Tampilkan postingan dengan label soto. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label soto. Tampilkan semua postingan

Rabu, 01 Desember 2010

Soto Angsa yang Lezat

Soto merupakan makanan yang banyak disukai oleh masyarakat. Banyak variasi dari soto, seperti soto daging sapi atau soto daging ayam, namun apakan anda pernah mencoba soto daging angsa. Sepertinya soto angsa patut menjadi menu altenatif, pada saat berbuka puasa maupun nanti ketika lebaran. Kreator soto angsa, Chef Budi Prasetyo mengatakan, pihaknya sengaja memilih daging angsa untuk alternatif karena, jarang digunakan sebagai bahan masakan.

“Jika dimasak dan dirasakan dagingnya tidak kalah enak dengan ayam.” ujar Budi yang juga merupakan Chef Kepala di hotel Lor in. Budi menambahkan, untuk membuat soto angsa tersebut diperlukan daging angsa yang beratnya antara 1,5-1,7 kg. ”Dengan usia angsa antara 4-5 bulan,” terangnya saat ditemui Timlo.net di dapur Lor In. Sedangkan untuk bumbunya sendiri sangat mudah didapat, seperti tomat, seledri, daun bawang.

Cara memasak soto angsa tersebut cukup mudah, setelah angsa dibersihkan rebus angsa selama 4-5 jam dengan menggunakan api sedang. Tekstur dagingnya berbeda sehingga memerlukan waktu agak lama. Selama menunggu daging masak, siapkan bahan-bahan pelengkap seperti ketupat, telur asin, berkedel, kerupuk, jeruk nipis, dan sambel hijau.

Budi menambahkan, menu soto angsa tersebut memang disiapkan untuk menyambut lebaran tahun ini. ”Saya sengaja menghidari membuat makanan yang menggunakan santan.” ungkap Budi. Sementara itu, soto tersebut dapat anda cicipi di Sasono Budjono dengan harga Rp 65 ribu per porsi, atau mungkin anda ingin membuat sendiri di rumah dengan menambahkan kreasi yang lain. Silahkan mencoba.

Sumber : Hendra/Timlo.net

Lihat juga:
Dim Sum
Sour Sally

Senin, 29 November 2010

Mencari Dim Sum

Salah satu jenis makanan China yang disukai adalah Dim Sum, sejenis hidangan yang penyajian semuanya di kukus , sangat menarik sekali setiap restoran yang menu utamanya menjual Dim Sum di depan kedai atau pun restaurannya di sett menggunakan alat steam ( kukus) yang di tata sangat cantik sekali. Setiap jenis Dim Sum di jual per paket biasanya untuk restaurant sedang di Brunai di jual B$ 10 untuk 5 jenis Dim Sum di Malaysia 25 ringgit dan di China saya pernah makan dengan harga 50 RMB/ yuan, dengan kuantiti sama 5 jenis Dim Sum.

Setiap jenis Dim Sum punya cita rasa tersendiri seperti Nori fish= isi ikan yang dilumatkan dicampur dengan jamur shiitake dan di bungkus menggunakan rumput laut. Caviar prawn = campuran daging ayam dan udang yang di bungkus kulit popia dan di atasnya di simpan telur ikan.ada juga sup ayam yang memakai rempah china dan ginseng dan yang paling saya sukai adalah kaki ayam yang lembut sampai ke tulang dengan bumbu memakai sos tiram dan minyak bijan dan kicap asin.

Tapi ada yang membuat menganjal satu saja Dim Sum banyak sekali memakai bahan yang non halal dan bahkan ramuan aslinya memang banyak sekali di campur dengan daging atau pun jeroan (maaf) babi.

Untuk di Brunai dan Malaysia sangat gampang sekali untuk mendapatkan dimsum yang halal karena restaurant non halal selalu di beri label ” bukan tempat untuk orang Islam ” jadi langsung kita bisa memilih yang lain tempat lain. Tapi di Singapore atau pun di China saya kerepotan sekali. Alhasil karena ingin mencoba Dim Sum di China saya pesan Dim Sum di restaurant Vegetarian yang menyajikan Dim Sum dari sayuran, tapi walau begitu tetap enak sekali.

Sumber : Tedi - wisata.kompasiana.com

Lihat juga:
Soto
Sushi

Siapa tak kenal Dim Sum?

Siapa tak kenal Dim Sum? Kalau di Indonesia kita sering mengaitkannya dengan somay. Walaupun sebetulnya, dim sum tidak melulu somay. Dim sum sendiri adalah makanan khas Kanton, RRC. Biasanya dim sum disajikan dalam porsi kecil di dalam pengukus bambu atau di atas piring kecil.

Awalnya dim sum disajikan di kedai teh untuk para pedagang jalur sutra yang sedang beristirahat. Dim sum baru hadir ketika diketahui bahwa teh memiliki khasiat baik untuk pencernaan. Sehingga pemilik kedai mulai menyajikan dim sum sebagai teman minum teh dan pelepas lelah. Teh yang populer untuk menemani dim sum biasanya adalah Pu-erh tea, Chrysanthemum tea, Green tea, Oolong tea, atau teh aroma.


Dim sum tradisional biasanya terdiri dari berbagai macam bakpao, dumpling (kue bola), ataupun sejenis lumpia. Isian dim sum tradisional bervariasi mulai dari ayam, sapi, daging babi, udang ataupun sayur-sayuran.
Dim sum juga bisa terdiri dari variasi sup dan bubur. Cara memasaknya pun tidak hanya dikukus, tapi juga bisa digoreng, maupun dipanggang.

Macam-macam dim sum:

Gao (Dumpling/kue bola)
Gao dibuat dengan membungkus isian dengan kulit yang dibuat dari tepung beras atau tepung terigu. Kalau di Indonesia semacam kulit pangsit namun lebih tipis lagi. Ada beberapa jenis Gao.

* Har Gao (Shrimp Dumpling) - Dumpling kukus dengan isian udang cincang.
* Fun Gao (Chiu-chao style dumpling) - Dumpling khas prefektur Chaozhou. Isiannya terdiri dari kacang, lokio, bawang putih, daging babi, ebi, dan jamur. Dibungkus dengan kulit dari tepung ketan dan disajikan bersama minyak cabai.
* Jiaozi - Isiannya daging dan kol, dikukus, kemudian digoreng.
* Shaomai - Bahasa Indonesianya Somay. Isiannya biasanya daging babi, atau udang dengan sedikit topping telur kepiting atau jamur.

Bau (Bakpao)
Bakpao bisa dimasak dengan cara dikukus maupun dipanggang. Dibuat dari tepung terigu dengan isian daging, sayur, ataupun pasta kacang.

