Inilah menu rumahan ala Jepang: semangkuk nasi organik dan lauknya berupa hidangan okazu atau ikan laut semacam makarel, salmon, atau tuna yang dipanggang atau digoreng dengan bumbu saus miso, dashi, atau kecap Jepang.
Untuk pelengkapnya, ada asinan, sup, dan sayuran. Atau bisa juga dicoba hidangan serupa dengan ikan makarel panggang yang disajikan dengan parutan lobak Jepang.
Lho, kok hidangan itu tak berbeda dengan hidangan rumahan Indonesia, ya? Apa kabar Sushi, sashimi, dan sukiyaki khas Jepang yang mendunia itu? Nanti dulu, ada cerita menarik dari Restoran Ootoya, tempat makanan rumahan ala Negeri Sakura ini dihidangkan.
"Memang masakan rumahan orang Jepang sebenarnya tak jauh berbeda dengan masakan Indonesia. Kebanyakan hidangan ikan hanya dibedakan oleh bumbu dan jenis ikannya," kata Shienny Lie, Manajer Operasional Rumah Makan Ootoya, di Plaza Indonesia, Kamis pekan lalu.
Set hidangan okazu ini, menurut Shienny, merupakan masakan rumahan paling umum di seluruh kepulauan Jepang. Sementara tak semua orang Jepang menyantap sushi, sashimi, atau sukiyaki setiap hari.
"Sushi, sashimi, dan sukiyaki adalah menu khusus yang dimakan orang Jepang pada waktu tertentu," kata Shienny. Sushi dan sashimi umumnya dihidangkan pada jamuan makan malam resmi. Sedangkan sukiyaki adalah masakan yang dinikmati pada hari terdingin dalam setahun di negara empat musim itu.
Selain okazu, hidangan mi (men-rui) sering dikonsumsi dalam keseharian masyarakat Jepang. Salah satunya Miso Nikumi Udon. Untuk menu ini, Toyokazu Ikeda, chef kepala di Rumah Makan Ootoya, menjelaskan cara pembuatannya.
"Udon dimasak dengan menggunakan dua macam pasta miso. Kemudian direbus dengan caisim, shitake, ayam panggang, daun bawang, wortel, tahu, sawi putih, dan dihiasi dengan telur setengah matang di atasnya," katanya. Rasanya, hmm... khas mi Jepang dengan kuah manis-asam.
Ada pula masakan bergaya donburi (satu mangkuk nasi dengan topping sayur dan lauk). Chicken Katsu Tojidon disediakan dalam mangkuk nasi dengan ayam goreng tepung yang disiram dengan campuran saus, bawang bombai, dan telur. Di antara semua menu yang Tempo coba, menu yang mirip nasi goreng ini tampaknya bakal paling cocok bagi lidah orang Indonesia.
Hidangan nabe (kukusan) dan yaki (panggang dan goreng) seperti tersedia. Menurut Shienny, bangsa Jepang menyantap makanan yang relatif sederhana dalam kesehariannya. "Tapi disiapkan secara cermat dari sisi gizi atau jumlah kalori makanan. Ini yang jadi keunggulan masakan Jepang," kata dia.
Rumah Makan Ootoya didirikan oleh Mitsumori Eiichi di Stasiun Subway Ikebukuro, Tokyo, pada 1958. Franchise ini telah berkembang menjadi 250 outlet yang tersebar di Asia tahun ini, tiga di antaranya di Indonesia, berlokasi di Senayan City, Pacific Place Mall, dan Plaza Indonesia.
Meskipun Ootoya merupakan rumah makan franchise, penyajiannya berbeda dengan rumah makan franchise lainnya. "Masakan baru dimasak setelah dipesan, made to order. Jadi masakan akan tetap segar ketika dihidangkan," kata Shienny.
Baru-baru ini, Ootoya juga menyediakan menu sushi dan sashimi untuk pelanggannya. "Sushi dan sashimi bukan menu harian orang Jepang. Tapi, karena banyaknya permintaan, kami menyediakan menu ini," kata Shienny. Soal harga, Rumah Makan Ootoya mematok banderol makanan mereka Rp 30-70 ribu. | AMANDRA MUSTIKA MEGARANI
Sushi Vs Sashimi
Keistimewaan sushi serta sashimi terletak pada teknik memotong dan kesegaran ikannya. Toyokazu Ikeda, chef kepala di Rumah Makan Ootoya, menunjukkan demo memasak sushi dan sashimi dalam media gathering pekan lalu.
"Perbedaan antara sushi dan sashimi terletak pada nasi. Sushi selalu dipasangkan dengan nasi, sementara sashimi dapat langsung dinikmati dengan cuka atau wasabi," kata Ikeda dalam bahasa Indonesia yang cukup fasih.
Perbedaan lainnya terletak pada tebalnya potongan ikan. "Untuk sashimi, potongannya berjarak 50 milimeter, sementara sushi tak lebih dari 5 milimeter." Ootoya menyediakan sashimi dan kaisendon (seafood mix) yang dihidangkan bersama wasabi, cuka, dan saus.
Ada berbagai jenis sushi. Ootoya menyediakan sushi jenis nigiri dan maki. Nigirizushi adalah potongan daging sushi yang ditempelkan di atas ikan. Adapun makizushi dibuat dengan cara menggulung daging sushi dan nasi dengan bantuan rumput laut kering (nori) serta tikar bambu.
Daging sushi dan sashimi bermacam-macam: dari udang, tuna, cumi, salmon, bawal mutiara, sampai gurita. "Khusus untuk gurita, tidak boleh dimakan mentah. Harus matang benar," kata Ikeda. Kalau tak matang, daging gurita--yang konon bermanfaat untuk membuat pria perkasa--bisa membuat tubuh gatal-gatal. | AMANDRA MM
Sumber : tempointeraktif.com
Lihat juga:
Sate
Steak
Tampilkan postingan dengan label sate. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label sate. Tampilkan semua postingan
Rabu, 01 Desember 2010
Senin, 29 November 2010
Manfaat Sate Kelinci
Kalangan wisatawan lokal meminati Sate kelinci yang dijual di Yogyakarta, karena diyakini daging hewan itu mempunyai kandungan nutrisi, tidak mengandung kolesterol, dan bisa menyembuhkan sejumlah penyakit.
"Kalangan wisatawan lokal asal Jakarta, Magelang, dan Solo meminati sate kelinci. Para pembeli saat liburan akhir pekan dan liburan sekolah sangat ramai. Rata-rata sehari bisa mencapai 50 hingga 60 pembeli," kata Tukirah, penjual sate kelinci di daerah Bantulan, Sleman, Sabtu (23/10/2010).
Menurut dia, sate kelinci memilki rasa berbeda dengan sate lain karena mempunyai manfaat bagi kesehatan, menyembuhkan vertigo, meningkatkan stamina, dan otak kelinci bisa menyuburkan rahim perempuan.
"Kami tidak kesulitan memperoleh kelinci untuk membuat satai karena sudah berlangganan dengan para peternak kelinci di pasar di beberapa daerah di Yogyakarta," katanya.
Ia mengatakan umur kelinci memengaruhi kualitas daging. Jika umur semakin tua, maka daging kelinci akan terasa keras. Untuk pembuatan satai kelinci hanya menggunakan kelinci yang masih berumur delapan hingga sembilan bulan.
"Kami sementara ini hanya membuka warung satai kelinci di rumah dan tidak membuka cabang di derah lain. Berjualan dimulai pukul 17.00 WIB hingga 23.00 WIB. Namun jika saat liburan sekolah dan akhir pekan hanya sampai pukul 21.00 WIB karena suasana pengunjung sangat ramai," katanya.
Dia mengatakan harga jual satai kelinci relatif murah hanya Rp 11.000 per porsi. Satai disajikan dengan nasi, bumbu kacang, dan sambal kecap. Dengan mematok harga terssebut, mampu memperoleh pendapatan sekitar Rp 100.000 hingga Rp 200.000 dalam satu hari.
Tukirah mengatakan dalam sehari mampu menghabiskan lima ekor kelinci untuk dijadikan sate. "Jika saat liburan sekolah dan akhir pekan, kami malah mampu menghabiskan 10 ekor kelinci," kataya.
Seorang pembeli sate kelinci asal Klaten, Jawa Tengah, Vira Yustina mengatakan sate kelinci mengadung protein hewani, nutrisi, dan bisa menyembuhkan sejumlah penyakit.
"Yang saya tahu daging kelinci ini dapat mengobati penyakit vertigo dan bagian otak kelinci berkhasiat menyuburkan rahim perempuan," katanya.
Ia mengatakan setiap satu minggu sekali dirinya menyempatkan diri datang ke Yogyakarta hanya untuk menikmati satai kelinci ini. "Setiap satu minggu sekali, saya rutin menyempatkan diri untuk menyantap satai kelinci karena rasa dagingnya unik dan berbeda dengan rasa satai jenis lain dan mempunyai manfaat bagi kesehatan," katanya. (luc/Ant)
Sumber : wartakota.co.id
Lihat juga:
Wine
Burger King
"Kalangan wisatawan lokal asal Jakarta, Magelang, dan Solo meminati sate kelinci. Para pembeli saat liburan akhir pekan dan liburan sekolah sangat ramai. Rata-rata sehari bisa mencapai 50 hingga 60 pembeli," kata Tukirah, penjual sate kelinci di daerah Bantulan, Sleman, Sabtu (23/10/2010).
Menurut dia, sate kelinci memilki rasa berbeda dengan sate lain karena mempunyai manfaat bagi kesehatan, menyembuhkan vertigo, meningkatkan stamina, dan otak kelinci bisa menyuburkan rahim perempuan.
"Kami tidak kesulitan memperoleh kelinci untuk membuat satai karena sudah berlangganan dengan para peternak kelinci di pasar di beberapa daerah di Yogyakarta," katanya.
Ia mengatakan umur kelinci memengaruhi kualitas daging. Jika umur semakin tua, maka daging kelinci akan terasa keras. Untuk pembuatan satai kelinci hanya menggunakan kelinci yang masih berumur delapan hingga sembilan bulan.
"Kami sementara ini hanya membuka warung satai kelinci di rumah dan tidak membuka cabang di derah lain. Berjualan dimulai pukul 17.00 WIB hingga 23.00 WIB. Namun jika saat liburan sekolah dan akhir pekan hanya sampai pukul 21.00 WIB karena suasana pengunjung sangat ramai," katanya.
Dia mengatakan harga jual satai kelinci relatif murah hanya Rp 11.000 per porsi. Satai disajikan dengan nasi, bumbu kacang, dan sambal kecap. Dengan mematok harga terssebut, mampu memperoleh pendapatan sekitar Rp 100.000 hingga Rp 200.000 dalam satu hari.
Tukirah mengatakan dalam sehari mampu menghabiskan lima ekor kelinci untuk dijadikan sate. "Jika saat liburan sekolah dan akhir pekan, kami malah mampu menghabiskan 10 ekor kelinci," kataya.
Seorang pembeli sate kelinci asal Klaten, Jawa Tengah, Vira Yustina mengatakan sate kelinci mengadung protein hewani, nutrisi, dan bisa menyembuhkan sejumlah penyakit.
"Yang saya tahu daging kelinci ini dapat mengobati penyakit vertigo dan bagian otak kelinci berkhasiat menyuburkan rahim perempuan," katanya.
Ia mengatakan setiap satu minggu sekali dirinya menyempatkan diri datang ke Yogyakarta hanya untuk menikmati satai kelinci ini. "Setiap satu minggu sekali, saya rutin menyempatkan diri untuk menyantap satai kelinci karena rasa dagingnya unik dan berbeda dengan rasa satai jenis lain dan mempunyai manfaat bagi kesehatan," katanya. (luc/Ant)
Sumber : wartakota.co.id
Lihat juga:
Wine
Burger King
Minggu, 28 November 2010
Selling Chicken Sate and Goat Sate
There are a variety of Sate from various regions in Indonesia. Among others, satay chicken and mutton sate. Sate chicken and goat satay can be enjoyed with two kinds of spices, namely peanut sauce and seasoning sauce.
Sate chicken and lamb kebabs are usually sold with soup or curry goat, which is made by using a mixture of bone and meat goat that is not used as skewers.
Meat goats are used for satay is usually the thighs because the more tender, so much better. Processing of meat goats must be careful not hard to sate. Before baking, goat meat should be wrapped using papaya leaves to make it more tender. Young lamb is also more lenient than the old goat meat. The range of age of young goats goat sate is good for 3-5 months.
Sate Traders can sell on the main street near the market, offices, housing, or the area around campus. Usually between traders sate has a rule that for certain areas there is only one merchant. So, pay attention to the area around the location before deciding to sell at a place so as not to harm each other.
