto-nya. Selain kaki sapi yang banyak, irisan daun bawang, tomat, emping dan kerupuk aci yang ditaburi diatasnya menambah rasa gurih Soto mencos ini. Saat kuahnya sampai di lidah, hmm.. rasa gurih dan rasa daging yang kuat langsung menyergap tenggorokan.
Apalagi setelah diaduk dengan sedikit kucuran jeruk limau dan sambal rawit merah, hmm.. rasa sedikit asam dan pedas plus aroma jeruk limau membuat rasanya makin hebat! Kuah santannya yang berwarna kuning kecokelatan ini agak sedikit kental. Rasa gurih pun cukup meresap ke dalam daging kaki sapinya. Teksturnya empuk kenyil-kenyil sama sekali tidak ada perlawanan saat dikunyah. Tambah enak saat disantap dengan nasi putih hangat dan juga acar mentimun dan bawang merah, sungguh nikmat!
Dugaan saya rasa gurihnya kuah Soto-nya juga berasal dari santan. Meskipun menggunakan santan tak lantas membuat saya jadi eneg. Soto mencos ini juga masih teramasuk dalam salah satu jenis Soto Betawi. Kalau biasanya Soto Betawi berwarna putih karena menggunakan susu atau santan, Soto betawi yang ini menggunakan santan kental serta bumbu yang mengandung kunyit sehingga kuahnya berwarna kuning kecoklatan. Tapi ada juga Soto Betawi yang warnanya sedikit kemerahan karena memakai tambahan cabai merah.
Segelas teh tawar hangat pun segera menyapu jejak Soto di tenggorokan. O ya, di warung Soto mencos milik H. Sarnadi ini jangan membayangkan berbagai jenis minuman bisa dipesan sebagai pelepas dahaga. Di tempat ini setiap pengunjung diberikan teh tawar hangat secara cuma-cuma. Pilihan lainnya hanya es jeruk dan juga beberapa jenis minuman ringan. Cukup sederhana bukan?
Soal harga, warung Soto yang terletak di Jl. Percetakan Negara No.2D, Jakarta Pusat ini memasang tarif yang cukup ramah di kantong. Seporsi Soto mencos di hargai Rp 15.000,00 harga yang relatif terjangkau bukan? Nah, kalau bingung ingin makan apa siang ini, Soto mencos H. Sarnadi mungkin bisa jadi pilihan. Dijamin kemringet merasakan sensasi sedapnya! (Eka Septia / Odi - detikfood)
Lihat juga :
Wine
Ice cream
Mendung yang menggelayuti Jakarta sejak pagi semakin menguatkan niat saya untuk 'nyoto' siang ini. Hmm..bayangan Soto kaki sapi yang sudah terkenal di daerah Paseban pun terlintas di benak saya. Dengan segera saya meluncur ke kawasan Paseban, Percetakan Negara, Jakarta Pusat.
Setibanya di sana ternyata warung sederhana milik H. Sarnadi ini sudah disesaki pengunjung. Untung saja masih tersisa satu tempat lagi untuk saya. Warung Soto Mencos H. Sarnadi ini memang sudah terkenal sejak lama, kurang lebih sudah 40 tahun. Tak heran jika warung ini tak pernah sepi pengunjung meskipun buka hingga pukul 8 malam.
Tumpukan dengkul dan urat kaki sapi yang sudah direbus dan dipotong-potong berada di sebuah lemari kaca. Warnanya kekuningan karena pada saat merebus sudah dicampur dengan bumbu rempah selama kurang lebih 6 jam. Sehingga bumbu sudah meresap dengan baik kedalam dagingnya.
Umumnya Soto Betawi memakai daging dan jeroan sapi (babat, paru, iso dan limpa) tetapi Soto yang satu ini justru mengandalkan dengkul, urat kaki sapi sebagai isiannya. Tentu saja bagian yang kenyil-kinyil, alot dan tak ada daging sama sekali ini perlu perlakuan khusus saat mengolahnya. Warung soto Mencos ini membuktikan bahwa yang sepelepun bisa jadi sedap tak terkira!