* Char siu baau - Isiannya barbecue daging babi. Bisa di kukus maupun dipanggang.
* Shanghai Steamed Buns - Bakpao khas Shanghai dengan isian daging atau seafood serta kaldu.

Rice Noodle Roll
Mi lebar yang dibuat dari tepung beras, dikukus, kemudian digulung. Bisa diberi isian bisa juga tidak. Kadang-kadang juga digoreng. Disajikan dengan kecap manis atau saus.

Phoenix Talons
Kaki ayam alias ceker. Digoreng, direbus, dan di rendam dalam bumbu saus Douchi kemudian dikukus.Warnanya saat disajikan merah gelap.

Steamed Meatball
Bola daging sapi kukus yang disajikan dengan tofu skin/kembang tahu di bawahnya.

Spare Ribs
Daging iga yang dikukus dengan saus douchi dan potongan cabai.

Lotus Leaf Rice
Nasi ketan yang dibungkus daun lotus. Isiannya kuning telur, scallop, jamur, kastanye, dan daging. Dimasak dengan dikukus.

Congee
Bubur dengan berbagai pilihan isian.

Sumber : resepdunia.blogspot.com

Lihat juga:
Soto

Kamis, 25 November 2010

Kelezatan Soto Kuning

Soto kuning Bogor cukup banyak penggemarnya. Di kota hujan ini, banyak pula penjual soto ini menjajakan di pinggir jalan. Namun bila ingin merasakan yang paling enak, datangi Jalan Suryakencana (Surken) Bogor tepatnya Soto Pak Bongkok dan Pak Yusuf. Letaknya persis di perempatan jl. Roda, Gg. Aut, Suryakencana, Kecamatan Bogor Tengah, Kota Bogor.

Soto ini dibuat dari kuah santan yang dibubuhi kunyit hingga kuning warnanya. Isinya berupa daging sapi dan jeroan yang diletakkan di atas wadah yang sudah dialasi daun pisang. Dengan besi yang diruncingkan, pembeli bisa memilih dan menusuk daging pilihan. Ada babat, lidah, daging, urat, dan usus. Setelah dipilih, tukang soto memotong-motong dalam ukuran serasi dan menatanya dalam mangkuk. Setelah dilengkapi kecap manis, irisan seledri, dan bawang goreng, daging sapi tadi disiram kuah soto nan panas. Enak sekali rasanya. Di situ disediakan juga emping goreng atau emping jengkol sebagai tambahan.

Tapi untuk bisa menikmati kenikmatan soto kuning Pak Bongkok ini, pengunjung harus datang jam 7 pagi, soalnya jam 10 sudah pasti habis. Apalagi bila hari Sabtu, Minggu, dan hari libur, pasti berebutan. Tak heran kalau Soto Pak Bongkok bisa menghabiskan 6 kg daging dan jerohan sapi seharinya.

Soto serupa bisa juga dinikmati sore hari pada pedagang yang lain. Letaknya masih di Jl. Suryakencana, di seberang Bank CIC. Penjualnya adalah Pak Iwan. Harganya sama dengan Pak Bongkok yakni antara Rp 1.500 - Rp. 3.000 atau tambah Rp 1.000 untuk nasinya.

Sama dengan Soto Pak Bongkok dan Pak Yusuf, di Soto Pak Iwan, pembeli juga harus rela antre kalau malam Minggu tiba. Soalnya bangku yang disediakan sangat terbatas. Bisa-bisa kalau kita datang pukul 19.00, sotonya sudah habis. Padahal Iwan, mulai membuka dagangannya baru pukul 17.00. Soto kuning paling enak ditemani emping jengkol. Jangan takut baunya, karena dengan pengolahan sedemikian rupa, rasa dan bau jengkol nyaris hilang. (*/unt)

Sumber: radar-bogor.co.id

Lihat juga:
Burger King
Sour Sally

Rabu, 24 November 2010

Marissa Nasution Like Ice cream

Presenter Marissa Nasution (24), really like Ice cream. Start small to adult tastes now it has not changed. "I really like Ice cream," he said when met at the Dragon Fly, Gatot Subroto, yesterday (11/11).

Due to the Ice cream is her favorite, Marissa was chosen as the brand ambassador one of Wall's products. When asked who first gave him Ice cream, a former boyfriend Daniel Mananta replied the mother. "Mama who like to love and live like it. It seemed when I eat ice cream, melting instantly bad mood, "he continued.

Because of that habit, she always has a supply of ice cream at home. If you're tired of working or want to relax, he could enjoy ice cream without having to buy at the mall. Often eating ice cream did not make women who are doing business these shoes fear of fat. "I do not fear. When talking about fat issues, live sport, "he said.

Although almost every day to eat dairy menu, Marissa always find its own preoccupations in each Ice cream. "Believe it can not, I always feel the sensation at first bite Ice cream. If it were so, the time will add more happy happy. If you're sad too suddenly become happy, "he said.

It was proved when he was fighting with her boyfriend, Rafael. Resentment in the hearts of lost it immediately after eating his favorite. Similarly, when the Insert presenter was annoyed with her boyfriend. If it is brought ice cream, he's so easily persuaded. "Anyway, so nice deh when eating ice cream. Luggage so happy to continue, "he said.

Source: jan/c10/ayi/jpn - hariansumutpos.com

See also:
Wine
Soto

Senin, 22 November 2010

Ayo membuat Soto Ikan Pari

Kamu tau Ikan Pari? Tahukah kalau jenis ikan ini bisa dimasak berbagai macam jenis makanan dan salah satunya adalah Soto Ikan pari? Penasaran dengan rasanya? Berikut akan dijelaskan mengenai resep bahan-bahan dan cara membuat Soto Ikan Pari.

Bahan:
2 sdm minyak untuk menumis
1 lbr daun salam
3 lbr daun jeruk
2 btg serai, memarkan
750 ml santan
250 gr ikan asap
100 gr daun melinjo
1 bh tomat, potong-potong

Haluskan:
4 bh bawang merah
2 siung bawang putih
3 btr kemiri
1 sdt ketumbar
½ sdt lada
5 btr jinten
1 cm jahe
1 cm kunyit
1 cm lengkuas
1 sdt garam

Cara membuat:
1. Panaskan minyak, tumis bumbu halus, masukkan daun salam, daun jeruk, dan serai. Masak sampai bumbu matang dan harum.
2. Masukkan santan, masak sampai mendidih.
3. Tambahkan potongan ikan asap, daun melinjo, dan tomat. Masak sampai semua bahan matang.