Equipment needed to run the business sate include carts, tents, tables, chairs, grill skewers, knife, and bamboo fan. Supplies eating a plate, cup, bowl (if selling soup or curry goat), spoons, and forks.
Tents can be made small or medium-sized depending on the size of the place and the level of crowd of visitors. Wood table can be made 1-2 pieces of fruit with 60-10 seats.
Business owners can drop their own hands or hire employees. Employees in the service of an order buyer or burn sate. Employees should be trained first so it knows how to burn sate meat maturity level as appropriate.
Promotion can be done by creating a banner that read kind of business that is placed around the tent or wagon. Banners can be equipped pictures or photographs of interest so that the sate can bring visitors. Continued promotion can be done by creating a brochure, especially if serving messages between (delivery order), serve the order and goat satay roll to akikah, weddings, and birthdays.
The price of a portion of goat sate Rp 10.000, - s / d Rp 12.000, -. One serving typically contains 10 sticks. The price of a share of less expensive chicken satay, which is Rp 8,000, - s / d Rp 10.000, - contains 10 sticks. Price does not include rice cake or rice. Rice cake and rice prices around Rp 2,000, - per serving. While the price of soup or curry goat around Rp 7,000, - per serving.
Sate business risk include many food vendors alike. The quality of offerings and pricing vary widely among merchants so that new players should be able to find a gap in order to compete.
Some tips and tricks sate business:
1. Maintaining the quality and taste way include a tasty marinade and the meat is tender (for goat sate). Soft goat sate indirectly to expand market share, because it began the children and adults can eat it easily.
2. Location is always bustling place of business potential as sate. The market share of food is so good at upper middle. The reason the price of one serving sate is considered quite expensive for some people. The location near the office, residential, street or shopping center is a strategic place of business a few examples of sate.
3. Cooperation with suppliers is also very important. At certain times such as religious holidays, the price of mutton increased because of demand. Cooperation with the abattoir or goat breeders will minimize the risk of shortages of raw materials or price increases that are too high.
Source: www.squidoo.com
See also:
Steak
Burger King
Sate chicken and lamb kebabs are usually sold with soup or curry goat, which is made by using a mixture of bone and meat goat that is not used as skewers.
Meat goats are used for satay is usually the thighs because the more tender, so much better. Processing of meat goats must be careful not hard to sate. Before baking, goat meat should be wrapped using papaya leaves to make it more tender. Young lamb is also more lenient than the old goat meat. The range of age of young goats goat sate is good for 3-5 months.
Sate Traders can sell on the main street near the market, offices, housing, or the area around campus. Usually between traders sate has a rule that for certain areas there is only one merchant. So, pay attention to the area around the location before deciding to sell at a place so as not to harm each other.
Equipment needed to run the business sate include carts, tents, tables, chairs, grill skewers, knife, and bamboo fan. Supplies eating a plate, cup, bowl (if selling soup or curry goat), spoons, and forks.
Tents can be made small or medium-sized depending on the size of the place and the level of crowd of visitors. Wood table can be made 1-2 pieces of fruit with 60-10 seats.
Business owners can drop their own hands or hire employees. Employees in the service of an order buyer or burn sate. Employees should be trained first so it knows how to burn sate meat maturity level as appropriate.
Promotion can be done by creating a banner that read kind of business that is placed around the tent or wagon. Banners can be equipped pictures or photographs of interest so that the sate can bring visitors. Continued promotion can be done by creating a brochure, especially if serving messages between (delivery order), serve the order and goat satay roll to akikah, weddings, and birthdays.
The price of a portion of goat sate Rp 10.000, - s / d Rp 12.000, -. One serving typically contains 10 sticks. The price of a share of less expensive chicken satay, which is Rp 8,000, - s / d Rp 10.000, - contains 10 sticks. Price does not include rice cake or rice. Rice cake and rice prices around Rp 2,000, - per serving. While the price of soup or curry goat around Rp 7,000, - per serving.
Sate business risk include many food vendors alike. The quality of offerings and pricing vary widely among merchants so that new players should be able to find a gap in order to compete.
Some tips and tricks sate business:
1. Maintaining the quality and taste way include a tasty marinade and the meat is tender (for goat sate). Soft goat sate indirectly to expand market share, because it began the children and adults can eat it easily.
2. Location is always bustling place of business potential as sate. The market share of food is so good at upper middle. The reason the price of one serving sate is considered quite expensive for some people. The location near the office, residential, street or shopping center is a strategic place of business a few examples of sate.
3. Cooperation with suppliers is also very important. At certain times such as religious holidays, the price of mutton increased because of demand. Cooperation with the abattoir or goat breeders will minimize the risk of shortages of raw materials or price increases that are too high.
Source: www.squidoo.com
See also:
Steak
Burger King
Kamis, 25 November 2010
Delicacies of Halal Dim Sum
Not to Hong Kong if it does not eat Dim Sum. So they say. Dim Sum, this flour-based foods, the dessert menu was originally derived from China's past kings. Generally, these foods are made from materials that are not kosher. Thus, Muslim tourists to be careful eating them. Dim Sum is a term in Cantonese, which means a snack. Typically, the Dim Sum as a menu for breakfast eaten before lunch or brunch. Food Dim Sum it was popular to the world from Hong Kong.
Dim Sum comprises a variety of small snacks that are usually enjoyed with tea. Activities to drink tea and eat Dim Sum in Hong Kong called yam cha. Yam cha own sense is actually drinking tea. But tea is usually equipped with a Dim Sum meal or snack cantons. Dim Sum is served in small baskets made of bamboo.
So if all Dim Sum in Hong Kong haram? Not really. There is a kosher one. The place is the Islamic Centre in Wan Chai. Here, we can enjoy the Dim Sum at a kosher restaurant, run by a Chinese Muslim. Biasaya, full of restaurants Dim Sum on Saturday and Sunday. Families in Hong Kong generally live separately between parents and their children. Yam cha became their arena to meet and bersilaturahim.
Source: Subroto - bataviase.co.id
See also:
Steak
Sate
Dim Sum comprises a variety of small snacks that are usually enjoyed with tea. Activities to drink tea and eat Dim Sum in Hong Kong called yam cha. Yam cha own sense is actually drinking tea. But tea is usually equipped with a Dim Sum meal or snack cantons. Dim Sum is served in small baskets made of bamboo.
So if all Dim Sum in Hong Kong haram? Not really. There is a kosher one. The place is the Islamic Centre in Wan Chai. Here, we can enjoy the Dim Sum at a kosher restaurant, run by a Chinese Muslim. Biasaya, full of restaurants Dim Sum on Saturday and Sunday. Families in Hong Kong generally live separately between parents and their children. Yam cha became their arena to meet and bersilaturahim.
Source: Subroto - bataviase.co.id
See also:
Steak
Sate
Rabu, 24 November 2010
Sate Mak Syukur
Salah satu kota yang kami kunjungi adalah Padang Panjang yang terkenal dengan resto khasnya, Sate Mak Syukur.
Sekitar lima tahun yang lalu, suami saya bertugas selama sekitar tiga bulan di Sumatra Barat. Ia menetap di kota Padang.
Saya tidak ikut suami saat itu karena saya bekerja. Tapi, satu bulan sekali saya mengunjunginya.
Suami yang memang hobi jalan-jalan tidak melewatkan kesempatan untuk menyambangi tempat wisata di sana, terutama wisata kuliner. Siapa sih yang tidak tahu kehebatan Minang dalam hal masakan?
Salah satu kota yang kami kunjungi adalah Padang Panjang yang terkenal dengan resto khasnya, Sate Mak Syukur.
Resto yang terletak di tepi sebuah jalan besar di Padang Panjang ini memang tak pernah sepi. Bahkan, ada kawan yang bercerita bahwa ia pernah kehabisan sate sehingga harus datang lagi ke sana keesokan harinya. Untung kami tidak kehabisan saat itu.
Sungguh memang lezat. Sate Padang terlezat yang pernah saya rasakan. Suami bahkan menghabiskan dua porsi. Saya yang awalnya biasa saja dengan sate padang pun menjadi tergila-gila.
Setiap kali mengunjungi suami di Sumatera Barat, saya selalu mengajak untuk singgah di Mak Syukur.
Suatu kali, kerinduan saya akan sate padang memuncak. Tapi, saya hanya ingin sate padang ala Padang Panjang, tak lain dan tak bukan, Sate Mak Syukur.
Kembali ke Sumatra Barat hanya untuk mencari sate rasanya agak aneh. Jadi, saya pun memendam keinginan. Hingga suatu saat saya mendapat kabar yang membuat saya merasa begitu gembira.
Sate Mak Syukur sudah dapat dinikmati di Jakarta. Gerai Sate Mak Syukur di Jakarta dapat ditemui di:
* Pasaraya Manggarai
* Pasaraya Blok M
* Jl. Pengambiran No 37, Rawamangun Jaktim Telp 021- 93274702
* Mall Kelapa Gading
Sebenarnya, siapakah Mak Syukur yang namanya dijadikan ikon sate padang lezat tersebut?
Beliau adalah Syukur Sutan Raja Endah yang mula merintis usahanya semenjak tahun 1947. Pada tahun 1984, usaha tersebut dilanjutkan oleh sang anak yang bernama Syafril Syukur.
Di Padang Panjang sendiri, sate yang dijual semenjak pukul 10 pagi hingga jam 9 malam ini memiliki tiga outlet. Dua di antaranya berada di Pasar Padang Panjang. Yang lainnya berada di jalan raya yang telah saya sebut di atas. Yang di jalan raya itulah yang terbesar dan paling terkenal.
Meski menurut sebagian orang rasa Sate Mak Syukur di Jakarta masih kalah dengan yang di Padang Panjang sana, saya tak gentar untuk selalu menyambangi gerai-gerai Mak Syukur di Jakarta. Lumayan sebagai pengobat rindu kepada sate padang pertama yang membuat saya jatuh cinta setengah mati.
Kebetulan salah satu dari keempa lokasi yang saya sebut di atas berdekatan dengan tempat saya bekerja. Jadi, tak jarang saya makan siang bersama teman-teman dengan menyantap Sate Mak Syukur.
Hm…bercerita tentang Sate Mak Syukur membuat saya ingin mengajak suami dan anak-anak untuk menikmatinya malam ini. Memang setiap akhir Minggu kami selalu menyempatkan makan malam di luar.
Kali ini, menu kami adalah…Sate Padang Mak Syukur!
Sumber : dania - indonesi.com
Lihat juga:
Sour Sally
Burger King
Sekitar lima tahun yang lalu, suami saya bertugas selama sekitar tiga bulan di Sumatra Barat. Ia menetap di kota Padang.
Saya tidak ikut suami saat itu karena saya bekerja. Tapi, satu bulan sekali saya mengunjunginya.
Suami yang memang hobi jalan-jalan tidak melewatkan kesempatan untuk menyambangi tempat wisata di sana, terutama wisata kuliner. Siapa sih yang tidak tahu kehebatan Minang dalam hal masakan?
Salah satu kota yang kami kunjungi adalah Padang Panjang yang terkenal dengan resto khasnya, Sate Mak Syukur.
Resto yang terletak di tepi sebuah jalan besar di Padang Panjang ini memang tak pernah sepi. Bahkan, ada kawan yang bercerita bahwa ia pernah kehabisan sate sehingga harus datang lagi ke sana keesokan harinya. Untung kami tidak kehabisan saat itu.
Sungguh memang lezat. Sate Padang terlezat yang pernah saya rasakan. Suami bahkan menghabiskan dua porsi. Saya yang awalnya biasa saja dengan sate padang pun menjadi tergila-gila.
Setiap kali mengunjungi suami di Sumatera Barat, saya selalu mengajak untuk singgah di Mak Syukur.
Suatu kali, kerinduan saya akan sate padang memuncak. Tapi, saya hanya ingin sate padang ala Padang Panjang, tak lain dan tak bukan, Sate Mak Syukur.
Kembali ke Sumatra Barat hanya untuk mencari sate rasanya agak aneh. Jadi, saya pun memendam keinginan. Hingga suatu saat saya mendapat kabar yang membuat saya merasa begitu gembira.
Sate Mak Syukur sudah dapat dinikmati di Jakarta. Gerai Sate Mak Syukur di Jakarta dapat ditemui di:
* Pasaraya Manggarai
* Pasaraya Blok M
* Jl. Pengambiran No 37, Rawamangun Jaktim Telp 021- 93274702
* Mall Kelapa Gading
Sebenarnya, siapakah Mak Syukur yang namanya dijadikan ikon sate padang lezat tersebut?