Soto disajikan dalam mangkuk sedang bersama dengan sepiring nasi putih hangat bertabur bawang goreng yang royal membuat saya semakin tak sabar untuk segera menyantapnya, sluurrp! Sambal cabai rawit dan acar mentimun wortel dalam stoples kaca plus irisan jeruk limau disediakan sebagai condiment yang bebas diambil sepuasnya.
Warna kuning kecokelatan sangat mendominasi warna kuah Soto-nya. Selain kaki sapi yang banyak, irisan daun bawang, tomat, emping dan kerupuk aci yang ditaburi diatasnya menambah rasa gurih Soto mencos ini. Saat kuahnya sampai di lidah, hmm.. rasa gurih dan rasa daging yang kuat langsung menyergap tenggorokan.
Apalagi setelah diaduk dengan sedikit kucuran jeruk limau dan sambal rawit merah, hmm.. rasa sedikit asam dan pedas plus aroma jeruk limau membuat rasanya makin hebat! Kuah santannya yang berwarna kuning kecokelatan ini agak sedikit kental. Rasa gurih pun cukup meresap ke dalam daging kaki sapinya. Teksturnya empuk kenyil-kenyil sama sekali tidak ada perlawanan saat dikunyah. Tambah enak saat disantap dengan nasi putih hangat dan juga acar mentimun dan bawang merah, sungguh nikmat!
Dugaan saya rasa gurihnya kuah Soto-nya juga berasal dari santan. Meskipun menggunakan santan tak lantas membuat saya jadi eneg. Soto mencos ini juga masih teramasuk dalam salah satu jenis Soto Betawi. Kalau biasanya Soto Betawi berwarna putih karena menggunakan susu atau santan, Soto betawi yang ini menggunakan santan kental serta bumbu yang mengandung kunyit sehingga kuahnya berwarna kuning kecoklatan. Tapi ada juga Soto Betawi yang warnanya sedikit kemerahan karena memakai tambahan cabai merah.
Segelas teh tawar hangat pun segera menyapu jejak Soto di tenggorokan. O ya, di warung Soto mencos milik H. Sarnadi ini jangan membayangkan berbagai jenis minuman bisa dipesan sebagai pelepas dahaga. Di tempat ini setiap pengunjung diberikan teh tawar hangat secara cuma-cuma. Pilihan lainnya hanya es jeruk dan juga beberapa jenis minuman ringan. Cukup sederhana bukan?
Soal harga, warung Soto yang terletak di Jl. Percetakan Negara No.2D, Jakarta Pusat ini memasang tarif yang cukup ramah di kantong. Seporsi Soto mencos di hargai Rp 15.000,00 harga yang relatif terjangkau bukan? Nah, kalau bingung ingin makan apa siang ini, Soto mencos H. Sarnadi mungkin bisa jadi pilihan. Dijamin kemringet merasakan sensasi sedapnya! (Eka Septia / Odi - detikfood)
Lihat juga :
Wine
Ice cream
Kamis, 11 November 2010
Sehat dengan Ice cream
Ice cream rasa apa yang paling Anda suka? Vanilla, cokelat, strawberry, durian, nanas, pisang atau mixed? Ice cream, dari namanya saja terbayang sejuta kelezatannya. Setiap anak pasti suka nikmatnya Ice cream.
Bahkan anak-anak merengek dengan sekuat tenaga saat ingin dibelikan Ice cream. Namun banyak juga orang tua yang melarang anaknya makan Ice cream hanya karena sedang flu atau takut anaknya terlalu gemuk.
Anda berpikir Ice cream membuat flu Anda semakin parah? Atau Anda menghindari Ice cream karena takut gemuk? Wah, kalau begitu Anda rugi sekali. Baca artikel ini sampai habis, karena Ice cream sangat baik untuk kesehatan Anda
Asal Ice cream
Ice cream dikenal sejak zaman Romawi, yaitu pada 400 tahun Sebelum Masehi. Produksi Ice cream secara komersial mulai dilakukan pada abad ke-18, menyusul ditemukannya mesin freezer pada tahun 1846. Pabrik Ice cream pertama dibangun di Baltimore, Amerika Serikat, pada tahun 1851.
Ice cream dapat dikatakan sebagai jenis hidangan paling populer di dunia. Pada tahun 2003, produksi Ice cream dunia mencapai lebih dari satu miliar liter dan dikonsumsi oleh miliaran konsumen per tahun.