Untuk 6 orang

Sumber : Nuraini W - Klub Nova- female.kompas.com

Lihat juga :
Burger King
Sate

Minggu, 21 November 2010

Soto Meatball from Banyuwangi

Various types of Soto may have been common in parts of the archipelago, as one dish berkuah with a variety of menu choices like chicken soup, meat, and tripe.

Unlike the case with the presentation type of soup is served at the stall Pak Saeton Barong located at Jalan 156, Bakungan Village, District Glagah, Banyuwangi.

This soup is served with a mix of meatballs, Banyuwangi people used to call it meatball soup. Form of presentation is the same with soup and meatballs in general, with complementary and vermicelli noodles, a little fried onions and celery are then mixed gravy meatball soup.

The picture looks outstanding in preparing this meal is a yellow soup, so that when viewed as kind of soup in general.

The new person can tell the difference, if it is felt these dishes. It was, no less delicious with chicken soup, meat, or tripe.

First time to enjoy the meatball soup broth was outstanding, it feels so wonderful as eating meatballs mixed with soup. Merger sauce and meatball soup was so attached dilidah, thus creating a delicacy for the audience.

Enjoyment was added to the bulb dish of meat, chicken claw, head of chicken, beef and mixed balungan innards.

For connoisseurs do not have to select all menu complement meatball soup because these foods will make the extra belly full, but regular purchaser menu mix according to taste.

Usually they mix the meatball soup between the bulb plus the claw meat and chicken heads, there are also buyers who just want to enjoy balungan mixed cow innards.

This meatball soup can be eaten with rice or rice cake.

Meatball soup secret pleasure is derived from the gravy, soup seasoning mix them consist of sere, turmeric, laos, ginger, garlic, onion, pepper, broth mixed with meatballs that come from immersion balungan and beef.

Every day the shop owner always prepare 10 pounds of chicken heads and chicken claw 10 kg, meat to make the bulb 14 kg, and balungan cows up to 20 kg.

As a result, almost every day shop open Pak Saeton that began at 11:00 to 17:00 am always filled with visitors, even every day can usually spend up to 700 bowls.

For the price of soup meatballs per serving according to the number of the selected menu. For the regular menu, mixed bulb and head of a chicken claw, buyer just pay Rp 5 thousand.

Shape the success of Mr. Saeton combines two flavors of meatballs and meatball soup into soup originally had a doubt, what future products can be accepted in society. Moreover, society generally Banyuwangi tongue is so sensitive to every dish.

"People Banyuwangi was always choose and fussy with food, cooking apabaila unpleasant, yes daganganya not sell," said the man born 68 years ago this.

According to Mr. Saeton when that idea came because he wanted to create a different menu, good for the hobby to sit and eat meatballs and soup. So people can feel both these foods, as well as meatball soup.

At first it was so weird to hear meatballs mixed soup, as currently in Banyuwangi is only known salad soup, but because they want to be different, Mr. Saeton try mencapur both desperate to make a breakthrough.

First opened business in 1971, a meatball soup stall has not been known and known to the public "Blambangan Earth." But gradually it began to stall many buyers visited.

"First open stalls deserted, shops began to busy buyers because spread by word of mouth from people who've tried it," he explained.

Now the struggle to create different menus combine soup and meatballs which began 39 years ago by Mr. Saeton not in vain, even not only known by the people of Banyuwangi, but the people outside, such as from Jakarta, Malang, Surabaya, is also often stopped by to enjoy a meatball soup Pak Saeton.

Riot buyers who stop by the kiosk to make the results of its sales turnover per day can make a profit reached Rp 3, 5 million.

Source: Fachrur Rozi - antarajatim.com

See also:
Sate
Hanamasa

Senin, 15 November 2010

Steak di Cowboy dan Koktail

Cowboys Steak & Koktail adalah salah satu steakhouses utama Praha, yang menyajikan hidangan dan anggur yang sangat baik baik di Kota Kecil bersejarah (Mala Strana) wilayah kota.

Cowboys terletak di ruang bawah tanah luas abad ke-17. pencahayaan Pintar dan cermin besar mengeluarkan kontur dalam terkena batu bata, sedangkan kulit dan kulit sapi pelapis menyediakan tempat duduk yang nyaman di lingkungan, rencana modern terbuka.

Cowboys fitur menu halus potongan daging didatangkan dari Uruguay, Brasil dan Amerika Serikat.
Starter termasuk udang windu, gurita panggang dan strip ayam renyah. Di antara makanan penutup yang cheesecake buatan sendiri baik Amerika dan fondants coklat.

Daftar anggur yang luas, dan mencakup sejumlah anggur internasional yang mahal. Meskipun, ada beberapa anggur Ceko lezat di ujung bawah juga. Apa pun yang Anda memesan harus baik - Cowboys memiliki pembeli anggur tersendiri.

Suasana di Cowboys adalah santai. Lagu-lagu latar belakang tetap rendah untuk memungkinkan percakapan. Ada juga sebuah bar cocktail di rumah, yang akan hidup di akhir pekan. Ini sangat ideal untuk minum sebelum atau setelah makan malam, dengan berbagai koktail dan tembakan untuk memilih dari.
Dari April sampai September tamu dapat bersantap di teras atap dipanaskan, yang menawarkan pemandangan panorama yang luar biasa dari Praha. Hal ini membuat Cowboys berhenti baik untuk makan siang setelah kunjungan ke Prague Castle, atau untuk makan malam untuk mengagumi keindahan Praha sebagai gulungan senja dan lampu-lampu kota up. Untuk malam dingin, teras memiliki luas konservatori dipanaskan.

Cowboys merupakan restoran yang baik dan layak dikunjungi bahkan untuk mereka yang tidak tinggal di daerah Kota Kecil. Ini adalah sepuluh menit berjalan kaki dari Charles Bridge Facebook jalan Nerudova, ke arah Prague Castle.

Cowboys lebih dari Steakhouse. Menu ini bervariasi dan menarik bagi kelompok semua selera dan usia, untuk liburan dan untuk bisnis. Dalam bulan-bulan hangat teras atap menambahkan dimensi lain. Ini adalah tempat yang bagus untuk kelompok mendapatkan-bersama. Advance pemesanan sangat penting. (Pragueexperience.com)

Lihat juga:
Hanamasa
Soto

Minggu, 14 November 2010

Soto Mencos H. Sarnadi

Jangan mengaku penggila Soto kalau belum mencicipi soto yang satu ini. Kuah yang berwarna kuning kecokelatan sedikit kental dengan isian dengkul dan kaki sapi yang empuk gurih kenyil-kenyil. Taburan emping, kerupuk aci, irisan daun bawang dan bawang goreng membuat rasanya makin dahsyat! Bersiap-siaplah mengusap butiran keringat yang berlelehan!