Beliau adalah Syukur Sutan Raja Endah yang mula merintis usahanya semenjak tahun 1947. Pada tahun 1984, usaha tersebut dilanjutkan oleh sang anak yang bernama Syafril Syukur.
Di Padang Panjang sendiri, sate yang dijual semenjak pukul 10 pagi hingga jam 9 malam ini memiliki tiga outlet. Dua di antaranya berada di Pasar Padang Panjang. Yang lainnya berada di jalan raya yang telah saya sebut di atas. Yang di jalan raya itulah yang terbesar dan paling terkenal.
Meski menurut sebagian orang rasa Sate Mak Syukur di Jakarta masih kalah dengan yang di Padang Panjang sana, saya tak gentar untuk selalu menyambangi gerai-gerai Mak Syukur di Jakarta. Lumayan sebagai pengobat rindu kepada sate padang pertama yang membuat saya jatuh cinta setengah mati.
Kebetulan salah satu dari keempa lokasi yang saya sebut di atas berdekatan dengan tempat saya bekerja. Jadi, tak jarang saya makan siang bersama teman-teman dengan menyantap Sate Mak Syukur.
Hm…bercerita tentang Sate Mak Syukur membuat saya ingin mengajak suami dan anak-anak untuk menikmatinya malam ini. Memang setiap akhir Minggu kami selalu menyempatkan makan malam di luar.
Kali ini, menu kami adalah…Sate Padang Mak Syukur!
Sumber : dania - indonesi.com
Lihat juga:
Sour Sally
Burger King
Senin, 22 November 2010
Ayo membuat Soto Ikan Pari
Kamu tau Ikan Pari? Tahukah kalau jenis ikan ini bisa dimasak berbagai macam jenis makanan dan salah satunya adalah Soto Ikan pari? Penasaran dengan rasanya? Berikut akan dijelaskan mengenai resep bahan-bahan dan cara membuat Soto Ikan Pari.
Bahan:
2 sdm minyak untuk menumis
1 lbr daun salam
3 lbr daun jeruk
2 btg serai, memarkan
750 ml santan
250 gr ikan asap
100 gr daun melinjo
1 bh tomat, potong-potong
Haluskan:
4 bh bawang merah
2 siung bawang putih
3 btr kemiri
1 sdt ketumbar
½ sdt lada
5 btr jinten
1 cm jahe
1 cm kunyit
1 cm lengkuas
1 sdt garam
Cara membuat:
1. Panaskan minyak, tumis bumbu halus, masukkan daun salam, daun jeruk, dan serai. Masak sampai bumbu matang dan harum.
2. Masukkan santan, masak sampai mendidih.
3. Tambahkan potongan ikan asap, daun melinjo, dan tomat. Masak sampai semua bahan matang.
Untuk 6 orang
Sumber : Nuraini W - Klub Nova- female.kompas.com
Lihat juga :
Burger King
Sate
Bahan:
2 sdm minyak untuk menumis
1 lbr daun salam
3 lbr daun jeruk
2 btg serai, memarkan
750 ml santan
250 gr ikan asap
100 gr daun melinjo
1 bh tomat, potong-potong
Haluskan:
4 bh bawang merah
2 siung bawang putih
3 btr kemiri
1 sdt ketumbar
½ sdt lada
5 btr jinten
1 cm jahe
1 cm kunyit
1 cm lengkuas
1 sdt garam
Cara membuat:
1. Panaskan minyak, tumis bumbu halus, masukkan daun salam, daun jeruk, dan serai. Masak sampai bumbu matang dan harum.
2. Masukkan santan, masak sampai mendidih.
3. Tambahkan potongan ikan asap, daun melinjo, dan tomat. Masak sampai semua bahan matang.
Untuk 6 orang
Sumber : Nuraini W - Klub Nova- female.kompas.com
Lihat juga :
Burger King
Sate
Minggu, 21 November 2010
Soto Meatball from Banyuwangi
Various types of Soto may have been common in parts of the archipelago, as one dish berkuah with a variety of menu choices like chicken soup, meat, and tripe.
Unlike the case with the presentation type of soup is served at the stall Pak Saeton Barong located at Jalan 156, Bakungan Village, District Glagah, Banyuwangi.
This soup is served with a mix of meatballs, Banyuwangi people used to call it meatball soup. Form of presentation is the same with soup and meatballs in general, with complementary and vermicelli noodles, a little fried onions and celery are then mixed gravy meatball soup.
The picture looks outstanding in preparing this meal is a yellow soup, so that when viewed as kind of soup in general.
The new person can tell the difference, if it is felt these dishes. It was, no less delicious with chicken soup, meat, or tripe.
First time to enjoy the meatball soup broth was outstanding, it feels so wonderful as eating meatballs mixed with soup. Merger sauce and meatball soup was so attached dilidah, thus creating a delicacy for the audience.
Enjoyment was added to the bulb dish of meat, chicken claw, head of chicken, beef and mixed balungan innards.
For connoisseurs do not have to select all menu complement meatball soup because these foods will make the extra belly full, but regular purchaser menu mix according to taste.
Usually they mix the meatball soup between the bulb plus the claw meat and chicken heads, there are also buyers who just want to enjoy balungan mixed cow innards.
This meatball soup can be eaten with rice or rice cake.
Meatball soup secret pleasure is derived from the gravy, soup seasoning mix them consist of sere, turmeric, laos, ginger, garlic, onion, pepper, broth mixed with meatballs that come from immersion balungan and beef.
Every day the shop owner always prepare 10 pounds of chicken heads and chicken claw 10 kg, meat to make the bulb 14 kg, and balungan cows up to 20 kg.
As a result, almost every day shop open Pak Saeton that began at 11:00 to 17:00 am always filled with visitors, even every day can usually spend up to 700 bowls.
For the price of soup meatballs per serving according to the number of the selected menu. For the regular menu, mixed bulb and head of a chicken claw, buyer just pay Rp 5 thousand.
Shape the success of Mr. Saeton combines two flavors of meatballs and meatball soup into soup originally had a doubt, what future products can be accepted in society. Moreover, society generally Banyuwangi tongue is so sensitive to every dish.
"People Banyuwangi was always choose and fussy with food, cooking apabaila unpleasant, yes daganganya not sell," said the man born 68 years ago this.
According to Mr. Saeton when that idea came because he wanted to create a different menu, good for the hobby to sit and eat meatballs and soup. So people can feel both these foods, as well as meatball soup.
At first it was so weird to hear meatballs mixed soup, as currently in Banyuwangi is only known salad soup, but because they want to be different, Mr. Saeton try mencapur both desperate to make a breakthrough.
First opened business in 1971, a meatball soup stall has not been known and known to the public "Blambangan Earth." But gradually it began to stall many buyers visited.
"First open stalls deserted, shops began to busy buyers because spread by word of mouth from people who've tried it," he explained.
Now the struggle to create different menus combine soup and meatballs which began 39 years ago by Mr. Saeton not in vain, even not only known by the people of Banyuwangi, but the people outside, such as from Jakarta, Malang, Surabaya, is also often stopped by to enjoy a meatball soup Pak Saeton.
Riot buyers who stop by the kiosk to make the results of its sales turnover per day can make a profit reached Rp 3, 5 million.
Source: Fachrur Rozi - antarajatim.com
See also:
Sate
Hanamasa
Unlike the case with the presentation type of soup is served at the stall Pak Saeton Barong located at Jalan 156, Bakungan Village, District Glagah, Banyuwangi.
This soup is served with a mix of meatballs, Banyuwangi people used to call it meatball soup. Form of presentation is the same with soup and meatballs in general, with complementary and vermicelli noodles, a little fried onions and celery are then mixed gravy meatball soup.
The picture looks outstanding in preparing this meal is a yellow soup, so that when viewed as kind of soup in general.
The new person can tell the difference, if it is felt these dishes. It was, no less delicious with chicken soup, meat, or tripe.
First time to enjoy the meatball soup broth was outstanding, it feels so wonderful as eating meatballs mixed with soup. Merger sauce and meatball soup was so attached dilidah, thus creating a delicacy for the audience.
Enjoyment was added to the bulb dish of meat, chicken claw, head of chicken, beef and mixed balungan innards.
For connoisseurs do not have to select all menu complement meatball soup because these foods will make the extra belly full, but regular purchaser menu mix according to taste.
Usually they mix the meatball soup between the bulb plus the claw meat and chicken heads, there are also buyers who just want to enjoy balungan mixed cow innards.
This meatball soup can be eaten with rice or rice cake.
Meatball soup secret pleasure is derived from the gravy, soup seasoning mix them consist of sere, turmeric, laos, ginger, garlic, onion, pepper, broth mixed with meatballs that come from immersion balungan and beef.
Every day the shop owner always prepare 10 pounds of chicken heads and chicken claw 10 kg, meat to make the bulb 14 kg, and balungan cows up to 20 kg.
As a result, almost every day shop open Pak Saeton that began at 11:00 to 17:00 am always filled with visitors, even every day can usually spend up to 700 bowls.
For the price of soup meatballs per serving according to the number of the selected menu. For the regular menu, mixed bulb and head of a chicken claw, buyer just pay Rp 5 thousand.
Shape the success of Mr. Saeton combines two flavors of meatballs and meatball soup into soup originally had a doubt, what future products can be accepted in society. Moreover, society generally Banyuwangi tongue is so sensitive to every dish.
"People Banyuwangi was always choose and fussy with food, cooking apabaila unpleasant, yes daganganya not sell," said the man born 68 years ago this.
According to Mr. Saeton when that idea came because he wanted to create a different menu, good for the hobby to sit and eat meatballs and soup. So people can feel both these foods, as well as meatball soup.
At first it was so weird to hear meatballs mixed soup, as currently in Banyuwangi is only known salad soup, but because they want to be different, Mr. Saeton try mencapur both desperate to make a breakthrough.
First opened business in 1971, a meatball soup stall has not been known and known to the public "Blambangan Earth." But gradually it began to stall many buyers visited.
"First open stalls deserted, shops began to busy buyers because spread by word of mouth from people who've tried it," he explained.
Now the struggle to create different menus combine soup and meatballs which began 39 years ago by Mr. Saeton not in vain, even not only known by the people of Banyuwangi, but the people outside, such as from Jakarta, Malang, Surabaya, is also often stopped by to enjoy a meatball soup Pak Saeton.
Riot buyers who stop by the kiosk to make the results of its sales turnover per day can make a profit reached Rp 3, 5 million.
Source: Fachrur Rozi - antarajatim.com
See also:
Sate
Hanamasa
Senin, 15 November 2010
Resep Cake Isi Ice cream
Gak sengaja nemuin resep unik ini, Cake isi Ice cream hemmm... kayaknya enak nih. Abisnya saya suka banget ma Ice cream. Yawda saya ambil aja resepnya dari kompas buat referensi, kali aja besok-besok mo bikin. Dari tampilannya sih uenak banget tuh, apalagi makannya pas siang-siang gini. Mo tau cara bikinnya??
Bahan Cake:
4 btr telur
150 gr gula pasir
125 gr tepung self raising flour
3 sdm cokelat bubuk
50 gr margarin cair
1 ltr Ice cream vanili
Saus Cokelat:
100 gr dark cooking chocolate
1 sdm mentega
4 sdm krim kental
Cara membuat:
Kocok telur dan gula sampai putih dan mengembang. Masukkan campuran tepung terigu dan cokelat sambil diayak sampai rata. Terakhir, masukkan margarin cair, aduk rata.
Tuang adonan ke dalam loyang berlubang di tengah dan berdiameter 24 cm yang sudah diolesi margarin dan ditaburi tepung terigu. Ratakan.
*Panggang dalam oven panas bersuhu 180 derajat Celsius selama 30 menit sampai matang. Sisihkan hingga dingin.
*Keluarkan cake dari loyang, potong melintang setinggi 1,5 cm dari bagian bawah. Angkat cake, keruk bagian tengahnya sedalam 1 cm hingga membentuk lubang. Sisihkan.
* Keluarkan Ice cream dari freezer, kocok sebentar hingga agak meleleh. Letakkan di atas cake, tutup dengan sisa cake. Bungkus dengan plastik.
* Simpan dalam freezer selama 2 jam. Keluarkan.
* Potong-potong cake, sajikan bersama saus cokelat. (azk4.com)
Lihat juga :
Sate
Sushi
Bahan Cake:
4 btr telur
150 gr gula pasir
125 gr tepung self raising flour
3 sdm cokelat bubuk
50 gr margarin cair
1 ltr Ice cream vanili
Saus Cokelat:
100 gr dark cooking chocolate
1 sdm mentega
4 sdm krim kental
Cara membuat:
Kocok telur dan gula sampai putih dan mengembang. Masukkan campuran tepung terigu dan cokelat sambil diayak sampai rata. Terakhir, masukkan margarin cair, aduk rata.