Menurut Standar Nasional Indonesia, Ice cream adalah sejenis makanan semi padat yang dibuat dengan cara pembekuan tepung Ice cream atau campuran susu, lemak hewani maupun nabati, gula, dan dengan atau tanpa bahan makanan lain yang diizinkan. Di pasaran, Ice cream digolongkan atas kategori economy, good average dan deluxe.
Perbedaan utama dari ketiga jenis Ice cream tersebut terletak pada kandungan lemak susunya. Saat ini di pasaran juga dikenal Ice cream rendah lemak, yaitu Ice cream yang direduksi kandungan lemaknya per takaran saji. Reduksi yang dilakukan umumnya sebesar 25 hingga 50% dari jumlah normal. Jadi, kandungan lemak dalam Ice cream rendah lemak hanya sekitar 2-6%.
Manfaat Ice cream
1. Kandungan kalsium pada Ice cream bermanfaat untuk menjaga kepadatan massa tulang, pencegahan osteoporosis, kanker, serta hipertensi.
2. Bergizi tinggi dan tidak membuat gemuk
Ice cream memang mengandung lemak, terutama lemak jenuh. Hal itu menyebabkan banyak orang menghindari Ice cream karena takut gemuk. Padahal, kontribusi energi Ice cream per takaran saji (satu cangkir) hanya sekitar 10% dari total kebutuhan energi dan kontribusi lemaknya sekitar 15% dari total kebutuhan lemak per hari. Jumlah tersebut termasuk kecil, sehingga kurang pas jika Ice cream dituduh sebagai biang keladi penyebab kegemukan atau obesitas.
3. Tak Menyebabkan Pilek
Ice cream bukan penyebab batuk pilek. Sebab, ketika masuk ke mulut, Ice cream dengan segera akan meleleh. Pelelehan Ice cream dengan cepat dipacu oleh pengaruh suhu tubuh, sehingga saat Ice cream masuk ke kerongkongan suhunya sudah tidak sedingin air es.
4. Antitumor dan HIV
25%-30% kandungan Ice cream adalah susu. Susu tersusun dari Laktoferin, yang memiliki peran sebagai zat pertahanan tubuh non-spesifik terhadap patogen. Laktoferin juga memiliki aktivitas Antiviral, terutama terhadap cytomegalovirus, influenza, dan HIV.
Manis, lezat, bergizi tinggi pula. Apakah Anda masih ragu untuk makan Ice cream? Jangan lupa sajikan Ice cream sebagai kudapan sehat Anda. (untukku.com - benih.net.com)
Lihat juga:
Dim Sum
Sate
Bahkan anak-anak merengek dengan sekuat tenaga saat ingin dibelikan Ice cream. Namun banyak juga orang tua yang melarang anaknya makan Ice cream hanya karena sedang flu atau takut anaknya terlalu gemuk.
Anda berpikir Ice cream membuat flu Anda semakin parah? Atau Anda menghindari Ice cream karena takut gemuk? Wah, kalau begitu Anda rugi sekali. Baca artikel ini sampai habis, karena Ice cream sangat baik untuk kesehatan Anda
Asal Ice cream
Ice cream dikenal sejak zaman Romawi, yaitu pada 400 tahun Sebelum Masehi. Produksi Ice cream secara komersial mulai dilakukan pada abad ke-18, menyusul ditemukannya mesin freezer pada tahun 1846. Pabrik Ice cream pertama dibangun di Baltimore, Amerika Serikat, pada tahun 1851.
Ice cream dapat dikatakan sebagai jenis hidangan paling populer di dunia. Pada tahun 2003, produksi Ice cream dunia mencapai lebih dari satu miliar liter dan dikonsumsi oleh miliaran konsumen per tahun.
Menurut Standar Nasional Indonesia, Ice cream adalah sejenis makanan semi padat yang dibuat dengan cara pembekuan tepung Ice cream atau campuran susu, lemak hewani maupun nabati, gula, dan dengan atau tanpa bahan makanan lain yang diizinkan. Di pasaran, Ice cream digolongkan atas kategori economy, good average dan deluxe.