Mendung yang menggelayuti Jakarta sejak pagi semakin menguatkan niat saya untuk 'nyoto' siang ini. Hmm..bayangan Soto kaki sapi yang sudah terkenal di daerah Paseban pun terlintas di benak saya. Dengan segera saya meluncur ke kawasan Paseban, Percetakan Negara, Jakarta Pusat.

Setibanya di sana ternyata warung sederhana milik H. Sarnadi ini sudah disesaki pengunjung. Untung saja masih tersisa satu tempat lagi untuk saya. Warung Soto Mencos H. Sarnadi ini memang sudah terkenal sejak lama, kurang lebih sudah 40 tahun. Tak heran jika warung ini tak pernah sepi pengunjung meskipun buka hingga pukul 8 malam.

Tumpukan dengkul dan urat kaki sapi yang sudah direbus dan dipotong-potong berada di sebuah lemari kaca. Warnanya kekuningan karena pada saat merebus sudah dicampur dengan bumbu rempah selama kurang lebih 6 jam. Sehingga bumbu sudah meresap dengan baik kedalam dagingnya.

Umumnya Soto Betawi memakai daging dan jeroan sapi (babat, paru, iso dan limpa) tetapi Soto yang satu ini justru mengandalkan dengkul, urat kaki sapi sebagai isiannya. Tentu saja bagian yang kenyil-kinyil, alot dan tak ada daging sama sekali ini perlu perlakuan khusus saat mengolahnya. Warung soto Mencos ini membuktikan bahwa yang sepelepun bisa jadi sedap tak terkira!

Soto disajikan dalam mangkuk sedang bersama dengan sepiring nasi putih hangat bertabur bawang goreng yang royal membuat saya semakin tak sabar untuk segera menyantapnya, sluurrp! Sambal cabai rawit dan acar mentimun wortel dalam stoples kaca plus irisan jeruk limau disediakan sebagai condiment yang bebas diambil sepuasnya.

Warna kuning kecokelatan sangat mendominasi warna kuah Soto-nya. Selain kaki sapi yang banyak, irisan daun bawang, tomat, emping dan kerupuk aci yang ditaburi diatasnya menambah rasa gurih Soto mencos ini. Saat kuahnya sampai di lidah, hmm.. rasa gurih dan rasa daging yang kuat langsung menyergap tenggorokan.

Apalagi setelah diaduk dengan sedikit kucuran jeruk limau dan sambal rawit merah, hmm.. rasa sedikit asam dan pedas plus aroma jeruk limau membuat rasanya makin hebat! Kuah santannya yang berwarna kuning kecokelatan ini agak sedikit kental. Rasa gurih pun cukup meresap ke dalam daging kaki sapinya. Teksturnya empuk kenyil-kenyil sama sekali tidak ada perlawanan saat dikunyah. Tambah enak saat disantap dengan nasi putih hangat dan juga acar mentimun dan bawang merah, sungguh nikmat!

Dugaan saya rasa gurihnya kuah Soto-nya juga berasal dari santan. Meskipun menggunakan santan tak lantas membuat saya jadi eneg. Soto mencos ini juga masih teramasuk dalam salah satu jenis Soto Betawi. Kalau biasanya Soto Betawi berwarna putih karena menggunakan susu atau santan, Soto betawi yang ini menggunakan santan kental serta bumbu yang mengandung kunyit sehingga kuahnya berwarna kuning kecoklatan. Tapi ada juga Soto Betawi yang warnanya sedikit kemerahan karena memakai tambahan cabai merah.

Segelas teh tawar hangat pun segera menyapu jejak Soto di tenggorokan. O ya, di warung Soto mencos milik H. Sarnadi ini jangan membayangkan berbagai jenis minuman bisa dipesan sebagai pelepas dahaga. Di tempat ini setiap pengunjung diberikan teh tawar hangat secara cuma-cuma. Pilihan lainnya hanya es jeruk dan juga beberapa jenis minuman ringan. Cukup sederhana bukan?

Soal harga, warung Soto yang terletak di Jl. Percetakan Negara No.2D, Jakarta Pusat ini memasang tarif yang cukup ramah di kantong. Seporsi Soto mencos di hargai Rp 15.000,00 harga yang relatif terjangkau bukan? Nah, kalau bingung ingin makan apa siang ini, Soto mencos H. Sarnadi mungkin bisa jadi pilihan. Dijamin kemringet merasakan sensasi sedapnya! (Eka Septia / Odi - detikfood)

Lihat juga :
Wine
Ice cream

Jumat, 12 November 2010

Soto Campur Kuah Lorjuk

Jika Anda penggemar berat Soto, tak ada salahnya mencicipi hidangan yang satu ini. Soto campur lorjuk, Soto yang dicampur dengan kerang pisau yang banyak terdapat diwilayah Pesisir Pemekasan, Madura. Rasanya dijamin gurih dan sedap.

Tidak jauh berbeda dengan Soto pada umumnya, Soto lorjuk juga diberi irisan lontong, bihun, keripik tete dan taburan bawang goreng. Yang membedakan Soto campur lorjuk dengan Soto lainnya hanya pada kuahnya, yakni kuah lorjuk yang gurih karena disajikan bersama lorjuk sejenis kerang pisau yang biasanya hidup dipasir pantai.

Nanang Sofyanto salah seorang penikmat Soto lorjuk mengatakan, rasa Soto lorjuk berbeda dengan Soto lainnya. Karena ada campuran lorjuk serta kuah lorjuk sehingga Soto terasa gurih.

Hanifah penjual Soto campur lorjuk mengatakan, Soto campur lorjuk sangat diminati warga. Setiap hari tidak kurang dari 50 piring Soto dijualnya. Hanifah mengaku mendapatkan bahan baku lorjuk atau kerang pisau dari para nelayan di Pesisir Pantai Bundar Pamekasan.

Bagi Anda penggemar Soto, mungkin tidak ada salahnya bila berkunjung ke Pamekasan Anda bisa mencoba kenikmatan Soto campur lorjuk di Jalan Asem Manis kota Pamekasan. Terlebih lagi dengan hanya uang 4 ribu rupiah, Anda sudah bisa menikmati gurihnya kuah Soto lorjuk. (Ahmad Baehaqi/Dv/Ijs - Indosiar)

Lihat juga :
Sour Sally
Burger King

Kamis, 11 November 2010

Pelayan di Restoran Dim Sum

Dim Sum adalah praktek kuliner yang dapat ditelusuri kembali ke asal Kanton kuno. Diterjemahkan sebagai "menyentuh hati," Dim Sum telah menjadi pilihan yang semakin populer untuk sarapan santai atau makan siang. Ditawarkan di banyak restoran Cina otentik, Dim Sum terdiri dari bagian kecil makanan khusus yang ditawarkan pada gerobak atau baki yang dibawa ke meja Anda dengan server. Keindahan Dim Sum adalah bahwa hal itu dapat dinikmati oleh semua orang, dari pertemuan intim antara dua, untuk kelompok yang lebih besar dari pengunjung. Dim Sum memberikan kesempatan untuk rasa dan sampel dari berbagai hidangan. Berikut adalah beberapa tips untuk membuat pengalaman dim sum lebih nyaman untuk timer pertama.