Tuang adonan ke dalam loyang berlubang di tengah dan berdiameter 24 cm yang sudah diolesi margarin dan ditaburi tepung terigu. Ratakan.
*Panggang dalam oven panas bersuhu 180 derajat Celsius selama 30 menit sampai matang. Sisihkan hingga dingin.
*Keluarkan cake dari loyang, potong melintang setinggi 1,5 cm dari bagian bawah. Angkat cake, keruk bagian tengahnya sedalam 1 cm hingga membentuk lubang. Sisihkan.
* Keluarkan Ice cream dari freezer, kocok sebentar hingga agak meleleh. Letakkan di atas cake, tutup dengan sisa cake. Bungkus dengan plastik.
* Simpan dalam freezer selama 2 jam. Keluarkan.
* Potong-potong cake, sajikan bersama saus cokelat. (azk4.com)
Lihat juga :
Sate
Sushi
Mushroom Sate
Your lover Sate mutton, chicken, cow or horse. This time there is a sensation Sate with oyster mushrooms and white material. In addition to savory and delicious taste, the benefits for the body believed to not cause harmful diseases.
If you people can enjoy dishes Sate Kediri white oyster mushrooms, in front of Mapolsek Grogol, Kediri, Kediri-Nganjuk Highway. The seller hawking his wares using a modified Vespa like a street vendor cart.
"It was with this I can selling vespa around, stopping wherever I like. But it was almost a year I was settled here, because it's subscriptions start there," said Arbani, the selling Sate white oyster mushrooms to detiksurabaya.com who met in cart, Saturday (10/23/2010).
About Sate white oyster mushrooms wares, Arbani confessed to start by selling food so from office to office. This business is the development of the white oyster mushroom cultivation is done at home. On the pretext of selling turnover was great, she dared swerved turn it into a stall, with Sate processing done by order.
"Just be my boiled mushrooms and season at home. The rest ranging from cutting, stabbing and burning I do is based on orders," explained Arbani.
For the benefit of eating oyster mushrooms Sate wares, Arbani claim does not present a dangerous disease to those who consume. In addition to hygienically processed, oyster mushrooms are certainly different types of plants that can be ascertained meat containing high cholesterol.
Price Sate white oyster mushrooms are also very affordable by all people, because it sells for Rp 5,000 for each portion.
"It is said that the buyer, not me making it up. Many who used to like to switch to goat Sate here for fear of high blood pressure, and nobody likes Satay chicken but fear of allergies," said Arbani excited.
Men who had been a faculty member at one of the MTs in Kediri regency admitted, the choice is peddling Sate in a sweet shop coming to fruition. From the beginning of opening a business is only able to spend 1 kg of mushrooms, this time in a day at least 7 kg of mushrooms can be spent.
"The obvious result is greater than sukuan (Power GTT) in the madrassa," he concluded sumringah.
Sate your buff and do not want to feel the negative effects when consumed, there was nothing wrong with enjoying the Sate white oyster mushroom ingredients. Because it's guaranteed to remain senikmat savory mutton, chicken, beef or even horse. (Fat / fat - Samson Hadi - detikSurabaya)
See also:
Hanamasa
Dim Sum
If you people can enjoy dishes Sate Kediri white oyster mushrooms, in front of Mapolsek Grogol, Kediri, Kediri-Nganjuk Highway. The seller hawking his wares using a modified Vespa like a street vendor cart.
"It was with this I can selling vespa around, stopping wherever I like. But it was almost a year I was settled here, because it's subscriptions start there," said Arbani, the selling Sate white oyster mushrooms to detiksurabaya.com who met in cart, Saturday (10/23/2010).
About Sate white oyster mushrooms wares, Arbani confessed to start by selling food so from office to office. This business is the development of the white oyster mushroom cultivation is done at home. On the pretext of selling turnover was great, she dared swerved turn it into a stall, with Sate processing done by order.
"Just be my boiled mushrooms and season at home. The rest ranging from cutting, stabbing and burning I do is based on orders," explained Arbani.
For the benefit of eating oyster mushrooms Sate wares, Arbani claim does not present a dangerous disease to those who consume. In addition to hygienically processed, oyster mushrooms are certainly different types of plants that can be ascertained meat containing high cholesterol.
Price Sate white oyster mushrooms are also very affordable by all people, because it sells for Rp 5,000 for each portion.
"It is said that the buyer, not me making it up. Many who used to like to switch to goat Sate here for fear of high blood pressure, and nobody likes Satay chicken but fear of allergies," said Arbani excited.
Men who had been a faculty member at one of the MTs in Kediri regency admitted, the choice is peddling Sate in a sweet shop coming to fruition. From the beginning of opening a business is only able to spend 1 kg of mushrooms, this time in a day at least 7 kg of mushrooms can be spent.
"The obvious result is greater than sukuan (Power GTT) in the madrassa," he concluded sumringah.
Sate your buff and do not want to feel the negative effects when consumed, there was nothing wrong with enjoying the Sate white oyster mushroom ingredients. Because it's guaranteed to remain senikmat savory mutton, chicken, beef or even horse. (Fat / fat - Samson Hadi - detikSurabaya)
See also:
Hanamasa
Dim Sum
Kamis, 11 November 2010
Sehat dengan Ice cream
Ice cream rasa apa yang paling Anda suka? Vanilla, cokelat, strawberry, durian, nanas, pisang atau mixed? Ice cream, dari namanya saja terbayang sejuta kelezatannya. Setiap anak pasti suka nikmatnya Ice cream.
Bahkan anak-anak merengek dengan sekuat tenaga saat ingin dibelikan Ice cream. Namun banyak juga orang tua yang melarang anaknya makan Ice cream hanya karena sedang flu atau takut anaknya terlalu gemuk.
Anda berpikir Ice cream membuat flu Anda semakin parah? Atau Anda menghindari Ice cream karena takut gemuk? Wah, kalau begitu Anda rugi sekali. Baca artikel ini sampai habis, karena Ice cream sangat baik untuk kesehatan Anda
Asal Ice cream
Ice cream dikenal sejak zaman Romawi, yaitu pada 400 tahun Sebelum Masehi. Produksi Ice cream secara komersial mulai dilakukan pada abad ke-18, menyusul ditemukannya mesin freezer pada tahun 1846. Pabrik Ice cream pertama dibangun di Baltimore, Amerika Serikat, pada tahun 1851.
Ice cream dapat dikatakan sebagai jenis hidangan paling populer di dunia. Pada tahun 2003, produksi Ice cream dunia mencapai lebih dari satu miliar liter dan dikonsumsi oleh miliaran konsumen per tahun.
Menurut Standar Nasional Indonesia, Ice cream adalah sejenis makanan semi padat yang dibuat dengan cara pembekuan tepung Ice cream atau campuran susu, lemak hewani maupun nabati, gula, dan dengan atau tanpa bahan makanan lain yang diizinkan. Di pasaran, Ice cream digolongkan atas kategori economy, good average dan deluxe.
Perbedaan utama dari ketiga jenis Ice cream tersebut terletak pada kandungan lemak susunya. Saat ini di pasaran juga dikenal Ice cream rendah lemak, yaitu Ice cream yang direduksi kandungan lemaknya per takaran saji. Reduksi yang dilakukan umumnya sebesar 25 hingga 50% dari jumlah normal. Jadi, kandungan lemak dalam Ice cream rendah lemak hanya sekitar 2-6%.
Manfaat Ice cream
1. Kandungan kalsium pada Ice cream bermanfaat untuk menjaga kepadatan massa tulang, pencegahan osteoporosis, kanker, serta hipertensi.
2. Bergizi tinggi dan tidak membuat gemuk
Ice cream memang mengandung lemak, terutama lemak jenuh. Hal itu menyebabkan banyak orang menghindari Ice cream karena takut gemuk. Padahal, kontribusi energi Ice cream per takaran saji (satu cangkir) hanya sekitar 10% dari total kebutuhan energi dan kontribusi lemaknya sekitar 15% dari total kebutuhan lemak per hari. Jumlah tersebut termasuk kecil, sehingga kurang pas jika Ice cream dituduh sebagai biang keladi penyebab kegemukan atau obesitas.
3. Tak Menyebabkan Pilek
Ice cream bukan penyebab batuk pilek. Sebab, ketika masuk ke mulut, Ice cream dengan segera akan meleleh. Pelelehan Ice cream dengan cepat dipacu oleh pengaruh suhu tubuh, sehingga saat Ice cream masuk ke kerongkongan suhunya sudah tidak sedingin air es.
4. Antitumor dan HIV
25%-30% kandungan Ice cream adalah susu. Susu tersusun dari Laktoferin, yang memiliki peran sebagai zat pertahanan tubuh non-spesifik terhadap patogen. Laktoferin juga memiliki aktivitas Antiviral, terutama terhadap cytomegalovirus, influenza, dan HIV.
Manis, lezat, bergizi tinggi pula. Apakah Anda masih ragu untuk makan Ice cream? Jangan lupa sajikan Ice cream sebagai kudapan sehat Anda. (untukku.com - benih.net.com)
Lihat juga:
Dim Sum
Sate
Bahkan anak-anak merengek dengan sekuat tenaga saat ingin dibelikan Ice cream. Namun banyak juga orang tua yang melarang anaknya makan Ice cream hanya karena sedang flu atau takut anaknya terlalu gemuk.
Anda berpikir Ice cream membuat flu Anda semakin parah? Atau Anda menghindari Ice cream karena takut gemuk? Wah, kalau begitu Anda rugi sekali. Baca artikel ini sampai habis, karena Ice cream sangat baik untuk kesehatan Anda
Asal Ice cream
Ice cream dikenal sejak zaman Romawi, yaitu pada 400 tahun Sebelum Masehi. Produksi Ice cream secara komersial mulai dilakukan pada abad ke-18, menyusul ditemukannya mesin freezer pada tahun 1846. Pabrik Ice cream pertama dibangun di Baltimore, Amerika Serikat, pada tahun 1851.
Ice cream dapat dikatakan sebagai jenis hidangan paling populer di dunia. Pada tahun 2003, produksi Ice cream dunia mencapai lebih dari satu miliar liter dan dikonsumsi oleh miliaran konsumen per tahun.
Menurut Standar Nasional Indonesia, Ice cream adalah sejenis makanan semi padat yang dibuat dengan cara pembekuan tepung Ice cream atau campuran susu, lemak hewani maupun nabati, gula, dan dengan atau tanpa bahan makanan lain yang diizinkan. Di pasaran, Ice cream digolongkan atas kategori economy, good average dan deluxe.
Perbedaan utama dari ketiga jenis Ice cream tersebut terletak pada kandungan lemak susunya. Saat ini di pasaran juga dikenal Ice cream rendah lemak, yaitu Ice cream yang direduksi kandungan lemaknya per takaran saji. Reduksi yang dilakukan umumnya sebesar 25 hingga 50% dari jumlah normal. Jadi, kandungan lemak dalam Ice cream rendah lemak hanya sekitar 2-6%.
Manfaat Ice cream
1. Kandungan kalsium pada Ice cream bermanfaat untuk menjaga kepadatan massa tulang, pencegahan osteoporosis, kanker, serta hipertensi.
2. Bergizi tinggi dan tidak membuat gemuk
Ice cream memang mengandung lemak, terutama lemak jenuh. Hal itu menyebabkan banyak orang menghindari Ice cream karena takut gemuk. Padahal, kontribusi energi Ice cream per takaran saji (satu cangkir) hanya sekitar 10% dari total kebutuhan energi dan kontribusi lemaknya sekitar 15% dari total kebutuhan lemak per hari. Jumlah tersebut termasuk kecil, sehingga kurang pas jika Ice cream dituduh sebagai biang keladi penyebab kegemukan atau obesitas.
3. Tak Menyebabkan Pilek
Ice cream bukan penyebab batuk pilek. Sebab, ketika masuk ke mulut, Ice cream dengan segera akan meleleh. Pelelehan Ice cream dengan cepat dipacu oleh pengaruh suhu tubuh, sehingga saat Ice cream masuk ke kerongkongan suhunya sudah tidak sedingin air es.
4. Antitumor dan HIV
25%-30% kandungan Ice cream adalah susu. Susu tersusun dari Laktoferin, yang memiliki peran sebagai zat pertahanan tubuh non-spesifik terhadap patogen. Laktoferin juga memiliki aktivitas Antiviral, terutama terhadap cytomegalovirus, influenza, dan HIV.