Perbedaan utama dari ketiga jenis Ice cream tersebut terletak pada kandungan lemak susunya. Saat ini di pasaran juga dikenal Ice cream rendah lemak, yaitu Ice cream yang direduksi kandungan lemaknya per takaran saji. Reduksi yang dilakukan umumnya sebesar 25 hingga 50% dari jumlah normal. Jadi, kandungan lemak dalam Ice cream rendah lemak hanya sekitar 2-6%.
Manfaat Ice cream
1. Kandungan kalsium pada Ice cream bermanfaat untuk menjaga kepadatan massa tulang, pencegahan osteoporosis, kanker, serta hipertensi.
2. Bergizi tinggi dan tidak membuat gemuk
Ice cream memang mengandung lemak, terutama lemak jenuh. Hal itu menyebabkan banyak orang menghindari Ice cream karena takut gemuk. Padahal, kontribusi energi Ice cream per takaran saji (satu cangkir) hanya sekitar 10% dari total kebutuhan energi dan kontribusi lemaknya sekitar 15% dari total kebutuhan lemak per hari. Jumlah tersebut termasuk kecil, sehingga kurang pas jika Ice cream dituduh sebagai biang keladi penyebab kegemukan atau obesitas.
3. Tak Menyebabkan Pilek
Ice cream bukan penyebab batuk pilek. Sebab, ketika masuk ke mulut, Ice cream dengan segera akan meleleh. Pelelehan Ice cream dengan cepat dipacu oleh pengaruh suhu tubuh, sehingga saat Ice cream masuk ke kerongkongan suhunya sudah tidak sedingin air es.
4. Antitumor dan HIV
25%-30% kandungan Ice cream adalah susu. Susu tersusun dari Laktoferin, yang memiliki peran sebagai zat pertahanan tubuh non-spesifik terhadap patogen. Laktoferin juga memiliki aktivitas Antiviral, terutama terhadap cytomegalovirus, influenza, dan HIV.
Manis, lezat, bergizi tinggi pula. Apakah Anda masih ragu untuk makan Ice cream? Jangan lupa sajikan Ice cream sebagai kudapan sehat Anda. (untukku.com - benih.net.com)
Lihat juga:
Dim Sum
Sate
Rabu, 10 November 2010
Red Wine Style
First things first, red Wine is well…red, but why? It's color can be derived from a vast assortment of grape varietals ranging from grapes that are reddish, deep purple, and even a beautiful blue on the color scale. These grapes give rise to a Wine that is color classified with such descriptors as garnet, almost black, dark red, light red, ruby red, opaque purple, deep violet, maroon and the list goes on. It is the grapeskins that are responsible for the red Wine’s distinct color spectrum. The skins are in contact with the grape’s juice during the fermentation process, allowing the dispersion of both color and tannins. The individual Wine’s particular red hue depends on the grape type used in the process and the length of time the skin’s pigmentation is in contact with juice. There are right around 50 key red Wine varietals that consistently manifest themselves in today’s worldwide Wine market.
Red Wine Glass Choice
Red Wines will put their best foot forward when poured into and sipped out of a Wine glass with adequate room. A distinctly oval or egg-shaped bowl that narrows slightly at the top as opposed to a slender flute-like glass is necessary to enjoy a red Wine to the fullest . The ideal red Wine glass will accommodate between 10-22 ounces of liquid, allowing more room to swirl your Wine and better surface area for allowing the Wine to breathe a bit. On the serving note, keep in mind that most red Wines are at their best when serving temperatures are between 60-65 degrees Farenheit – serve them too warm and the taste of alcohol is overly evident, serve them too cold and they will quickly veer towards bitter and more astringent on the palate.