Dim Sum Restaurant Seleksi
Jika baru untuk makan Dim Sum, pengunjung harus memeriksa dengan teman atau penduduk setempat yang sering Dim Sum perusahaan untuk rekomendasi. Memang benar bahwa tidak ada dua restoran dim sum yang persis sama. Diners yang makan Dim Sum secara teratur biasanya makan di beberapa lokasi, sering mengunjungi tempat favorit mereka lebih sering. Aturan umum, semakin ramai restoran-baik makanan, sering berlaku dalam kasus Dim Sum. Menawarkan beberapa restoran Dim Sum setiap hari sementara banyak tempat hanya menawarkan Dim Sum selama pagi khusus untuk jam sore pada akhir pekan. Restoran-restoran ini bisa sangat sibuk pada akhir pekan jadi bersiaplah untuk menunggu meja. Walaupun persembahan pokok dasar Dim Sum adalah sama di semua restoran, tempat masing-masing akan memiliki gaya yang unik persiapan. Selain itu, setiap lokasi Dim Sum bisa menawarkan hidangan khusus yang mungkin tidak ditemukan di tempat lain.

Dim Sum Pelayan
Karena server restoran ditugaskan untuk mendorong gerobak makanan dan membawa nampan untuk tabel yang berbeda, masing-masing tabel diberi pelayan dari yang minuman dan teh dapat dipesan. Setelah duduk, pelayan akan memperkenalkan dirinya dan mulai mengisi gelas meja dengan air. Pelayan juga dapat menjawab pertanyaan tentang harga dan membantu dengan wadah untuk mengepak sisa makanan (suite101 - Jacob Seykans).

Lihat juga:
Hanamasa
Soto

Selasa, 09 November 2010

Steak Punuk Sapi Bambino Cafe

Steak dari sapi mungkin sudah umum. Namun Steak dari daging punuk sapi ala Bambino Cafe di Garden Food Court & Cafe, di kawasan Jalan Catur, Palembang Square, berbeda. Kelembutan daging sapi yang disisipi lemak diantara daging menambah kelezatan.

Chef Wigo Adha Sukarno dari Bambino Cafe, menyajikannya dalam Farm Steak dan Bisteca Marinara. Dua menu itu menjadi andalan untuk para penikmat Steak di Kota Palembang. Selain itu juga aneka spaghetti seperti Bolognese Spaghetti dan jenis lainnya juga tersaji di cafe tersebut.

Menurut Wigo, daging dari punuk sapi merupakan daging yang paling lembut dari hewan tersebut. Bagian itu merupakan bagian tubuh sapi yang jarang dipergunakan untuk bekerja. “Jadi dagingnya lembut dan enak,” ujar Wigo yang didampingi General Manager Garden Food Court & Cafe M Taslim.

Kelezatan dari Farm Steak diramu dengan mash potatos atau kentang yang dibuat lembut. Selain itu diramu dengan jamur dan saus berbekyu. Hal tersebut ditambah dengan nikmatnya saus barbekyu kental yang siram diatas Steak.

Sedangkan Bisteca Marinara, dapat dirasakan kombinasi Steak deging sapi plus cumi dan udang. Marinara kurang lebih dapat diartikan sebagai seafood. Memang Bisteca Marinara memadukan daging sapi dengan cumi dan udang. Rasa seafood pun terasa disela-sela daging sapi yang lembut.

Bila ingin menambahkan rasa pedas bagi penikmat masakan pedas, tidak ada salahnya menambahkan sambal. Wigo meyakinkan hal itu tidak akan mengurangi nikmat Steak tersebut bagi penikmat masakan yang pedas. Sajian Farm Steak dengan harga Rp 40 ribu per porsi, Bisteca Marinara seharga Rp 45 ribu per porsi serta menu lain di Bambino Cafe, dapat dinikmati sekitar pukul 15.00 hingga 22.00. Alasannya makanan tersebut bukan makanan utama, tetapi makanan yang dikonsumsi diluar waktu makan. (soegeng - sriwijaya post)

Lihat juga :
Sushi
Soto

Senin, 08 November 2010

Soto Gebrak Margonda

Warung Soto tersebar di mana-mana. Penjual satu dan lainnya berusaha menyajikan racikan bumbu dan olahan yang bisa memikat lidah tamu. Rasa sedap diyakini jadi faktor ampuh untuk menjaga kesetiaan lidah. Namun di tengah persaingan yang kuat, faktor tadi dirasa tak cukup. Perlu ada sensasi lain agar tercipta ciri tersendiri.

Brak!!! Suara bantingan botol kecap yang beradu dengan papan kayu amat memekakkan telinga. Gelegarnya nyaris memenuhi seluruh ruang makan sederhana itu. Buat yang tak biasa, suara ini jelas bikin kaget. Hasil benturan tadi lumayan membuat jantung berpacu di atas rata-rata.

Seorang yang belum pernah berkunjung ke rumah makan ini sempat kaget waktu mendengar benturan ini. ”Brakk!!!” Suara benturan botol kembali menggelegar.

Kalau sempat mampir ke Soto Gebrak Cabang Margonda, boleh jadi Anda akan dapat kehebohan yang sama. Asalkan jangan marah, gebrakan botol kecap akan mendapat sambutan ”meriah”. Suasana pun menjadi heboh.

”Biasanya, kalau ada tamu yang belum pernah datang ke sini, kaget dan langsung marah setelah mendengar gebrakan itu,” ujar cak Ratno Subagyo (39), pemilik Soto Gebrak cabang Margonda Raya.

Untuk itu cak Ratno Subagyo, anak pertama dari cak Anton, begitu bapak tiga anak itu disapa, sudah menulis besar-besar moto rumah makan ini, ”Senyum boleh, marah jangan.”

“Perjalanan Soto gebrak dimulai pada tahun 1973. Cak Anton memulainya dengan membuka warung kaki lima, di Jalan Setiabudi Raya. Kira-kira ada di belakang gedung Chaze Plaza. Pada 1981, tempat berdagang pindah ke depan SMUN 3. Selain di Setiabudi, Soto gebrak bisa ditemui di Jalan Tebet Utara I, Kalibata Raya dan Margonda Raya ini,” ungkapnya.