Manis, lezat, bergizi tinggi pula. Apakah Anda masih ragu untuk makan Ice cream? Jangan lupa sajikan Ice cream sebagai kudapan sehat Anda. (untukku.com - benih.net.com)
Lihat juga:
Dim Sum
Sate
Rabu, 10 November 2010
Red Wine Style
First things first, red Wine is well…red, but why? It's color can be derived from a vast assortment of grape varietals ranging from grapes that are reddish, deep purple, and even a beautiful blue on the color scale. These grapes give rise to a Wine that is color classified with such descriptors as garnet, almost black, dark red, light red, ruby red, opaque purple, deep violet, maroon and the list goes on. It is the grapeskins that are responsible for the red Wine’s distinct color spectrum. The skins are in contact with the grape’s juice during the fermentation process, allowing the dispersion of both color and tannins. The individual Wine’s particular red hue depends on the grape type used in the process and the length of time the skin’s pigmentation is in contact with juice. There are right around 50 key red Wine varietals that consistently manifest themselves in today’s worldwide Wine market.
Red Wine Glass Choice
Red Wines will put their best foot forward when poured into and sipped out of a Wine glass with adequate room. A distinctly oval or egg-shaped bowl that narrows slightly at the top as opposed to a slender flute-like glass is necessary to enjoy a red Wine to the fullest . The ideal red Wine glass will accommodate between 10-22 ounces of liquid, allowing more room to swirl your Wine and better surface area for allowing the Wine to breathe a bit. On the serving note, keep in mind that most red Wines are at their best when serving temperatures are between 60-65 degrees Farenheit – serve them too warm and the taste of alcohol is overly evident, serve them too cold and they will quickly veer towards bitter and more astringent on the palate.
Red Wine Style
As with all Wines, the particular Wine maker will have adequate “say” in the style of Wine he will produce. That said, red Wines are often classified by “body-type.” For example, one might say that a certain red Wine is “light-bodied” – referring to the mouth-feel and tannin structure. A light-bodied Wine will have fewer tannins present and less presence on the palate. These Wines tend to be less demanding partners with flavor-filled foods. An example of a light-bodied red Wine would be one derived from the Gamay grape varietal, such as France’s famed young red Wine: Beaujolais Nouveau. A medium-bodied red Wine will contain more tannins than the above Beaujolais Nouveau, but will not have near the pucker power of a high-powered California Cabernet Sauvignon or an Italian Super Tuscan. Typical examples of medium-bodied red Wines include: Merlot, Shiraz or a Chianti. Full-bodied red Wines boast the highest tannin (and often alcohol) content. Prime examples of full-bodied reds are France’s esteemed Bordeaux wines, California’s key Cabs and Italy’s sizzling Super Tuscans. In general, light-bodied Wines tend to “feel” more like water in the mouth. In contrast, “full-bodied” Wines feel heavier, more like milk, this effect is due in large part to the higher tannin (and again, alcohol) content. (Stacy Slinkard, About.com Guide)
See also :
Ice cream
Sate
Red Wine Glass Choice
Red Wines will put their best foot forward when poured into and sipped out of a Wine glass with adequate room. A distinctly oval or egg-shaped bowl that narrows slightly at the top as opposed to a slender flute-like glass is necessary to enjoy a red Wine to the fullest . The ideal red Wine glass will accommodate between 10-22 ounces of liquid, allowing more room to swirl your Wine and better surface area for allowing the Wine to breathe a bit. On the serving note, keep in mind that most red Wines are at their best when serving temperatures are between 60-65 degrees Farenheit – serve them too warm and the taste of alcohol is overly evident, serve them too cold and they will quickly veer towards bitter and more astringent on the palate.
Red Wine Style
As with all Wines, the particular Wine maker will have adequate “say” in the style of Wine he will produce. That said, red Wines are often classified by “body-type.” For example, one might say that a certain red Wine is “light-bodied” – referring to the mouth-feel and tannin structure. A light-bodied Wine will have fewer tannins present and less presence on the palate. These Wines tend to be less demanding partners with flavor-filled foods. An example of a light-bodied red Wine would be one derived from the Gamay grape varietal, such as France’s famed young red Wine: Beaujolais Nouveau. A medium-bodied red Wine will contain more tannins than the above Beaujolais Nouveau, but will not have near the pucker power of a high-powered California Cabernet Sauvignon or an Italian Super Tuscan. Typical examples of medium-bodied red Wines include: Merlot, Shiraz or a Chianti. Full-bodied red Wines boast the highest tannin (and often alcohol) content. Prime examples of full-bodied reds are France’s esteemed Bordeaux wines, California’s key Cabs and Italy’s sizzling Super Tuscans. In general, light-bodied Wines tend to “feel” more like water in the mouth. In contrast, “full-bodied” Wines feel heavier, more like milk, this effect is due in large part to the higher tannin (and again, alcohol) content. (Stacy Slinkard, About.com Guide)
See also :
Ice cream
Sate
Selasa, 09 November 2010
Dim Sum, Yummy Chinese Cuisine
Do not be admitted fans of Chinese cuisine is not known if the Bamboo Curtain country snacks served in small bamboo tenong this. Chinese snack size is matched with a tiny container. Each piece is enough to serving one meal. That is the Dim Sum.
Tracing the historical development of Dim Sum, Chinese-style snack is originally a light meal eaten while drinking tea. Usually eaten at breakfast and tea in the afternoon. Dim Sum is known originated and flourished in southern mainland China. "Dim Sum means snacks. The mention comes from the Dim Sum Chinese dialect Cantonese, "says Christopher, manager of Diamond Restaurant.
Because intended as a light meal in the morning and evening, serving Dim Sum deliberately mini, to be more practical. Selection of the presentation with a small bamboo tenong was deliberately chosen because it was considered more practical for the preparation. Sufficiently warmed briefly, then was ready to eat Dim Sum.
Perhaps, in his home country, variations Dim Sum menu is very diverse, the number could reach thousands of species. "Each region has a Dim Sum menu respectively. Plus, some new menu created by the chefs. Number of Dim Sum menu is now probably have reached thousands of species, "Christopher appraiser.
Dim Sum menu is dominated by foods that are steamed, but there is also a Dim Sum menu is fried and baked, although fewer variations. That seems to be mandatory pengudap Dim Sum menu, among others hakau namely shrimp meat wrapped in skin intact hakau nodes, also dumplings or kaica contents chicken, mushrooms, baby corn and shrimp covered with a skin out.
For Dim Sum menu is fried, there are variations of spring rolls or calamari rambutan. While the Dim Sum menu of the most famous roast is tar egg, shaped like a pie with sweet dough of eggs in the middle. "Basically, Dim Sum is a healthy food because most of the Dim Sum menu processed by steaming," said Deasy Christina from Orient International Restaurant. (Esmasari Widyaningtyas, Fetty Permatasari - Solopos)
See also:
Burger King
Sate
Tracing the historical development of Dim Sum, Chinese-style snack is originally a light meal eaten while drinking tea. Usually eaten at breakfast and tea in the afternoon. Dim Sum is known originated and flourished in southern mainland China. "Dim Sum means snacks. The mention comes from the Dim Sum Chinese dialect Cantonese, "says Christopher, manager of Diamond Restaurant.
Because intended as a light meal in the morning and evening, serving Dim Sum deliberately mini, to be more practical. Selection of the presentation with a small bamboo tenong was deliberately chosen because it was considered more practical for the preparation. Sufficiently warmed briefly, then was ready to eat Dim Sum.
Perhaps, in his home country, variations Dim Sum menu is very diverse, the number could reach thousands of species. "Each region has a Dim Sum menu respectively. Plus, some new menu created by the chefs. Number of Dim Sum menu is now probably have reached thousands of species, "Christopher appraiser.
Dim Sum menu is dominated by foods that are steamed, but there is also a Dim Sum menu is fried and baked, although fewer variations. That seems to be mandatory pengudap Dim Sum menu, among others hakau namely shrimp meat wrapped in skin intact hakau nodes, also dumplings or kaica contents chicken, mushrooms, baby corn and shrimp covered with a skin out.
For Dim Sum menu is fried, there are variations of spring rolls or calamari rambutan. While the Dim Sum menu of the most famous roast is tar egg, shaped like a pie with sweet dough of eggs in the middle. "Basically, Dim Sum is a healthy food because most of the Dim Sum menu processed by steaming," said Deasy Christina from Orient International Restaurant. (Esmasari Widyaningtyas, Fetty Permatasari - Solopos)
See also:
Burger King
Sate
Senin, 08 November 2010
Soto Gebrak Margonda
Warung Soto tersebar di mana-mana. Penjual satu dan lainnya berusaha menyajikan racikan bumbu dan olahan yang bisa memikat lidah tamu. Rasa sedap diyakini jadi faktor ampuh untuk menjaga kesetiaan lidah. Namun di tengah persaingan yang kuat, faktor tadi dirasa tak cukup. Perlu ada sensasi lain agar tercipta ciri tersendiri.
Brak!!! Suara bantingan botol kecap yang beradu dengan papan kayu amat memekakkan telinga. Gelegarnya nyaris memenuhi seluruh ruang makan sederhana itu. Buat yang tak biasa, suara ini jelas bikin kaget. Hasil benturan tadi lumayan membuat jantung berpacu di atas rata-rata.
Seorang yang belum pernah berkunjung ke rumah makan ini sempat kaget waktu mendengar benturan ini. ”Brakk!!!” Suara benturan botol kembali menggelegar.
Kalau sempat mampir ke Soto Gebrak Cabang Margonda, boleh jadi Anda akan dapat kehebohan yang sama. Asalkan jangan marah, gebrakan botol kecap akan mendapat sambutan ”meriah”. Suasana pun menjadi heboh.
”Biasanya, kalau ada tamu yang belum pernah datang ke sini, kaget dan langsung marah setelah mendengar gebrakan itu,” ujar cak Ratno Subagyo (39), pemilik Soto Gebrak cabang Margonda Raya.
Untuk itu cak Ratno Subagyo, anak pertama dari cak Anton, begitu bapak tiga anak itu disapa, sudah menulis besar-besar moto rumah makan ini, ”Senyum boleh, marah jangan.”
“Perjalanan Soto gebrak dimulai pada tahun 1973. Cak Anton memulainya dengan membuka warung kaki lima, di Jalan Setiabudi Raya. Kira-kira ada di belakang gedung Chaze Plaza. Pada 1981, tempat berdagang pindah ke depan SMUN 3. Selain di Setiabudi, Soto gebrak bisa ditemui di Jalan Tebet Utara I, Kalibata Raya dan Margonda Raya ini,” ungkapnya.
Nama itu mulai resmi dipakai sejak tahun 1991. Agar tak dijiplak, nama ini sudah masuk daftar paten. Sedangkan bunyi gebrakannya sendiri sebagai pertanda bahwa pesanan Soto sudah siap diantar kepada pengunjung.
Popularitas Soto ini terdongkrak karena sering ditongkrongi pelawak dari Grup Srimulat. Dari Alm. Subagyo, Kardjo ACDC, Tessy, Basuki, dan seterusnya. Waktu itu, tiap kali habis manggung di Ancol, mereka selalu makan di tempat Cak Anton.
Tertarik untuk mencicipinya? Datang dan duduklah lalu lihat daftar menu diatas meja. Anda dapat memilih jenis soto yang diinginkan. Ada Soto, daging, Soto ayam, Soto campur jeroaan.
Sebagai pelengkap Soto, ada pula berbagai jenis gorengan yang tersaji di atas meja makan, misalnya Sate usus, Sate telur, Sate empal, telur asin, perkedel. Untuk minumnya tidak ada yang istimewa dari es the manis, es jeruk, marqisa, lemon tea, juice tomat, juice alpukat, teh botol, dan aneka soft drink.
Saat Soto diantar pelayan, terlihat kuah Soto berwarna kekuningan dan tidak menggunakan santan. Inilah ciri khas Soto asal Jawa Timur. Diakui oleh Cak Ratno, dia memang ingin menunjukkan budaya dan makanan khas asal daerahnya.
Kuah Soto sangat terasa bumbunya. Dagingnya sangat empuk dan cocok disantap bersama gorengan yang tersedia. Satu porsi Soto dibandrol dengan harga Rp13 ribu s/d Rp15 ribu, plus nasi. Harga yang cukup murah demi menikmati cita rasa Soto yang lezat sekaligus merasakan kaget!(Pasha Ernowo//nov - okefood)
Lihat juga :
Dim Sum
Sate
Brak!!! Suara bantingan botol kecap yang beradu dengan papan kayu amat memekakkan telinga. Gelegarnya nyaris memenuhi seluruh ruang makan sederhana itu. Buat yang tak biasa, suara ini jelas bikin kaget. Hasil benturan tadi lumayan membuat jantung berpacu di atas rata-rata.