Red Wine Style
As with all Wines, the particular Wine maker will have adequate “say” in the style of Wine he will produce. That said, red Wines are often classified by “body-type.” For example, one might say that a certain red Wine is “light-bodied” – referring to the mouth-feel and tannin structure. A light-bodied Wine will have fewer tannins present and less presence on the palate. These Wines tend to be less demanding partners with flavor-filled foods. An example of a light-bodied red Wine would be one derived from the Gamay grape varietal, such as France’s famed young red Wine: Beaujolais Nouveau. A medium-bodied red Wine will contain more tannins than the above Beaujolais Nouveau, but will not have near the pucker power of a high-powered California Cabernet Sauvignon or an Italian Super Tuscan. Typical examples of medium-bodied red Wines include: Merlot, Shiraz or a Chianti. Full-bodied red Wines boast the highest tannin (and often alcohol) content. Prime examples of full-bodied reds are France’s esteemed Bordeaux wines, California’s key Cabs and Italy’s sizzling Super Tuscans. In general, light-bodied Wines tend to “feel” more like water in the mouth. In contrast, “full-bodied” Wines feel heavier, more like milk, this effect is due in large part to the higher tannin (and again, alcohol) content. (Stacy Slinkard, About.com Guide)
See also :
Ice cream
Sate
Red Wine Glass Choice
Red Wines will put their best foot forward when poured into and sipped out of a Wine glass with adequate room. A distinctly oval or egg-shaped bowl that narrows slightly at the top as opposed to a slender flute-like glass is necessary to enjoy a red Wine to the fullest . The ideal red Wine glass will accommodate between 10-22 ounces of liquid, allowing more room to swirl your Wine and better surface area for allowing the Wine to breathe a bit. On the serving note, keep in mind that most red Wines are at their best when serving temperatures are between 60-65 degrees Farenheit – serve them too warm and the taste of alcohol is overly evident, serve them too cold and they will quickly veer towards bitter and more astringent on the palate.
Red Wine Style
As with all Wines, the particular Wine maker will have adequate “say” in the style of Wine he will produce. That said, red Wines are often classified by “body-type.” For example, one might say that a certain red Wine is “light-bodied” – referring to the mouth-feel and tannin structure. A light-bodied Wine will have fewer tannins present and less presence on the palate. These Wines tend to be less demanding partners with flavor-filled foods. An example of a light-bodied red Wine would be one derived from the Gamay grape varietal, such as France’s famed young red Wine: Beaujolais Nouveau. A medium-bodied red Wine will contain more tannins than the above Beaujolais Nouveau, but will not have near the pucker power of a high-powered California Cabernet Sauvignon or an Italian Super Tuscan. Typical examples of medium-bodied red Wines include: Merlot, Shiraz or a Chianti. Full-bodied red Wines boast the highest tannin (and often alcohol) content. Prime examples of full-bodied reds are France’s esteemed Bordeaux wines, California’s key Cabs and Italy’s sizzling Super Tuscans. In general, light-bodied Wines tend to “feel” more like water in the mouth. In contrast, “full-bodied” Wines feel heavier, more like milk, this effect is due in large part to the higher tannin (and again, alcohol) content. (Stacy Slinkard, About.com Guide)
See also :
Ice cream
Sate
Selasa, 09 November 2010
Sour Sally Melts
Sour Sally, the pioneer of the frozen yogurt business in Indonesia, continues to draw long lines of customers, despite the fact that it has opened its 10th outlet in just a single year. The yoghurt may have been frozen, but it is surely melting the hearts of Jakartans, with many willing to stand in line for this stylish and healthy new delight.
With the tagline: "Delicious doesn't have to be sinful", Sour Sally offers three flavors: original, green tea and pinklicious (strawberry). These basic three can be mixed together as a "twist" flavor.
Sliced fruits, including strawberry and peach, as well as more indulgent sweets, such as chocolate chips and Oreo cookies can be had to top off these creamy goodies. Besides frozen yogurt, Sour Sally also offers smoothies and shaved ice, which can be had as the base of your frozen yogurt treat.
On its first anniversary, Sour Sally launched a new menu item, the Pinklicious Waffle, a waffle with frozen yogurt and a choice of three toppings.
"We will continue to develop other new menu items," Donny Pramono, owner of Sour Sally, said.
Sour Sally offers free wi-fi internet connection and plays the latest pop hits to attract its young target consumer base.
A newcomer to the frozen yogurt business is Heavenly Blush, which has just opened its second outlet in Mall Kelapa Gading 3. With the slogan "Guiltlessly satisfied", Heavenly Blush was established in late 2008.
Managing Director of Heavenly Blush Dien Kwik said that his business is focused on its core: health food.
"We want to promote healthy food, healthy lifestyles. That's why we have sugar free yogurt. Our yogurt also contains symbiotics, which are very good for health," Dien, who also works for health food producer Nutrifood, said.
Susana, head of the Nutrifood Research Center, said that the symbiotic in Heavenly Blush are combination of probiotics and prebiotics, which synergize the immune system and benefit digestion.