Nama itu mulai resmi dipakai sejak tahun 1991. Agar tak dijiplak, nama ini sudah masuk daftar paten. Sedangkan bunyi gebrakannya sendiri sebagai pertanda bahwa pesanan Soto sudah siap diantar kepada pengunjung.

Popularitas Soto ini terdongkrak karena sering ditongkrongi pelawak dari Grup Srimulat. Dari Alm. Subagyo, Kardjo ACDC, Tessy, Basuki, dan seterusnya. Waktu itu, tiap kali habis manggung di Ancol, mereka selalu makan di tempat Cak Anton.

Tertarik untuk mencicipinya? Datang dan duduklah lalu lihat daftar menu diatas meja. Anda dapat memilih jenis soto yang diinginkan. Ada Soto, daging, Soto ayam, Soto campur jeroaan.

Sebagai pelengkap Soto, ada pula berbagai jenis gorengan yang tersaji di atas meja makan, misalnya Sate usus, Sate telur, Sate empal, telur asin, perkedel. Untuk minumnya tidak ada yang istimewa dari es the manis, es jeruk, marqisa, lemon tea, juice tomat, juice alpukat, teh botol, dan aneka soft drink.

Saat Soto diantar pelayan, terlihat kuah Soto berwarna kekuningan dan tidak menggunakan santan. Inilah ciri khas Soto asal Jawa Timur. Diakui oleh Cak Ratno, dia memang ingin menunjukkan budaya dan makanan khas asal daerahnya.

Kuah Soto sangat terasa bumbunya. Dagingnya sangat empuk dan cocok disantap bersama gorengan yang tersedia. Satu porsi Soto dibandrol dengan harga Rp13 ribu s/d Rp15 ribu, plus nasi. Harga yang cukup murah demi menikmati cita rasa Soto yang lezat sekaligus merasakan kaget!(Pasha Ernowo//nov - okefood)

Lihat juga :
Dim Sum
Sate

Soto Betawi Umar Idris

Sebagai makanan khas Jakarta, Soto betawi memang telah menjadi salah satu santapan yang disukai. Kuah santan yang putih dan potongan daging empuk disajikan panas, sangat cocok untuk bersantap di musim hujan dan udara dingin. Salah satu tempat yang menjual Soto betawi adalah Soto Betawi Umar Idris yang terletak di daerah Petamburan, tepatnya di Jalan KS Tubun No.15 B, Petamburan, Jakarta.

Letak Soto Umar Idris tidak terlalu sulit untuk ditemukan, khususnya bagi Anda yang sering mengunjungi daerah Slipi. Terletak sekitar 100 meter di seberang Hotel Santika Petamburan, Anda akan melihat spanduk yang bertuliskan "Soto Betawi Umar Idris". Tempat makan Umar Idris memang tidak besar, hanya berkapasitas sekitar 30 orang pengunjung. Ada sekitar 6 meja panjang yang akan menjadi tempat bersantap Anda. Walaupun sederhana, tidak berarti tidak dapat menyajikan makanan yang nikmat, karena Soto ini sudah digemari sejak tahun 1970-an.

Saat pertama kali masuk, Anda dapat langsung ke meja belakang yang berisi daging, jeroan dan babat daging sapi. Jadi Anda dapat menentukan sendiri isi Soto dan banyak sedikitnya daging dalam Soto. Selesai memilih, pelayan akan memotong-motong daging pilihan Anda kemudian menyiramnya dengan kuah putih yang panas. Ditambah bawang goreng, daun seledri, emping dan perasan jeruk limau, sehingga Soto ini semakin kelihatan menarik untuk segera disantap.

Kenikmatan Soto langsung dapat dinikmati dari kuah Soto yang terasa gurih dan nikmat karena pembuatnya menambahkan susu untuk rasa gurihnya. Kenikmatan lain didapat dari empuknya potongan daging yang tidak akan menyusahkan Anda untuk memakannya. Anda dapat menambahkan perkedel, emping atau keripik tempe sebagai pelengkap Soto Anda. (kumpulan.info)


Lihat juga :
Dim Sum
Sour Sally

Minggu, 07 November 2010

Wine dan Jenis-Jenis Wine

Wine merupakan minuman bergizi dan banyak manfaatnya bagi kesehatan. Minuman ini dapat menurunkan kolesterol darah, mengurangi berat badan, mampu menangkal kanker, dan membuat jantung sehat.

Bagi masyarakat Indonesia, Wine identik sebagai minuman kelas atas. Padahal, Wine merupakan minuman yang sangat bermanfaat bagi kesehatan. Wine termasuk minuman beralkohol yang dihasilkan dari fermentasi buah-buahan. Buah yang paling umum digunakan sebagai bahan baku pembuatan wine adalah buah anggur. Buah-buahan lainnya, seperti plum, elderberry, maupun blackcurrant juga dapat digunakan.

Buah anggur secara alami dapat menghasilkan wine dengan kualitas terbaik, walaupun tanpa penambahan gula, asam, enzim, maupun zat gizi lainnya. Jenis anggur yang biasa digunakan sebagai bahan baku Wine adalah anggur Eropa, Vitis vinifera. Selain itu, Wine juga dapat dibuat dari spesies Vitis labrusca, Vitis aestivalis, Vitis muscadinia, Vitis rupestris, Vitis rotundifolia, dan Vitis riparia yang tumbuh subur di Amerika Utara.

Wine yang terbuat dari buah-buahan selain buah anggur dikenal sebagai fruit Wine atau country Wine. Wine juga dapat terbuat dari pati seperti barley wine, rice wine, dan sake (minuman khas Jepang). Ada juga Wine yang terbuat dari hasil distilasi yang disebut sebagai brandy.

Jenis Wine
Kata Wine berasal dari bahasa Inggris tua, yaitu win, yang berarti “menang”. Pada zaman dahulu, minuman ini digunakan sebagai minuman kehormatan bagi para raja. Hingga kini Wine memang sering digunakan untuk merayakan suatu momentum atau keberhasilan, ataupun tahun baru.

Asal usul Wine diperkirakan berasal dari Eropa dan populer di seluruh dunia akibat penjelajahan. Minuman ini juga sering disebut sebagai minuman Misionaris karena Wine juga digunakan dalam perayaan ekaristi pemeluk agama Katolik.

Penghasil Wine terbesar di dunia adalah Perancis, disusul Italia, Spanyol, dan Amerika Serikat. Cina juga merupakan salah satu dari sepuluh negara penghasil Wine dunia.