Seorang yang belum pernah berkunjung ke rumah makan ini sempat kaget waktu mendengar benturan ini. ”Brakk!!!” Suara benturan botol kembali menggelegar.
Kalau sempat mampir ke Soto Gebrak Cabang Margonda, boleh jadi Anda akan dapat kehebohan yang sama. Asalkan jangan marah, gebrakan botol kecap akan mendapat sambutan ”meriah”. Suasana pun menjadi heboh.
”Biasanya, kalau ada tamu yang belum pernah datang ke sini, kaget dan langsung marah setelah mendengar gebrakan itu,” ujar cak Ratno Subagyo (39), pemilik Soto Gebrak cabang Margonda Raya.
Untuk itu cak Ratno Subagyo, anak pertama dari cak Anton, begitu bapak tiga anak itu disapa, sudah menulis besar-besar moto rumah makan ini, ”Senyum boleh, marah jangan.”
“Perjalanan Soto gebrak dimulai pada tahun 1973. Cak Anton memulainya dengan membuka warung kaki lima, di Jalan Setiabudi Raya. Kira-kira ada di belakang gedung Chaze Plaza. Pada 1981, tempat berdagang pindah ke depan SMUN 3. Selain di Setiabudi, Soto gebrak bisa ditemui di Jalan Tebet Utara I, Kalibata Raya dan Margonda Raya ini,” ungkapnya.
Nama itu mulai resmi dipakai sejak tahun 1991. Agar tak dijiplak, nama ini sudah masuk daftar paten. Sedangkan bunyi gebrakannya sendiri sebagai pertanda bahwa pesanan Soto sudah siap diantar kepada pengunjung.
Popularitas Soto ini terdongkrak karena sering ditongkrongi pelawak dari Grup Srimulat. Dari Alm. Subagyo, Kardjo ACDC, Tessy, Basuki, dan seterusnya. Waktu itu, tiap kali habis manggung di Ancol, mereka selalu makan di tempat Cak Anton.
Tertarik untuk mencicipinya? Datang dan duduklah lalu lihat daftar menu diatas meja. Anda dapat memilih jenis soto yang diinginkan. Ada Soto, daging, Soto ayam, Soto campur jeroaan.
Sebagai pelengkap Soto, ada pula berbagai jenis gorengan yang tersaji di atas meja makan, misalnya Sate usus, Sate telur, Sate empal, telur asin, perkedel. Untuk minumnya tidak ada yang istimewa dari es the manis, es jeruk, marqisa, lemon tea, juice tomat, juice alpukat, teh botol, dan aneka soft drink.
Saat Soto diantar pelayan, terlihat kuah Soto berwarna kekuningan dan tidak menggunakan santan. Inilah ciri khas Soto asal Jawa Timur. Diakui oleh Cak Ratno, dia memang ingin menunjukkan budaya dan makanan khas asal daerahnya.
Kuah Soto sangat terasa bumbunya. Dagingnya sangat empuk dan cocok disantap bersama gorengan yang tersedia. Satu porsi Soto dibandrol dengan harga Rp13 ribu s/d Rp15 ribu, plus nasi. Harga yang cukup murah demi menikmati cita rasa Soto yang lezat sekaligus merasakan kaget!(Pasha Ernowo//nov - okefood)
Lihat juga :
Dim Sum
Sate
Jumat, 05 November 2010
Sate Ondomohen dari Surabaya
Pernahkah makan Sate Kelapa? Kenikmatan menyantap Sate akan semakin bertambah dengan lumuran bumbu kacang yang gurih dan tidak terlalu pedas. Asih mengatakan bumbu Sate memang sengaja diracik tidak pedas atas permintaan banyak konsumen. “Cabai kami sertakan di pinggir bumbu, tetapi apabila ada pelanggan yang suka dengan rasa pedas, kami buatkan yang pedas pol dengan tambahan 25 cabai, bahkan lebih,” katanya.
Pengunjung yang mencicipi Sate usus tentunya akan menikmati cita rasa yang sensasional karena rasa ususnya seperti daging dan sama sekali tidak amis. Begitu pun halnya dengan Sate sumsum yang terasa tidak enek serta lumer di mulut seperti ketika menyantap cokelat.
Apabila konsumen penasaran dengan menu Sate sumsum, sebaiknya datang sebelum jam makan siang agar tidak kehabisan. Menu lain yang pantas dicoba adalah Sate otot. Meski Sate berbahan otot sapi, rasanya tidak alot. Kelezatan rasa aneka Sate yang disajikan di depot Ibu Asih itu tidak lepas dari cara memasaknya.
Sebenarnya, menurut Asih, proses memasak Sate ondomohen terbilang sederhana. Setelah dipotong-potong, daging lulur dalam diurap-urap (dicampur) dengan parutan kelapa kemetan atau kelapa dengan tingkat kematangan sedang dan bumbu rahasia. Campuran tersebut selanjutnya dibiarkan selama beberapa waktu hingga bumbu meresap.
Kelapa kemetan sebelumnya dicampur dengan bawang merah, bawang putih, garam, dan kunyit. “Untuk Sate sumsum, usus, dan otot, caranya sama, hanya ramuan bumbunya ditambah bumbu rujak. Usus dan otot juga sebelumnya harus direbus selama satu setengah jam agar empuk,” terang Asih.
Setelah proses perebusan selesai, potongan-potongan daging siap ditusuk dan dibakar. Agar Sate matang dan empuknya merata, tutur Asih, proses pembakaran harus dilakukan dengan cepat dan sering dibolak-balik. Khusus untuk poya, parutan kelapa disangrai lalu diberi bumbu rahasia, dan selanjutnya dibiarkan kering.
Setelah itu poya ditumbuk agar lebih halus untuk campuran nasi hangat. Seluruh proses memasak itu dilakukan di dapur rumah Asih di Gang Ondomohen, Jalan Walikota Mustajab. Menurut Asih, setiap harinya, dia menghabiskan sekitar 1 kuintal lulur dalam, 2 kilogram gajih, dan 5 kilogram usus.
Sementara itu, lebih dari 40 butir kelapa dia olah, baik untuk parutan pada daging Sate maupun dijadikan poya. Menyantap Sate di depot Ibu Asih tidak lengkap rasanya jika tidak ditemani kerupuk puli. Kerupuk yang terbuat dari tepung terigu dan berbumbu bawang putih itu dijual seharga 1.000 rupiah per bungkus.
Kerupuk yang terasa gurih tapi tidak terlalu asin itu merupakan kombinasi yang pas untuk melengkapi rasa manis bumbu Sate. Selain karena Sate nya, kebanyakan pengunjung tertarik akan minuman teh yang disajikan di Depot Ibu Asih. Di sana tersedia dua macam minuman teh, yakni teh hangat dan dingin.
Menurut Asih, rasa minuman teh di tempatnya memang berbeda karena diracik dari dua jenis teh yang berbeda. “Banyak pengunjung yang menyukai teh racikan kami, bahkan ada yang membawanya ke Singapura untuk oleh-oleh,” pungkas dia. (koran jakarta)
Lihat juga :
Sushi
Soto
Pengunjung yang mencicipi Sate usus tentunya akan menikmati cita rasa yang sensasional karena rasa ususnya seperti daging dan sama sekali tidak amis. Begitu pun halnya dengan Sate sumsum yang terasa tidak enek serta lumer di mulut seperti ketika menyantap cokelat.
Apabila konsumen penasaran dengan menu Sate sumsum, sebaiknya datang sebelum jam makan siang agar tidak kehabisan. Menu lain yang pantas dicoba adalah Sate otot. Meski Sate berbahan otot sapi, rasanya tidak alot. Kelezatan rasa aneka Sate yang disajikan di depot Ibu Asih itu tidak lepas dari cara memasaknya.
Sebenarnya, menurut Asih, proses memasak Sate ondomohen terbilang sederhana. Setelah dipotong-potong, daging lulur dalam diurap-urap (dicampur) dengan parutan kelapa kemetan atau kelapa dengan tingkat kematangan sedang dan bumbu rahasia. Campuran tersebut selanjutnya dibiarkan selama beberapa waktu hingga bumbu meresap.
Kelapa kemetan sebelumnya dicampur dengan bawang merah, bawang putih, garam, dan kunyit. “Untuk Sate sumsum, usus, dan otot, caranya sama, hanya ramuan bumbunya ditambah bumbu rujak. Usus dan otot juga sebelumnya harus direbus selama satu setengah jam agar empuk,” terang Asih.
Setelah proses perebusan selesai, potongan-potongan daging siap ditusuk dan dibakar. Agar Sate matang dan empuknya merata, tutur Asih, proses pembakaran harus dilakukan dengan cepat dan sering dibolak-balik. Khusus untuk poya, parutan kelapa disangrai lalu diberi bumbu rahasia, dan selanjutnya dibiarkan kering.
Setelah itu poya ditumbuk agar lebih halus untuk campuran nasi hangat. Seluruh proses memasak itu dilakukan di dapur rumah Asih di Gang Ondomohen, Jalan Walikota Mustajab. Menurut Asih, setiap harinya, dia menghabiskan sekitar 1 kuintal lulur dalam, 2 kilogram gajih, dan 5 kilogram usus.
Sementara itu, lebih dari 40 butir kelapa dia olah, baik untuk parutan pada daging Sate maupun dijadikan poya. Menyantap Sate di depot Ibu Asih tidak lengkap rasanya jika tidak ditemani kerupuk puli. Kerupuk yang terbuat dari tepung terigu dan berbumbu bawang putih itu dijual seharga 1.000 rupiah per bungkus.
Kerupuk yang terasa gurih tapi tidak terlalu asin itu merupakan kombinasi yang pas untuk melengkapi rasa manis bumbu Sate. Selain karena Sate nya, kebanyakan pengunjung tertarik akan minuman teh yang disajikan di Depot Ibu Asih. Di sana tersedia dua macam minuman teh, yakni teh hangat dan dingin.
Menurut Asih, rasa minuman teh di tempatnya memang berbeda karena diracik dari dua jenis teh yang berbeda. “Banyak pengunjung yang menyukai teh racikan kami, bahkan ada yang membawanya ke Singapura untuk oleh-oleh,” pungkas dia. (koran jakarta)
Lihat juga :
Sushi
Soto
Rabu, 03 November 2010
Sate Asmawi from Cilegon
Sate is famous because of Banten typical soft flesh. Cut the size of a small, soft goat sate with peanut sauce dressing crunchy smooth. Eat it with sweet soy sauce, so it feels more yummy. Moreover, when chewed steaming hot. Yum .. yum!
Take a stroll in the city of Cilegon, always fascinated me. This small town is always present culinary darling if passed. In Cilegon there is the famous duck sate, but this time I did not feel like eating duck sate. One of my friends asked me to went to Asmawi sate stall before returning to Jakarta.
Although still early, visitors who come almost meet this restaurant. I chose to sit on the outside because in a little claustrophobic. Dozens of lamb skewers and sate chicken was burnt,
I ordered one serving and one serving of goat sate chicken sate. Actually, many other menus, such as beef sate, lamb soup, chicken soup, and duck soup duck sate but unfortunately I am eager to taste is empty. So I have to berlega hearts with goat sate and chicken sate only.
A serving of goat and chicken sate contains ten sticks. Interestingly, both these skewers served with peanut sauce of crushed fine. Unlike in Jakarta, I always offered a willing peanut sauce or soy sauce as a seasoning, here all served with peanut sauce. Even though goat sate.
Even so, there is a small dish of soy sauce complete with pieces of tomato, chilli and garlic as a complement. Piece of meat is not too large, it is likely to be small and rather thin for chicken sate. While his medium-sized goat sate each piece, alternate with pieces of fat that makes tasty-tasty taste delicious.
Flesh soft, with a tasty peanut sauce cocolan. It's also becoming one of the uniqueness of Cilegon sate, peanut flavor with a savory taste look a little greasy traces on the surface. I am familiar with the sate seasoning should add a slightly sweet soy sauce in marinade.
Soy sauce used was carved stamp, it's not too sweet and a bit watery. So it does not damage the flavor of the original sate. Indeed even more delicious, sweet and savory vague. Prices portion of goat sate and chicken sate is also inexpensive,
Rp 18.000,00 enough alone. Oh yes, Asmawi satay hut also accept orders for a celebration event and salvation. (Danang - Koran Baru)
See also:
Wine
Sushi
Take a stroll in the city of Cilegon, always fascinated me. This small town is always present culinary darling if passed. In Cilegon there is the famous duck sate, but this time I did not feel like eating duck sate. One of my friends asked me to went to Asmawi sate stall before returning to Jakarta.