Probiotics are living microorganisms that can benefit digestive health. Probiotics can stimulate the activity of the colon.
Besides the sugar-free yogurt, Heavenly Blush also offers their original classic as well as seasonal pomegranate and peach flavors. Twist flavors are also available. Heavenly Blush also serves smoothies.
According to Susana, dairy products are not traditionally consumed here, as most Asian people are lactose intolerant. But, she added, yogurt is the best dairy product, because the bacteria in the yogurt is good for daily consumption.
Whichever frozen yogurt store you choose, they will surely satisfy your taste-buds as well as your conscience. (Tifa Asrianti, The Jakarta Post)
See also :
Hanamasa
Ice cream
With the tagline: "Delicious doesn't have to be sinful", Sour Sally offers three flavors: original, green tea and pinklicious (strawberry). These basic three can be mixed together as a "twist" flavor.
Sliced fruits, including strawberry and peach, as well as more indulgent sweets, such as chocolate chips and Oreo cookies can be had to top off these creamy goodies. Besides frozen yogurt, Sour Sally also offers smoothies and shaved ice, which can be had as the base of your frozen yogurt treat.
On its first anniversary, Sour Sally launched a new menu item, the Pinklicious Waffle, a waffle with frozen yogurt and a choice of three toppings.
"We will continue to develop other new menu items," Donny Pramono, owner of Sour Sally, said.
Sour Sally offers free wi-fi internet connection and plays the latest pop hits to attract its young target consumer base.
A newcomer to the frozen yogurt business is Heavenly Blush, which has just opened its second outlet in Mall Kelapa Gading 3. With the slogan "Guiltlessly satisfied", Heavenly Blush was established in late 2008.
Managing Director of Heavenly Blush Dien Kwik said that his business is focused on its core: health food.
"We want to promote healthy food, healthy lifestyles. That's why we have sugar free yogurt. Our yogurt also contains symbiotics, which are very good for health," Dien, who also works for health food producer Nutrifood, said.
Susana, head of the Nutrifood Research Center, said that the symbiotic in Heavenly Blush are combination of probiotics and prebiotics, which synergize the immune system and benefit digestion.
Probiotics are living microorganisms that can benefit digestive health. Probiotics can stimulate the activity of the colon.
Besides the sugar-free yogurt, Heavenly Blush also offers their original classic as well as seasonal pomegranate and peach flavors. Twist flavors are also available. Heavenly Blush also serves smoothies.
According to Susana, dairy products are not traditionally consumed here, as most Asian people are lactose intolerant. But, she added, yogurt is the best dairy product, because the bacteria in the yogurt is good for daily consumption.
Whichever frozen yogurt store you choose, they will surely satisfy your taste-buds as well as your conscience. (Tifa Asrianti, The Jakarta Post)
See also :
Hanamasa
Ice cream
Minggu, 07 November 2010
Sushi ala Naga Sushi
NAGA Sushi menawarkan cara asyik menikmati sushi di area open air. Lokasinya di kawasan bergengsi Kemang Food Festival sehingga restoran ini tidak pernah sepi pengunjung.
Siapa yang tidak mengenal kawasan Kemang Food Festival (KFF)? Tempat ini boleh dibilang semacam food court yang menempati lahan 3.500 meter persegi dan berada di area open air. Jejeran restoran dan kafe mengelilingi puluhan meja makan kayu yang sekaligus menjadi pusat tempat ini. Naga Sushi merupakan salah satu restoran yang berada di KFF. Berdiri sejak 7 Maret 2009, restoran ini langsung mendapat perhatian pengunjung.
Desain interiornya yang kental dengan perpaduan nuansa modern mengedepankan warna Oriental merah dan hitam. Restoran ini dipenuhi dengan sofa dan kursi yang nyaman sehingga membawa pengunjung pada atmosfer serasa di rumah. Konsep dapur terbuka yang ditawarkan menjadi keunggulan tersendiri dari Naga Sushi. Karena itu, pengunjung dengan leluasa dapat melihat langsung proses pengolahan makanan,sekaligus menjamin kebersihannya.
Tempat ini mampu menampung sekitar 50 orang. ”Tapi biasanya pengunjung lebih suka makan di outdoor, jadi lebih ngeblend dengan lingkungan,” sebut General Manager Naga Sushi Sefri Miriandi.