Ada banyak jenis Wine. Namun, yang paling populer adalah Wine merah (red Wine) dan Wine putih (white Wine). Wine merah terbuat dari anggur merah yang difermentasi bersama kulitnya. Wine merah biasanya disajikan bersama daging merah ataupun spageti. Sementara itu, Wine putih dapat dibuat dari anggur warna apa pun karena kulit anggurnya dipisahkan selama proses fermentasi.

Wine putih biasanya lebih manis rasanya dan disajikan bersama daging putih, seafood, dan daging unggas. Rose Wine juga termasuk salah satu jenis Wine yang terkenal. Warnanya merah muda seperti bunga mawar.

Sparkling Wine, seperti sampanye, merupakan jenis Wine yang mengandung karbon dioksida. Untuk menghasilkan Wine bersoda seperti ini, buah anggur harus difermentasi sebanyak dua kali. Minuman ini paling sering disajikan pada saat jamuan makan malam formal ataupun pesta pernikahan. Sparkling Wine dapat berupa red Wine, white Wine, ataupun rose Wine.

Beberapa Wine tradisional di Eropa termasuk sparkling Wine seperti sekt atau schaumwein (Jerman), cava (Spanyol), spumante atau prosecco (Italia). Selain itu, juga dikenal wine yang difortifikasi dengan gula agar lebih manis, salah satunya brandy.

Selain itu, masih ada table Wine yang tergolong Wine ringan. Di Eropa, batas alkohol table Wine 8,5-14 persen. Dessert Wine merupakan salah satu Wine yang juga cukup populer di Asia karena rasanya manis. Wine yang tergolong dessert Wine adalah port Wine, sweet sherry, tokaji (tokay), sauternes, dan muscatel. Aperitif Wine juga cukup diminati dan biasanya dikonsumsi sebelum makan daging untuk memperkuat flavor. (gaya hidup sehat - kompas)


Lihat juga :
Dim Sum
Soto

Jumat, 05 November 2010

Sate Ondomohen dari Surabaya

Pernahkah makan Sate Kelapa? Kenikmatan menyantap Sate akan semakin bertambah dengan lumuran bumbu kacang yang gurih dan tidak terlalu pedas. Asih mengatakan bumbu Sate memang sengaja diracik tidak pedas atas permintaan banyak konsumen. “Cabai kami sertakan di pinggir bumbu, tetapi apabila ada pelanggan yang suka dengan rasa pedas, kami buatkan yang pedas pol dengan tambahan 25 cabai, bahkan lebih,” katanya.

Pengunjung yang mencicipi Sate usus tentunya akan menikmati cita rasa yang sensasional karena rasa ususnya seperti daging dan sama sekali tidak amis. Begitu pun halnya dengan Sate sumsum yang terasa tidak enek serta lumer di mulut seperti ketika menyantap cokelat.

Apabila konsumen penasaran dengan menu Sate sumsum, sebaiknya datang sebelum jam makan siang agar tidak kehabisan. Menu lain yang pantas dicoba adalah Sate otot. Meski Sate berbahan otot sapi, rasanya tidak alot. Kelezatan rasa aneka Sate yang disajikan di depot Ibu Asih itu tidak lepas dari cara memasaknya.

Sebenarnya, menurut Asih, proses memasak Sate ondomohen terbilang sederhana. Setelah dipotong-potong, daging lulur dalam diurap-urap (dicampur) dengan parutan kelapa kemetan atau kelapa dengan tingkat kematangan sedang dan bumbu rahasia. Campuran tersebut selanjutnya dibiarkan selama beberapa waktu hingga bumbu meresap.

Kelapa kemetan sebelumnya dicampur dengan bawang merah, bawang putih, garam, dan kunyit. “Untuk Sate sumsum, usus, dan otot, caranya sama, hanya ramuan bumbunya ditambah bumbu rujak. Usus dan otot juga sebelumnya harus direbus selama satu setengah jam agar empuk,” terang Asih.

Setelah proses perebusan selesai, potongan-potongan daging siap ditusuk dan dibakar. Agar Sate matang dan empuknya merata, tutur Asih, proses pembakaran harus dilakukan dengan cepat dan sering dibolak-balik. Khusus untuk poya, parutan kelapa disangrai lalu diberi bumbu rahasia, dan selanjutnya dibiarkan kering.

Setelah itu poya ditumbuk agar lebih halus untuk campuran nasi hangat. Seluruh proses memasak itu dilakukan di dapur rumah Asih di Gang Ondomohen, Jalan Walikota Mustajab. Menurut Asih, setiap harinya, dia menghabiskan sekitar 1 kuintal lulur dalam, 2 kilogram gajih, dan 5 kilogram usus.

Sementara itu, lebih dari 40 butir kelapa dia olah, baik untuk parutan pada daging Sate maupun dijadikan poya. Menyantap Sate di depot Ibu Asih tidak lengkap rasanya jika tidak ditemani kerupuk puli. Kerupuk yang terbuat dari tepung terigu dan berbumbu bawang putih itu dijual seharga 1.000 rupiah per bungkus.

Kerupuk yang terasa gurih tapi tidak terlalu asin itu merupakan kombinasi yang pas untuk melengkapi rasa manis bumbu Sate. Selain karena Sate nya, kebanyakan pengunjung tertarik akan minuman teh yang disajikan di Depot Ibu Asih. Di sana tersedia dua macam minuman teh, yakni teh hangat dan dingin.

Menurut Asih, rasa minuman teh di tempatnya memang berbeda karena diracik dari dua jenis teh yang berbeda. “Banyak pengunjung yang menyukai teh racikan kami, bahkan ada yang membawanya ke Singapura untuk oleh-oleh,” pungkas dia. (koran jakarta)


Lihat juga :
Sushi
Soto

Kamis, 04 November 2010

Dim Sum, camilan yang bisa untuk sarapan


Hong Kong atau Kantonis menyukai semua jenis makanan. Dari kaki ayam, ubur-ubur hingga telinga babi bisa Anda temui di sana.

Ada pun makanan Hong Kong yang sangat terkenal, yaitu Dim Sum. Dalam bahasa Kantonis Dim Sum berarti makanan kecil" dan biasanya disajikan untuk sarapan. Bahan dasar makanan ini adalah olahan daging cincang atau udang serta sayuran yang dibungkus membentuk pangsit dengan ukuran yang kecil. Setelah proses pembungkusan selesai, makanan itu dikukus dalam dandang bambu yang besar.

Beberapa makanan yang bisa menemani Dim Sum adalah Bakpao, Siomai dan juga Fung Zau. Sedangkan minuman yang paling tepat menurut orang Kanton adalah yamcha (tradisi minum teh).