Although still early, visitors who come almost meet this restaurant. I chose to sit on the outside because in a little claustrophobic. Dozens of lamb skewers and sate chicken was burnt,
I ordered one serving and one serving of goat sate chicken sate. Actually, many other menus, such as beef sate, lamb soup, chicken soup, and duck soup duck sate but unfortunately I am eager to taste is empty. So I have to berlega hearts with goat sate and chicken sate only.
A serving of goat and chicken sate contains ten sticks. Interestingly, both these skewers served with peanut sauce of crushed fine. Unlike in Jakarta, I always offered a willing peanut sauce or soy sauce as a seasoning, here all served with peanut sauce. Even though goat sate.
Even so, there is a small dish of soy sauce complete with pieces of tomato, chilli and garlic as a complement. Piece of meat is not too large, it is likely to be small and rather thin for chicken sate. While his medium-sized goat sate each piece, alternate with pieces of fat that makes tasty-tasty taste delicious.
Flesh soft, with a tasty peanut sauce cocolan. It's also becoming one of the uniqueness of Cilegon sate, peanut flavor with a savory taste look a little greasy traces on the surface. I am familiar with the sate seasoning should add a slightly sweet soy sauce in marinade.
Soy sauce used was carved stamp, it's not too sweet and a bit watery. So it does not damage the flavor of the original sate. Indeed even more delicious, sweet and savory vague. Prices portion of goat sate and chicken sate is also inexpensive,
Rp 18.000,00 enough alone. Oh yes, Asmawi satay hut also accept orders for a celebration event and salvation. (Danang - Koran Baru)
See also:
Wine
Sushi
Selasa, 02 November 2010
Cara Memanggang Steak dan Kematangannya
Rahasia agar Steak menjadi juicy masih diperdebatkan oleh orang-orang. Beberapa orang akan memberitahu Anda untuk membakar daging pada suhu tinggi di kedua sisinya, lalu kecilkan api dan biarkan daging itu matang. Orang lain akan mengatakan bahwa membakar daging tidak memiliki efek yang nyata. Saya sudah mencoba kedua-duanya dan tidak selalu berpikir bahwa membakar cepat dengan suhu tinggi tidak membuat daging menjadi juicy. Rahasia nyata untuk mendapatkan sebuah Steak yang juicy adalah dengan dimasak cepat dan kemudian memanggangnya dari kedua sisi.
Memanggang: Inilah yang saya sarankan. Dapatkan grill anda dalam suhu yang panas. Suhu yang ideal adalah suhu yang bisa memasak Steak dalam kematangan yang sempurna dalam waktu yang tidak terlalu lama tanpa membakar sisi-sisi dari Steak tersebut. Tempat Steaks suhu ruangan di atas panggangan dan tutup tutupnya. Lihat baik-baik agar daging tidak gosong dan ketika warna mulai berubah, itu tandanya sudah mulai matang. Balikkan sisi daging dan kemudian tutup lagi. Ketika warna daging sudah tidak merah lagi dan mulai ke abu-abuan, itu tandanya sudah agak matang.
Kematangan: Salah satu masalah terbesar orang yang memasak Steak adalah bagaimana orang itu tahu apakah Steak itu sudah matang atau belum. Beberapa orang akan memasak sepotong daging kecil dengan Steaks dan menggunakannya untuk tujuan pengujian. Satu-satunya masalah dengan hal ini adalah bahwa potongan-potongan yang lebih kecil akan lebih cepat masak. Saya menggunakan apa yang saya sebut uji kekakuan. Ambil Steak mentah dan letakkan di piring. Dengan spatula Anda atau tekan ke bawah pada garpu Steak dan memindahkan spatula kembali dan sebagainya. Dapatkan merasa baik untuk bagaimana bergerak Steak antara bagian atas dan bawah. Sebuah sepenuhnya matang (baik dilakukan) Steak akan memiliki hampir tidak ada gerakan ini.
Sebuah Steak langka menengah akan memiliki gerakan sedikit tapi akan merasa kaku. Ini adalah keterampilan yang anda harus berlatih dengan. Ingat bahwa Anda selalu dapat menempatkan Steak kembali panggangan kalau terlalu jarang namun Anda tidak dapat uncook sebuah Steak dilakukan dengan baik. Kesalahan di sisi bawah dimasak dan melemparkan kembali di atas panggangan jika Anda perlu. Jika anda memperhatikan baik untuk cara seorang juru masak Steak Anda akan mendapatkan lebih baik mengatakan ketika itu hanya sempurna. (Bbq.about)
Lihat juga:
Sour Sally
Soto
Memanggang: Inilah yang saya sarankan. Dapatkan grill anda dalam suhu yang panas. Suhu yang ideal adalah suhu yang bisa memasak Steak dalam kematangan yang sempurna dalam waktu yang tidak terlalu lama tanpa membakar sisi-sisi dari Steak tersebut. Tempat Steaks suhu ruangan di atas panggangan dan tutup tutupnya. Lihat baik-baik agar daging tidak gosong dan ketika warna mulai berubah, itu tandanya sudah mulai matang. Balikkan sisi daging dan kemudian tutup lagi. Ketika warna daging sudah tidak merah lagi dan mulai ke abu-abuan, itu tandanya sudah agak matang.
Kematangan: Salah satu masalah terbesar orang yang memasak Steak adalah bagaimana orang itu tahu apakah Steak itu sudah matang atau belum. Beberapa orang akan memasak sepotong daging kecil dengan Steaks dan menggunakannya untuk tujuan pengujian. Satu-satunya masalah dengan hal ini adalah bahwa potongan-potongan yang lebih kecil akan lebih cepat masak. Saya menggunakan apa yang saya sebut uji kekakuan. Ambil Steak mentah dan letakkan di piring. Dengan spatula Anda atau tekan ke bawah pada garpu Steak dan memindahkan spatula kembali dan sebagainya. Dapatkan merasa baik untuk bagaimana bergerak Steak antara bagian atas dan bawah. Sebuah sepenuhnya matang (baik dilakukan) Steak akan memiliki hampir tidak ada gerakan ini.
Sebuah Steak langka menengah akan memiliki gerakan sedikit tapi akan merasa kaku. Ini adalah keterampilan yang anda harus berlatih dengan. Ingat bahwa Anda selalu dapat menempatkan Steak kembali panggangan kalau terlalu jarang namun Anda tidak dapat uncook sebuah Steak dilakukan dengan baik. Kesalahan di sisi bawah dimasak dan melemparkan kembali di atas panggangan jika Anda perlu. Jika anda memperhatikan baik untuk cara seorang juru masak Steak Anda akan mendapatkan lebih baik mengatakan ketika itu hanya sempurna. (Bbq.about)
Lihat juga:
Sour Sally
Soto
Senin, 01 November 2010
Es Krim Coklat Favorit
Apakah Anda seorang pecinta cokelat? Apakah Anda suka makan Ice cream? Jika Anda seorang pencinta coklat, Anda tidak akan terkejut mendengar bahwa Ice cream coklat adalah favorit orang Amerika. Ice cream cokelat ini memiliki rasa coklat dalam dan kaya karena berisi coklat bubuk dan coklat pemanis. Ini tekstur yang halus seperti sutra berasal dari membuat Ice cream dengan dasar custard. Itu saja sudah enak dan jika ingin lebih enak lagi, bisa disajikan dengan vanili atau bahkan Ice cream strawberry.
Ice cream yang dimulai dengan puding yang dibuat dari krim, gula, telur, dan vanili. Setiap bahan yang digunakan, harus dengan tekstur halus Ice cream dan rasa yang kaya. Jumlah krim yang digunakan dan lemak susu memberikan rasa Ice cream yang lebih kaya dan lembut. Bahan berikutnya, gula, memberikan ice cream tambahan untuk rasa manisnya. Telur diperlukan untuk pembuatan es ini dan juga memberikan Ice cream warna yang bagus nya. Hasil terbaik datang ketika custard dibuat malam sebelumnya dan tersisa di kulkas semalaman untuk didinginkan.
Penting jika custard diisi dalam campuran Ice cream sekitar setengah sampai dua pertiga penuh. Hal ini memberikan ruang custard yang cukup untuk memperluas sementara membeku sehingga kamu berakhir dengan Ice cream yang bertekstur ringan dan tidak terlalu padat. Ice cream yang lembut, kemudian dimasukan ke wadah penyimpanan dan dimasukan kedalam lemari es selama beberapa jam sebelum disajikan. Hal ini juga memungkinkan Ice cream untuk menjadi lembut dan kenyal.
Lihat juga:
Hanamasa
Sate
Ice cream yang dimulai dengan puding yang dibuat dari krim, gula, telur, dan vanili. Setiap bahan yang digunakan, harus dengan tekstur halus Ice cream dan rasa yang kaya. Jumlah krim yang digunakan dan lemak susu memberikan rasa Ice cream yang lebih kaya dan lembut. Bahan berikutnya, gula, memberikan ice cream tambahan untuk rasa manisnya. Telur diperlukan untuk pembuatan es ini dan juga memberikan Ice cream warna yang bagus nya. Hasil terbaik datang ketika custard dibuat malam sebelumnya dan tersisa di kulkas semalaman untuk didinginkan.
Penting jika custard diisi dalam campuran Ice cream sekitar setengah sampai dua pertiga penuh. Hal ini memberikan ruang custard yang cukup untuk memperluas sementara membeku sehingga kamu berakhir dengan Ice cream yang bertekstur ringan dan tidak terlalu padat. Ice cream yang lembut, kemudian dimasukan ke wadah penyimpanan dan dimasukan kedalam lemari es selama beberapa jam sebelum disajikan. Hal ini juga memungkinkan Ice cream untuk menjadi lembut dan kenyal.
Lihat juga:
Hanamasa
Sate
Membakar Sate yang Memecahkan Rekor
Sebelumnya rekor membakar Sate yang paling diukir di Brunei Darussalam dengan tusuk sate, nomor 75.000 berhasil dipecahkan di Bali, sehingga masuk rekor dunia baru di "Guinness Book Of World Records".
"Kami berhasil melampaui rekor dunia sebelumnya, meskipun jumlah tusuk sate masih dalam perhitungan sehingga belum final," kata Ketua Komite Arias memberitahu Komite di Garuda Wisnu Kencana (GWK), Jimbaran, Bali, pada hari Minggu.
Dia menambahkan bahwa proses menghitung jumlah peserta sate bakaran yang mengalami masalah karena lokasi hujan tiba-tiba. "Untuk Pastikan nomor tersebut memiliki lebih dari 75 ribu tusuk sate, sehingga rekor telah berhasil diselesaikan," katanya.
Untuk dapat memecahkan rekor dunia pada tahun 2009 yang dibuat di Brunei Darussalam, melibatkan tidak kurang dari 1.500 orang yang terdiri dari karyawan di semua dealer distributor Indoparts PT di Indonesia.Pihak PT Central Sole Agency (Indoparts) sebagai inisiator kegiatan dapat memecahkan rekor menetapkan target melayani sate di dunia.
"Kami berharap untuk memenuhi target 101 010 tusuk sate dengan berat sekitar 1,8 ton," katanya.
Event menghitung tusuk sate itu menyaksikan Sinigagliesi paling representatif Lucia Guinness Book Of World Records.
"Memakai sate sate ini memecahkan rekor karean adalah salah satu makanan Indonesia," jelasnya.
Di sisi lain, Andrew Dhanu Sugih, CEO Indoparts mengatakan, kegiatan sate panggang baru pertama kali diselenggarakan di Indonesia.Selain unik dan langka, acara ini juga merupakan upaya untuk meningkatkan rasa kebersaman antara mereka. "Kami yakin bisa masuk 'Guinness Book Of World Records" karena jumlah telah melampaui rekor sebelumnya, "katanya.
Sementara itu, Lucia Sinigagliesi kesempatan tersebut mengucapkan selamat kepada rakyat Indonesia. Kegiatan ini melibatkan banyak orang yang bangga dengan spesialisasi negara mereka. (ANTARA)
Lihat juga: Sushi, Steak
"Kami berhasil melampaui rekor dunia sebelumnya, meskipun jumlah tusuk sate masih dalam perhitungan sehingga belum final," kata Ketua Komite Arias memberitahu Komite di Garuda Wisnu Kencana (GWK), Jimbaran, Bali, pada hari Minggu.
Dia menambahkan bahwa proses menghitung jumlah peserta sate bakaran yang mengalami masalah karena lokasi hujan tiba-tiba. "Untuk Pastikan nomor tersebut memiliki lebih dari 75 ribu tusuk sate, sehingga rekor telah berhasil diselesaikan," katanya.