Sefri mengatakan, pihaknya sengaja mengangkat masakan Jepang karena masakan Negeri Sakura ini terkenal akan kesegaran bahan-bahan yang digunakan sekaligus menyehatkan. ”Sushi kaya akan protein dan sehat,” ujar Sefri. Salah satu menu favorit restoran ini adalah unang godzilla. Sushi roll ini berisi belut laut dan kandungan proteinnya yang tinggi diyakini dapat meningkatkan libido. Tidak heran, menurut Sefri, sushi digemari kalangan pria. Karena restoran ini mengambil nama naga, sushi gulung tersebut dibentuk sedemikian rupa menyerupai naga. Gulungan sushi disusun mengikuti bentuk naga agar menarik perhatian. Ada pula volcano yang berisi salmon, crab stick atau sosis kepiting, tobikoi atau telur salmon, dan house mayo. Nama yang diberikan untuk menu sushi ini memang agak unik. Bukan hanya nama, rasa yang ditawarkan fusion sushi ini juga cukup unik dan lezat. Tengok saja spiderman, sushi roll ini murni berisi daging kepiting, ditambahkan tempura butter, dan daun seledri. Sementara napoleon berisikan salmon, crab stick, dan mayo. Menariknya untuk menambah kelezatan sushi, chef memberi sedikit alpukat di dalam gulungan sushi tersebut.
Alpukat juga ditambahkan pada philadelphia, sushi yang berisi salmon, crab stick, dan krim keju yang menggoda. Mau yang agak pedas, pesan saja Dynamite. Crab stick dan salmon dalam gulungan nasi goreng yang crunchy dengan saus sambal akan menambah nikmat makan malam Anda. Sementara, rainbow roll berisikan salmon, tuna, telur salmon, kyuri atau timun jepang, daun seledri, dan omelette. Jika dijumlah, setidaknya ada sekitar 17 macam pilihan sushi gulung di restoran ini.(Koran SI/Koran SI/tty - lifestyle.okezone)
Lihat juga :
Steak
Ice cream
Siapa yang tidak mengenal kawasan Kemang Food Festival (KFF)? Tempat ini boleh dibilang semacam food court yang menempati lahan 3.500 meter persegi dan berada di area open air. Jejeran restoran dan kafe mengelilingi puluhan meja makan kayu yang sekaligus menjadi pusat tempat ini. Naga Sushi merupakan salah satu restoran yang berada di KFF. Berdiri sejak 7 Maret 2009, restoran ini langsung mendapat perhatian pengunjung.
Desain interiornya yang kental dengan perpaduan nuansa modern mengedepankan warna Oriental merah dan hitam. Restoran ini dipenuhi dengan sofa dan kursi yang nyaman sehingga membawa pengunjung pada atmosfer serasa di rumah. Konsep dapur terbuka yang ditawarkan menjadi keunggulan tersendiri dari Naga Sushi. Karena itu, pengunjung dengan leluasa dapat melihat langsung proses pengolahan makanan,sekaligus menjamin kebersihannya.
Tempat ini mampu menampung sekitar 50 orang. ”Tapi biasanya pengunjung lebih suka makan di outdoor, jadi lebih ngeblend dengan lingkungan,” sebut General Manager Naga Sushi Sefri Miriandi.
Sefri mengatakan, pihaknya sengaja mengangkat masakan Jepang karena masakan Negeri Sakura ini terkenal akan kesegaran bahan-bahan yang digunakan sekaligus menyehatkan. ”Sushi kaya akan protein dan sehat,” ujar Sefri. Salah satu menu favorit restoran ini adalah unang godzilla. Sushi roll ini berisi belut laut dan kandungan proteinnya yang tinggi diyakini dapat meningkatkan libido. Tidak heran, menurut Sefri, sushi digemari kalangan pria. Karena restoran ini mengambil nama naga, sushi gulung tersebut dibentuk sedemikian rupa menyerupai naga. Gulungan sushi disusun mengikuti bentuk naga agar menarik perhatian. Ada pula volcano yang berisi salmon, crab stick atau sosis kepiting, tobikoi atau telur salmon, dan house mayo. Nama yang diberikan untuk menu sushi ini memang agak unik. Bukan hanya nama, rasa yang ditawarkan fusion sushi ini juga cukup unik dan lezat. Tengok saja spiderman, sushi roll ini murni berisi daging kepiting, ditambahkan tempura butter, dan daun seledri. Sementara napoleon berisikan salmon, crab stick, dan mayo. Menariknya untuk menambah kelezatan sushi, chef memberi sedikit alpukat di dalam gulungan sushi tersebut.