Beberapa restoran di Hong Kong yang menyajikan menu Dim Sum adalah Superstar Seafood, Times Square, Causeway Bay "Dim Sum" Happy Valley di Jalan Sing Woo. Namun demikian, makanan khas Hongkong ini juga tidak hanya disukai oleh orang Hongkong, tapi orang Indonesia pun menyukainya.

Rasanya yang pas di lidah, membuat Dim Sum menjadi makanan yang cocok untuk sarapan di pagi hari atau camilan di malam hari. Dim Sum juga cocok untuk disantap sebagai pendamping minuman teh. Sudah banyak restoran yang menyediakan Dim Sum saat ini. Tidak jarang pula, restoran-restoran tersebut hanya menyajikan Dim Sum sebagai menu utama mereka. Hal ini dilakukan untuk memuaskan para penikmat makanan mungil dari negara Hongkong tersebut. (rmb - media indonesia)


Lihat juga :
Wine
Soto

Minggu, 31 Oktober 2010

Jenis-jenis Minuman Wine Merah

Carbenet Sauvignon
Jika Wine putih / hijau nya yang populer dengan Carbenet Chardonnay Sauvignon dapat dikatakan bintang jenis wine merah. Alasannya adalah karena sebagian jenis wine mudah tumbuh di daerah beriklim sedang hangat dan pemeliharanya 'rewel' tidak. Banyak hasil di Perancis (Bordeaux), Italia, Amerika Serikat (California), Chile, Australia dan Afrika Selatan. blackberry karakter buah yang kuat dan juga memiliki tingkat yang lebih tinggi tanin (rasa Sepat) tinggi dibandingkan dengan jenis lain anggur. Tidak jarang para penggemar menjuliki Carbenet Sauvignon anggur sebagai anggur yang keras kepala dan tangguh.

Pinot Noir
Di antara berbagai jenis anggur, Pinot Noir dapat dikatakan sebagai budidaya anggur yang paling sulit. Menariknya meskipun jenis yang sama Pinot Noir tetapi rasa dan karakter dari anggur yang dihasilkan bisa berbeda. Yohan Handoyo dalam bukunya menyebut anggur ini memiliki kepribadian ganda. Karakter Pinot Noir kadang-kadang saja menerbitkan stroberi saja, tetapi ketika diproses, lebih khusus blackcerry karakter, coklat (gelap), jamur (jamur) sampai cerutu juga akan kita dapatkan. Tapi justru karakter Pinot Noir yang tidak mudah ditebak membuat jenis anggur yang dijual di pasar. Karena pecinta wine akan bisa mendapatkan kejutan yang tak terbayangkan coba meskipun Pinot Noir. Ini anggur yang baik jesnis berasal dari Prancis (Burgundy dan Champagne), California (Oregon), Australia, Selandia Baru dan Chile. Bicara dalam hal warna, warna Pinot Noir memiliki lebih muda dari Carbenet Sauvignon, bahkan begitu puas tanin nya yang bisa dikatakan lebih lembut.

Shiraz
Banyak diproduksi di Australia, Afrika Selatan, Prancis (yang terkenal dari Lembah Rhone), USA (California) juga Chili. Di Perancis, Syrah Shiraz disebut dengan nama, jadi Shiraz dan Syrah adalah sama. Memiliki berbagai rasa dan satu adalah karakter cirri kkasnya lada hitam dan lada putih dia. Ada juga karakter coklat (gelap), violet, kopi, tembakau, cerutu, vanili sampai karakter daging binatang liar (game).

Merlot
Adalah jenis anggur yang menghasilkan anggur rasa lembut. Menurut para ahli, anggur, Merlot adalah sepasang anggur diproduksi oleh Carbenet Sauvignon (kuat). Pertumbuhan ini tidak jauh dari memproduksi Carbenet Sauvignon, yaitu di daerah Perancis, Italia, Chile, Argentina, Australia, Afrika Selatan dan Amerika Serikat (California). Ini mengandung tanin yang lembut dan karakter buah seperti kismis hitam, blackberry, stroberi, plum hingga karakter tembakau, kopi dan cokelat lembut.

Sumber: seleramagazine

Lihat juga : Soto, Sour Sally

Jenis-Jenis Soto

Salah satu cara untuk mengetahui jenis-jenis soto adalah berdasarkan tempat asalnya. Banyak tempat atau daerah-daerah memiliki jenis soto nya masing-masing :

* Soto Betawi, terbuat dari daging sapi atau jeroan sapi, dimasak dalam susu sapi putih atau kaldu santan, dengan kentang goreng dan tomat.* Soto Bandung, soto daging sapi yang dicampur dengan potongan lobak.
* Soto Medan, ayam / babi / sapi / soto jeroan ditambah dengan santan dan disajikan dengan kentang perkedel. Potongan-potongan daging digoreng sebelum disajikan atau dicampur.
* Soto Padang, kaldu sapi soto dengan irisan daging sapi goreng, bihun (bihun beras), dan Kentang Perkedel (kentang tumbuk goreng).
* Soto Banjar, dibumbui dengan serai dan sambal panas asam, disertai dengan kue kentang.
* Soto Makassar atau coto Makassar, soto daging sapi dan jeroan direbus dalam air yang digunakan untuk mencuci beras, dengan kacang goreng.
* Soto Madura atau soto Sulung soto Ambengan /, dibuat dengan baik daging sapi, ayam atau jeroan, dalam kaldu transparan kekuningan.
* Soto Semarang, soto ayam yang dibumbui dengan kemiri dan sering dimakan dengan sate kerang (kerang pada tongkat)
* Soto Kudus, dibuat dengan daging kerbau karena tabu lokal konsumsi daging sapi.*Soto Lamongan,  makanan jalanan yang populer di berbagai daerah metropolitan Indonesia, sebuah variasi dari soto Madura.
* Soto Pekalongan atau tauto Pekalongan, dibumbui dengan tauco.
* Banyumas soto atau sroto Banyumas atau sroto Sokaraja, dibuat khusus oleh sambal kacang tanah, biasanya dimakan dengan ketupat.
* Kediri soto, soto ayam yang diberi santan.
* Ambon soto terbuat dari ayam dan kaldu, rasa dan diwarnai dengan kunyit, jahe, lengkuas, bawang putih, serai, dan banyak rempah-rempah. Disajikan dengan nasi, taburan taoge, suwiran ayam, soun, daun seledri cincang, bawang merah goreng keemasan, kentang goreng, kecap manis, saus panas, dan kroket kentang kecil. 


See also : burger king