Untuk dapat memecahkan rekor dunia pada tahun 2009 yang dibuat di Brunei Darussalam, melibatkan tidak kurang dari 1.500 orang yang terdiri dari karyawan di semua dealer distributor Indoparts PT di Indonesia.Pihak PT Central Sole Agency (Indoparts) sebagai inisiator kegiatan dapat memecahkan rekor menetapkan target melayani sate di dunia.
"Kami berharap untuk memenuhi target 101 010 tusuk sate dengan berat sekitar 1,8 ton," katanya.
Event menghitung tusuk sate itu menyaksikan Sinigagliesi paling representatif Lucia Guinness Book Of World Records.
"Memakai sate sate ini memecahkan rekor karean adalah salah satu makanan Indonesia," jelasnya.
Di sisi lain, Andrew Dhanu Sugih, CEO Indoparts mengatakan, kegiatan sate panggang baru pertama kali diselenggarakan di Indonesia.Selain unik dan langka, acara ini juga merupakan upaya untuk meningkatkan rasa kebersaman antara mereka. "Kami yakin bisa masuk 'Guinness Book Of World Records" karena jumlah telah melampaui rekor sebelumnya, "katanya.
Sementara itu, Lucia Sinigagliesi kesempatan tersebut mengucapkan selamat kepada rakyat Indonesia. Kegiatan ini melibatkan banyak orang yang bangga dengan spesialisasi negara mereka. (ANTARA)
Lihat juga: Sushi, Steak
Minggu, 31 Oktober 2010
Beef Tenderloin Steak
A beef tenderloin, known as an eye fillet in New Zealand and Australia, filet in France and fillet in England, is cut from the loin of beef. As with all quadrupeds, the tenderloin refers to the psoas major muscle anterior to the transverse processes of the lumbar vertebrae, near the kidneys. This muscle does very little work, so it is the most tender part of the beef. The tenderloin can either be cut for roasts or for Steak. Tenderloins from steers and heifers are most common at retail, but those from cows are common in foodservice applications, such as less expensive steakhouses.
A common misconception is that the tenderloin is also called a Chateaubriand steak, when in fact, the Chateaubriand is a recipe for a particular tenderloin steak which originates from France. Typically, the Chateaubriand is taken from the center-cut of the tenderloin, in a large enough portion to feed two. There are three main "parts" of the tenderloin: the butt, the center-cut, and the tail. The butt end is usually suitable for carpaccio, as the eye can be quite large; cutting a weight-portioned steak from the butt will invariably yield a very thin steak. The center-cut is suitable for portion-controlled steaks as the diameter of the eye remains relatively consistent. The center-cut can yield the traditional 'filet mignon' or tenderloin steak, as well as the Chateaubriand and Beef Wellington. The tenderloin tapers off into a tail, which is generally unsuitable for steaks due to consistency of size concerns, but can be used in recipes where small pieces of a tender cut is called for, such as Stroganoff.
Whole tenderloins are sold as either "unpeeled" (meaning the fat and silver skin still remains), "peeled" (meaning that the fat is removed, but silver skin remains) or as PSMOs ("pismos"), which is short for peeled, silver skin, and side muscle left on. While the most expensive option pound-for-pound, PSMOs offer considerable savings over other tenderloin options as they require little handling by the chef, as the fat and trimmings are already taken care of. Trimming the silver skin from a tenderloin is a job best not left for the novice, as inexperienced meat cutters often damage the steaks, reducing either yield or the visual presentation. Since, as the name implies, it is the most tender part of the animal, beef dishes requiring high quality meat, such as steak tartare, are ideally made from the tenderloin. (wikipedia)
See also : Sate, Dim Sum
A common misconception is that the tenderloin is also called a Chateaubriand steak, when in fact, the Chateaubriand is a recipe for a particular tenderloin steak which originates from France. Typically, the Chateaubriand is taken from the center-cut of the tenderloin, in a large enough portion to feed two. There are three main "parts" of the tenderloin: the butt, the center-cut, and the tail. The butt end is usually suitable for carpaccio, as the eye can be quite large; cutting a weight-portioned steak from the butt will invariably yield a very thin steak. The center-cut is suitable for portion-controlled steaks as the diameter of the eye remains relatively consistent. The center-cut can yield the traditional 'filet mignon' or tenderloin steak, as well as the Chateaubriand and Beef Wellington. The tenderloin tapers off into a tail, which is generally unsuitable for steaks due to consistency of size concerns, but can be used in recipes where small pieces of a tender cut is called for, such as Stroganoff.
Whole tenderloins are sold as either "unpeeled" (meaning the fat and silver skin still remains), "peeled" (meaning that the fat is removed, but silver skin remains) or as PSMOs ("pismos"), which is short for peeled, silver skin, and side muscle left on. While the most expensive option pound-for-pound, PSMOs offer considerable savings over other tenderloin options as they require little handling by the chef, as the fat and trimmings are already taken care of. Trimming the silver skin from a tenderloin is a job best not left for the novice, as inexperienced meat cutters often damage the steaks, reducing either yield or the visual presentation. Since, as the name implies, it is the most tender part of the animal, beef dishes requiring high quality meat, such as steak tartare, are ideally made from the tenderloin. (wikipedia)
See also : Sate, Dim Sum
sate kelinci dan teh tubruk
Berkunjung ke kawasan wisata Telaga Sarangan yang terletak di lereng Gunung Lawu, Kelurahan Sarangan, Kecamatan Plaosan, Kabupaten Magetan, Jawa Timur, tidak lengkap jika tidak mencicipi kuliner khasnya, yakni Sate kelinci.
Tidak sulit mencari dimana pengunjung dapat menemukan hidangan khas ini. Karena hampir di sekeliling Telaga Sarangan terdapat warung-warung tenda maupun pedagang kaki lima yang menjajakan sate kelinci.
Data dari Dinas Pariwisata Magetan mencatat, terdapat sedikitnya 140 pedagang sate kelinci yang berjualan di sekitar kawasan Telaga Sarangan. Mereka tergabung dalam paguyuban pedagang sate kelinci Telaga Sarangan.
Hampir sama dengan hidangan sate pada umumnya, hanya saja pada sate kelinci memiliki tekstur daging yang berserat halus dan warna sedikit pucat. Sehingga rasanya lebih lembut dan gurih saat dikunyah. Tidak seperti halnya sate daging ayam ataupun kambing.
Salah satu anggota paguyuban pedagang sate kelinci Telaga Sarangan, Sukatno, mengatakan, untuk dikonsumsi menjadi hidangan sate kelinci yang mantap, biasanya daging kelinci diambil dari kelinci yang berumur antara empat hingga enam bulan.
"Dipilihnya umur tersebut, karena rasa daging yang dihasilkannya akan empuk dan gurih," ujar Sukatno sambil mengipasi sate kelincinya.
Dalam penyajiannya, sate kelinci tak ubahnya sate lainnya. Bumbunya pun sama yaitu terdiri atas bumbu kacang dihaluskan bercampur irisan bawang merah dan kecap manis. Bagi yang suka pedas bisa ditambahkan sambal pada bumbu satenya. Demikian juga untuk sensasi rasa segar, pada bumbu sate bisa ditambahkan dengan air perasan irisan jeruk nipis.
Ada dua pilihan dalam menyajikan satu porsi sate kelinci, yakni menikmati sate dengan irisan lontong yang lembut atau nasi putih yang pulen. Hidangan ini akan terasa lebih nikmat lagi saat menyantapnya sambil menikmati pemandangan Telaga Sarangan nan elok.
Satu porsi sate kelinci Telaga Sarangan ini terdiri dari 15 tusuk sate dan satu piring lontong ataupun nasi putih. Satu porsinya dihargai Rp10.000,00. Atau untuk 10 tusuknya hanya merogoh kocek Rp7.000,00 saja.
Sukatno menambahkan, satu kelinci muda, rata-rata dapat menghasilkan 60 hingga 90 tusuk sate, tergantung dari ukuran kelinci. Rata-rata untuk hari libur seperti hari Minggu, pedagang sate kelinci bisa menjual hingga 250 tusuk, sedangkan pada liburan keagamaan ataupun akhir tahun bisa meningkat hingga 900 tusuk sate.
Sukatno mengaku, kelinci-kelinci tersebut ia peroleh dari pedagang pengepul yang sudah mejadi langganannya. Ia menggeluti pekerjaan berjualan sate kelinci ini sudah sejak tahun 1983.
"Setiap berkunjung ke Telaga Sarangan, saya selalu membeli makanan kesukaan saya yakni sate kelinci. Menurut saya, daging sate kelinci di Telaga Sarangan lebih empuk dan gurih. Selain itu harganya juga pas," kata salah satu pengunjung Telaga Sarangan dari Madiun, Ashari Purwo.
Menurutnya, sate kelinci Telaga Sarangan akan lebih "mak nyus" jika disandingkan dengan minuman teh tubruk hangat. Pasangan ini sangat pas untuk menikmati sejuknya udara di lereng Gunung Lawu ini.(antara - jawa timur)
Lihat juga : Hanamasa, Burger King
Tidak sulit mencari dimana pengunjung dapat menemukan hidangan khas ini. Karena hampir di sekeliling Telaga Sarangan terdapat warung-warung tenda maupun pedagang kaki lima yang menjajakan sate kelinci.
Data dari Dinas Pariwisata Magetan mencatat, terdapat sedikitnya 140 pedagang sate kelinci yang berjualan di sekitar kawasan Telaga Sarangan. Mereka tergabung dalam paguyuban pedagang sate kelinci Telaga Sarangan.
Hampir sama dengan hidangan sate pada umumnya, hanya saja pada sate kelinci memiliki tekstur daging yang berserat halus dan warna sedikit pucat. Sehingga rasanya lebih lembut dan gurih saat dikunyah. Tidak seperti halnya sate daging ayam ataupun kambing.
Salah satu anggota paguyuban pedagang sate kelinci Telaga Sarangan, Sukatno, mengatakan, untuk dikonsumsi menjadi hidangan sate kelinci yang mantap, biasanya daging kelinci diambil dari kelinci yang berumur antara empat hingga enam bulan.
"Dipilihnya umur tersebut, karena rasa daging yang dihasilkannya akan empuk dan gurih," ujar Sukatno sambil mengipasi sate kelincinya.
Dalam penyajiannya, sate kelinci tak ubahnya sate lainnya. Bumbunya pun sama yaitu terdiri atas bumbu kacang dihaluskan bercampur irisan bawang merah dan kecap manis. Bagi yang suka pedas bisa ditambahkan sambal pada bumbu satenya. Demikian juga untuk sensasi rasa segar, pada bumbu sate bisa ditambahkan dengan air perasan irisan jeruk nipis.
Ada dua pilihan dalam menyajikan satu porsi sate kelinci, yakni menikmati sate dengan irisan lontong yang lembut atau nasi putih yang pulen. Hidangan ini akan terasa lebih nikmat lagi saat menyantapnya sambil menikmati pemandangan Telaga Sarangan nan elok.
Satu porsi sate kelinci Telaga Sarangan ini terdiri dari 15 tusuk sate dan satu piring lontong ataupun nasi putih. Satu porsinya dihargai Rp10.000,00. Atau untuk 10 tusuknya hanya merogoh kocek Rp7.000,00 saja.
Sukatno menambahkan, satu kelinci muda, rata-rata dapat menghasilkan 60 hingga 90 tusuk sate, tergantung dari ukuran kelinci. Rata-rata untuk hari libur seperti hari Minggu, pedagang sate kelinci bisa menjual hingga 250 tusuk, sedangkan pada liburan keagamaan ataupun akhir tahun bisa meningkat hingga 900 tusuk sate.
Sukatno mengaku, kelinci-kelinci tersebut ia peroleh dari pedagang pengepul yang sudah mejadi langganannya. Ia menggeluti pekerjaan berjualan sate kelinci ini sudah sejak tahun 1983.
"Setiap berkunjung ke Telaga Sarangan, saya selalu membeli makanan kesukaan saya yakni sate kelinci. Menurut saya, daging sate kelinci di Telaga Sarangan lebih empuk dan gurih. Selain itu harganya juga pas," kata salah satu pengunjung Telaga Sarangan dari Madiun, Ashari Purwo.
Menurutnya, sate kelinci Telaga Sarangan akan lebih "mak nyus" jika disandingkan dengan minuman teh tubruk hangat. Pasangan ini sangat pas untuk menikmati sejuknya udara di lereng Gunung Lawu ini.(antara - jawa timur)
Lihat juga : Hanamasa, Burger King
Langganan:
Komentar (Atom)