Alpukat juga ditambahkan pada philadelphia, sushi yang berisi salmon, crab stick, dan krim keju yang menggoda. Mau yang agak pedas, pesan saja Dynamite. Crab stick dan salmon dalam gulungan nasi goreng yang crunchy dengan saus sambal akan menambah nikmat makan malam Anda. Sementara, rainbow roll berisikan salmon, tuna, telur salmon, kyuri atau timun jepang, daun seledri, dan omelette. Jika dijumlah, setidaknya ada sekitar 17 macam pilihan sushi gulung di restoran ini.(Koran SI/Koran SI/tty - lifestyle.okezone)
Lihat juga :
Steak
Ice cream
Senin, 01 November 2010
Es Krim Coklat Favorit
Apakah Anda seorang pecinta cokelat? Apakah Anda suka makan Ice cream? Jika Anda seorang pencinta coklat, Anda tidak akan terkejut mendengar bahwa Ice cream coklat adalah favorit orang Amerika. Ice cream cokelat ini memiliki rasa coklat dalam dan kaya karena berisi coklat bubuk dan coklat pemanis. Ini tekstur yang halus seperti sutra berasal dari membuat Ice cream dengan dasar custard. Itu saja sudah enak dan jika ingin lebih enak lagi, bisa disajikan dengan vanili atau bahkan Ice cream strawberry.
Ice cream yang dimulai dengan puding yang dibuat dari krim, gula, telur, dan vanili. Setiap bahan yang digunakan, harus dengan tekstur halus Ice cream dan rasa yang kaya. Jumlah krim yang digunakan dan lemak susu memberikan rasa Ice cream yang lebih kaya dan lembut. Bahan berikutnya, gula, memberikan ice cream tambahan untuk rasa manisnya. Telur diperlukan untuk pembuatan es ini dan juga memberikan Ice cream warna yang bagus nya. Hasil terbaik datang ketika custard dibuat malam sebelumnya dan tersisa di kulkas semalaman untuk didinginkan.
Penting jika custard diisi dalam campuran Ice cream sekitar setengah sampai dua pertiga penuh. Hal ini memberikan ruang custard yang cukup untuk memperluas sementara membeku sehingga kamu berakhir dengan Ice cream yang bertekstur ringan dan tidak terlalu padat. Ice cream yang lembut, kemudian dimasukan ke wadah penyimpanan dan dimasukan kedalam lemari es selama beberapa jam sebelum disajikan. Hal ini juga memungkinkan Ice cream untuk menjadi lembut dan kenyal.
Lihat juga:
Hanamasa
Sate
Ice cream yang dimulai dengan puding yang dibuat dari krim, gula, telur, dan vanili. Setiap bahan yang digunakan, harus dengan tekstur halus Ice cream dan rasa yang kaya. Jumlah krim yang digunakan dan lemak susu memberikan rasa Ice cream yang lebih kaya dan lembut. Bahan berikutnya, gula, memberikan ice cream tambahan untuk rasa manisnya. Telur diperlukan untuk pembuatan es ini dan juga memberikan Ice cream warna yang bagus nya. Hasil terbaik datang ketika custard dibuat malam sebelumnya dan tersisa di kulkas semalaman untuk didinginkan.
Penting jika custard diisi dalam campuran Ice cream sekitar setengah sampai dua pertiga penuh. Hal ini memberikan ruang custard yang cukup untuk memperluas sementara membeku sehingga kamu berakhir dengan Ice cream yang bertekstur ringan dan tidak terlalu padat. Ice cream yang lembut, kemudian dimasukan ke wadah penyimpanan dan dimasukan kedalam lemari es selama beberapa jam sebelum disajikan. Hal ini juga memungkinkan Ice cream untuk menjadi lembut dan kenyal.
Lihat juga:
Hanamasa
Sate
Langganan:
Komentar (Atom)